MerahPutih.com - UEFA masih berencana menjadikan Qatar sebagai tuan rumah pertandingan Finalissima, yang mempertemukan Argentina dan Spanyol.
Namun, Qatar menjadi sasaran rudal Iran dalam perang Timur Tengah, yang dipicu oleh Israel dan Amerika Serikat (AS).
"Saat ini, belum ada tempat alternatif yang dipertimbangkan," kata UEFA tentang pertandingan yang dijadwalkan digelada pada 28 Maret 2026 itu.
"Keputusan akhir diperkirakan akan diambil menjelang akhir pekan depan," kata badan sepak bola Eropa tersebut, yang menyelenggarakan pertandingan tersebut bersama dengan badan sepak bola Amerika Selatan, CONMEBOL.
Baca juga:
Finalissima 2026 Terancam Batal, Spanyol Minta UEFA Lanjutkan Laga Kontra Argentina
Argentina dan Spanyol Harusnya Bermain di Qatar
Argentina dan Spanyol dijadwalkan bermain di Stadion Lusail, yang menjadi tempat berlangsungnya final Piala Dunia 2022.
Argentina memenangkan adu penalti melawan Prancis, setelah Messi mencetak dua gol dan Kylian Mbappe mencetak hat-trick dalam pertandingan yang berakhir imbang 3-3 tersebut.
Qatar memiliki hubungan dekat dengan UEFA. Pejabat sepak bola tertinggi Qatar sekaligus Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al Khelaifi, merupakan anggota komite eksekutif UEFA.
"Diskusi sedang berlangsung dengan penyelenggara lokal yang telah melakukan upaya besar untuk membuat pertandingan ini sukses," kata UEFA.
Baca juga:
Jika Doha terlalu berisiko secara keamanan untuk menjadi tuan rumah pertandingan, maka lokasinya dapat dipindahkan ke Spanyol atau tempat lain di Eropa.
Finalissima pertama diadakan di Stadion Wembley di London pada Juni 2022 lalu. Argentina berhasil mengalahkan Italia dengan skor 3-0.
Kini, federasi sepak bola Qatar menunda semua turnamen dan pertandingan hingga pemberitahuan lebih lanjut di tengah serangan AS-Israel terhadap Iran.
Selain itu, Argentina juga dijadwalkan bermain melawan Qatar dalam pertandingan persahabatan pada 31 Maret 2026 mendatang. (sof)