Musik

Idgitaf Ungkapkan Rasa Takut akan 'Kehilangan'

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 10 Juni 2023
Idgitaf Ungkapkan Rasa Takut akan 'Kehilangan'

Idgitaf lepas single menuju debut album. (Foto: Dok/Idgitaf Music)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH tiga bulan meluncurkan single "Dermaga", Brigitta Sriulina Beru Meliala, penyanyi muda yang sohor dengan moniker-nya sebagai Idgitaf kembali dengan karya terbaru berjudul "Kehilangan" yang juga sebagai lagu penutup bagi debut albumnya.

"Kehilangan" merupakan ungkapan rasa ego Gita, nama panggilanya, yang sedang takut kehilangan. Ia merasa orang lain mungkin juga pernah mengalami keadaan tersebut.

Gita tahu perubahan yang belum terjadi itu bisa terbayangkan, tapi nyatanya manusia tidak pernah siap menghadapi. Apalagi benar-benar kehilangan.

Baca juga:

Rilis Single ‘Takut’, Idgitaf Ajak Pendengar tidak Perlu Khawatir soal Hidup

“Waktu itu aku lagi sama band di atas panggung. Kita lagi joget. Pas lagi nyanyi, tiba-tiba aku merasa seperti di titik realisasi. Gila, gue sayang banget sama band gue. Seru banget sama mereka. Chemistry kita sudah luar biasa banget,” ucap Gita melalui keterangan resmi yang diperoleh Merahputih.com, Jumat (9/6).

Tak seperti judulnya yang sendu, lagu ini malah bernuansa upbeat demi menunjukkan warna musik Gita yang baru. Dengan kata lain, lagu ini tercipta untuk merayakan keegoisan diri yang disampaikan lewat irama menyenangkan.

Setelah mengawali perjalanan album perdana dengan single "Satu-Satu" dan "Dermaga", Gita menyuguhkan latar belakang cerita yang berbeda di single kali ini. Ide pembuatan lagu "Kehilangan" justru bukan dari kesedihan, melainkan muncul karena perasaan bahagia saat ia manggung di Bali.

Sepulang dari manggung di Bali, Gita langsung mendapatkan inspirasi lirik yang menjadi reffrain lagu ini. Lirik tersebut berbunyi, “Dan yang lain bisa pergi, tapi yang ini jangan. Sudah banyak yang dibagi, aku tak siap kehilangan.

Baca juga:

Idgitaf Coba Eksplorasi dalam Bermusik Lewat 'Dermaga'

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Gita (@idgitaf)

Senang melakukan eksplorasi dan kolaborasi, Gita melibatkan musisi lain untuk penggarapan lagunya. Sebut saja Wisnu Ikhsantama W., Rama Harto, dan Muhammad Luthfi Adianto yang bertindak sebagai produser.

Berbicara tentang kehilangan, Gita sendiri belum pernah merasakannya secara mendalam, baik dalam bentuk fisik, barang, maupun waktu. Bahkan ia mengaku bukan sosok yang perasa.

“Mungkin karena aku sudah paham duluan kalau itu sudah pasti akan terjadi dan aku merasa aku, tuh, enggak ada penyesalan sama semua yang hilang. Misalnya, waktu yang hilang karena aku sibuk ngapain. Aku merasa hari ini ya sudah sepantasnya aku jalani. Terjadilah,” pungkas Gita. (far)

Baca juga:

Idgitaf akan Gelar Konser Mini Album 'Semoga Sembuh'

#Lagu Baru #Lagu Indonesia #Musik
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik dan Makna Mendalam Lagu 'Creep' dari Radiohead, Cerita soal Rasa tak Layak Dicintai
Lirik dan makna lagu Creep dari Radiohead sungguh menyayat hati. Lagu ini menceritakan kisah pergulatan batin akibat rasa rendah diri.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Lirik dan Makna Mendalam Lagu 'Creep' dari Radiohead, Cerita soal Rasa tak Layak Dicintai
ShowBiz
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
Duo Ruzan & Vita merilis video musi 'Rayuanmu', lagu bernuansa blues-pop yang terinspirasi kisah cinta mereka sejak masa SMA hingga 20 tahun bersama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
ShowBiz
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
Tiga bassist Indonesia bergabung dalam BASS3. Mereka memperkenalkan single kedua berjudul 3WARNA.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
ShowBiz
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
Lagu 'Titenono' merefleksikan karakter musik khas Denny Caknan yang memadukan bahasa lokal dan sentuhan pop modern.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
ShowBiz
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Ifan Seventeen memperkenalkan lagu terbaru '1001 Cara' dari album solo debut Resonance, menghadirkan nuansa nostalgia dengan pendekatan musik yang lebih dewasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
ShowBiz
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Lagu legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata' kembali hadir pada 2026 melalui kolaborasi Cakra Khan dan Chrisye.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
ShowBiz
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Burgerkill merilis single Kontinum yang menjadi simbol perlawanan. Berikut ini adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
ShowBiz
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Mitski mengumumkan tur dunia 'Nothing’s About to Happen to Me' 2026. Konser Jakarta digelar 18 Juli 2026 di Tennis Indoor Senayan. Tiket mulai dari Rp 900.000.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Lifestyle
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Kementerian Kebudayaan memperkenalkan Timurnesia sebagai genre musik baru Indonesia Timur untuk memperkuat identitas, ekosistem, dan pengakuan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
ShowBiz
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
GUNGS, proyek solo Raissa Faranda, merilis album debut 'Awal Masa' yang mengeksplorasi trauma, ingatan, dan ketakutan akan kehilangan makna hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Bagikan