Indonesia dan Korsel Perkuat Kerja Sama, 10 Nota Kesepahaman Kerja Ditandatangani

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Indonesia dan Korsel Perkuat Kerja Sama, 10 Nota Kesepahaman Kerja Ditandatangani

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan menyepakati peningkatan kerja sama komprehensif kedua negara dalam kunjungan di Istana Kepresidenan Korea Selatan Blue House, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan setelah dari Jepang. Presiden Prabowo disambit Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung.

Dua kepala negara menyepakati perluasan kemitraan strategis kedua negara menjadi lebih komprehensif, dalam pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Korea Selatan Cheong Wa Dae (Blue House), Seoul, Korsel, Rabu.

"Saya menyampaikan harapan untuk meningkatkan hubungan kemitraan strategis khusus antara Indonesia dan Korea Selatan menjadi kemitraan yang lebih komprehensif," ujar Presiden Prabowo Subianto.

Perluasan kemitraan kedua negara itu ditandai dengan penandatanganan 10 nota kesepahaman kerja sama di berbagai sektor.

Baca juga:

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Sambut Presiden Prabowo di Blue House

Kunjungan kenegaraan perdana Presiden Prabowo ke Korsel itu mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk mempererat hubungan yang telah terjalin erat selama puluhan tahun.

Presiden menganggap Korsel sebagai sahabat dekat Indonesia dan berkeinginan kuat untuk meningkatkan level kerja sama di berbagai bidang. Prabowo juga menekankan keterbukaan dan kejujuran merupakan kunci utama dalam menjaga hubungan yang konstruktif di tengah dinamika hubungan antarnegara.

Dalam pembicaraan tersebut, Prabowo menyoroti posisi geografis dan ekonomi kedua negara yang memiliki banyak kesamaan. Indonesia dan Korsel dinilai memiliki kepentingan bersama yang sangat kuat sebagai sesama negara di kawasan Pasifik.

"Kita berdua adalah negara di Pasifik. Kita berdua adalah negara perdagangan. Kita membutuhkan hubungan yang baik untuk kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi," ungkap Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menilai kemajuan pesat Korsel di bidang industri, sains, dan teknologi dapat bersinergi dengan kekuatan Indonesia. Indonesia sendiri saat ini memiliki keunggulan berupa sumber daya alam (SDA) yang melimpah serta pangsa pasar yang besar.

Selain aspek ekonomi, kedua pemimpin negara juga membahas pentingnya stabilitas dan perdamaian di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Menurut Prabowo, hubungan solid antarnegara seperti Indonesia dan Korsel menjadi semakin krusial dalam menghadapi situasi dunia yang penuh tantangan.

"Kunjungan kenegaraan saya ke sini berlangsung di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Oleh karena itu, hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Korea Selatan menjadi semakin penting," ucap Presiden.

#Prabowo #Korea Selatan #Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Ia memerintahkan infiltrasi drone ke Korut demi meningkatkan ketegangan lintas perbatasan dan menciptakan alasan pemberlakuan darurat militer di Desember 2024.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Olahraga
Klasemen Terbaru dan Jadwal Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Korsel Berjaya
Meksiko mengemas tiga poin penuh berkat keunggulan selisih gol
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Klasemen Terbaru dan Jadwal Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Korsel Berjaya
Olahraga
Kick-of 09.00 WIB, Ini Line Up Final Korsel Vs Ceko di Laga Pembuka Grup A Piala Dunia
Susunan pemain resmi Korea Selatan vs Ceko di laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026. Son Heungmin pimpin Korsel, Patrik Schick jadi andalan Ceko.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Kick-of 09.00 WIB, Ini Line Up Final Korsel Vs Ceko di Laga Pembuka Grup A Piala Dunia
Indonesia
Pidato Dihadapan Pengusaha Muda, Prabowo Sepil Buku "The Spirit of Capitalism: Nationalism and Economic Growth".
Presiden Prabowo juga menyoroti sejarah lahirnya HIPMI yang sejak awal dibangun dengan semangat nasionalisme.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Pidato Dihadapan Pengusaha Muda, Prabowo Sepil Buku
Indonesia
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Angkat Derajat Orang Tuamu
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Presiden juga memberikan semangat kepada salah seorang siswa yang menceritakan pengalaman pernah menjadi sasaran ejekan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Angkat Derajat Orang Tuamu
Indonesia
Prabowo Makan Siang Menu MBG Dengan Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Bali
Di tengah-tengah para pelajar SRMP 17 Tabanan, Prabowo duduk makan siang bersama para siswa dan juga wali murid.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Prabowo Makan Siang Menu MBG Dengan Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Bali
Indonesia
Presiden Prabowo Curhat Sering Diejek Pada Siswa Sekolah Rakyat
Pendidikan merupakan kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat di berbagai bidang kehidupan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Presiden Prabowo Curhat Sering Diejek Pada Siswa Sekolah Rakyat
Olahraga
Kutukan Patah Sejarah Berulang, Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0 Seperti 38 Tahun Silam
Gol Hubner, Romeny, dan Ragnar mengulang sejarah King’s Cup 1988, mengakhiri kutukan 38 tahun tanpa kemenangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Kutukan Patah Sejarah Berulang, Timnas Indonesia Bungkam Oman 3-0 Seperti 38 Tahun Silam
Olahraga
Indonesia Unggul 2-0 Lawan Oman di Babak Pertama, Emil Audero Sukses Gagalkan Penalti
Timnas Indonesia sukses mencetak 2 gol ke gawang Oman di babak pertama pada laga persahabatan FIFA Matchday, Jumat (5/6) malam. Gol diciptakan Justin Hubner dan Oley Romeny.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Indonesia Unggul 2-0 Lawan Oman di Babak Pertama, Emil Audero Sukses Gagalkan Penalti
Indonesia
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Sugiono memastikan bahwa belum diserahkannya surat kepercayaan para duta besar kepada Presiden RI tidak berdampak apapun bagi kerja sama bilateral dengan negara dimaksud.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Bagikan