Idgitaf Coba Eksplorasi dalam Bermusik Lewat 'Dermaga'

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 17 Maret 2023
Idgitaf Coba Eksplorasi dalam Bermusik Lewat 'Dermaga'

Idgitaf lepas nuansa baru dalam single terbarunya. (Foto: Dok/Idgitaf Music)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MELAKUKAN sebuah eksplorasi dalam perjalanan bermusik menjadi satu hal yang setidaknya akan dilalui oleh seorang musisi, cepat atau lambat. Mungkin sebagian ada yang menanggap menyeramkan sehingga ada yang enggan melakukannya demi tak menghilangkan rasa nyaman dengan gaya bermusik yang diusung sejak awal. Adapula yang penasaran dan melakukan atas nama tantangan.

Solois muda Idgitaf ternyata memilih untuk meninggalkan zona nyamannya dan menantang diinya dengan mengeksplorasi dalam lagu terbarunya berjudul Dermaga.

Lebih lanjut, Idgitaf mengartikan kata tersebut seperti makna aslinya. Sebuah tempat berlabuh, tempat kegiatan keluar masuk barang di kapal, yang mana juga diartikan sebagai manusia dengan momen pertemuan dan perpisahan yang terjadi di berbagai fase kehidupan.

Baca juga:

Rilis Single ‘Takut’, Idgitaf Ajak Pendengar tidak Perlu Khawatir soal Hidup

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Gita (@idgitaf)

“Aku memaknai dermaga itu sama seperti manusia. Di mana kita nggak bisa minta orang untuk datang dan pergi di hidup kita secara gampang, karena keduanya sama-sama berat menurut aku. Memulai dan mengakhiri itu berat,” jelas Idgitaf dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Kamis (16/3).

Bicara eksplorasi, Dermaga menjadi sebuah lagu yang cukup berbeda dibandingkan dengan materi-materi lain dari Idgitaf. Selama durasi lagu berlangsung, Dermaga hadir dengan mood yang ‘sendu’ dan ‘gelap’ dengan iringan minimalis piano yang semakin mempertegas mood tersebut, layaknya sebuah anomali dari materi sebelumnya yang mempunyai kesan riang dan ceria.

Seperti penggalan lirik “Memulai saja sudah berat bagiku, apalagi harus mengakhiri” atau “Adakah yang kan bertahan lama, dermaga sudah letih merana” dan “Tambatkan kapal ragam pesona, tapi percuma berakhir pergi juga” adalah untaian lirik yang menjadi bukti bagaimana Idgitaf berani untuk menunjukan kejujuran dan rapuhnya perasaan di dalam lagu ini. Sebuah hal yang sulit untuk dilakukan jika berbicara mengenai keterbukaan, namun Idgitaf berhasil melakukannya di Dermaga.

Selaras dengan lagu yang hadir dengan aransemen minimalis, proses produksinya pun tidak melibatkan banyak orang. Idgitaf hanya dibantu oleh Ibnu Dian (Matter Halo) selaku produser serta Dimas Pradipta untuk mixing dan mastering. Idgitaf sendiri turun tangan dalam penulisan lirik serta proses lainnya.

Baca juga:

Idgitaf Rilis Video Musik Menyentuh untuk Single 'Berlagak Bahagia'

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Gita (@idgitaf)

Setelah perilisan Dermaga, Idgitaf siap untuk memperkenalkan dirinya secara utuh dalam album debut yang dijadwalkan rilis pada pertengahan tahun, menyusul kehadiran EP Semoga Sembuh dan single Satu-Satu yang sudah lebih dulu diperdengarkan.

“Harapannya, pendengar dari album nanti bisa menemukan benang merah yang sebenarnya aku bawa, pesan yang ingin aku sampaikan, dan semoga itu membawa kedekatan lagi antara aku dan pendengar. Karena balik lagi ke tujuanku bermusik, aku pengin musikku jadi teman untuk orang- orang, tidak hanya semata unjuk gigi musikalitas dan kepiawaian merangkai kata, tapi aku pengin lagu-laguku jadi teman dari kehidupan sehari-hari pendengar,” tutupnya. (far)

Baca juga:

Kolaborasi TheOvertunes dan Idgitaf Hadirkan Single 'Benar-Benar'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
Tiga bassist Indonesia bergabung dalam BASS3. Mereka memperkenalkan single kedua berjudul 3WARNA.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
ShowBiz
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
Lagu 'Titenono' merefleksikan karakter musik khas Denny Caknan yang memadukan bahasa lokal dan sentuhan pop modern.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
ShowBiz
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Ifan Seventeen memperkenalkan lagu terbaru '1001 Cara' dari album solo debut Resonance, menghadirkan nuansa nostalgia dengan pendekatan musik yang lebih dewasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
ShowBiz
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Lagu legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata' kembali hadir pada 2026 melalui kolaborasi Cakra Khan dan Chrisye.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
ShowBiz
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Burgerkill merilis single Kontinum yang menjadi simbol perlawanan. Berikut ini adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
ShowBiz
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Mitski mengumumkan tur dunia 'Nothing’s About to Happen to Me' 2026. Konser Jakarta digelar 18 Juli 2026 di Tennis Indoor Senayan. Tiket mulai dari Rp 900.000.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Lifestyle
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Kementerian Kebudayaan memperkenalkan Timurnesia sebagai genre musik baru Indonesia Timur untuk memperkuat identitas, ekosistem, dan pengakuan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
ShowBiz
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
GUNGS, proyek solo Raissa Faranda, merilis album debut 'Awal Masa' yang mengeksplorasi trauma, ingatan, dan ketakutan akan kehilangan makna hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Indonesia
Single 'Nol' Jadi Cara Monkey To Millionaire Lepas Energi Kolektif
Monkey To Millionaire merilis single 'Nol' sebagai penanda konsistensi mereka setelah lebih dari dua dekade berkarya dan empat album yang telah dilepas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Single 'Nol' Jadi Cara Monkey To Millionaire Lepas Energi Kolektif
ShowBiz
Kolaborasi Global PREP dan Sunset Rollercoaster Hadirkan Single 'Do What You Gotta'
PREP berkolaborasi dengan Sunset Rollercoaster dalam lagu 'Do What You Gotta'. Lagu bernuansa hangat ini bercerita tentang lembaran baru dan pencarian cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Kolaborasi Global PREP dan Sunset Rollercoaster Hadirkan Single 'Do What You Gotta'
Bagikan