Film

'I Wanna Dance With Somebody' Rangkum Pahit Getir Whitney Houston

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 04 Januari 2023
'I Wanna Dance With Somebody' Rangkum Pahit Getir Whitney Houston

Film biopik tentang diva legendaris Whitney Houston yang dikenal sebagai 'The Voice'. (Foto: Instagram/@wannadancemovie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FILM biopik Whitney Houston akhirnya rilis sejak pertama kali diumumkan sebelum pandemi. Film ini mengisahkan perjalanan karier seorang diva legendaris yang dikenal sebagai 'The Voice'.

Nama Whitney melejit sepanjang dekade 80-an hingga 2000-an. Perempuan ini dikenal dengan kualitas vokalnya yang luar biasa dan sukses merilis banyak hit legendaris, salah satunya adalah "I Wanna Dance with Somebody" (1987). Hit ini menginspirasi sekaligus menjadi judul film biopiknya.

I Wanna Dance with Somebody mengisahkan secara singkat perjalanan karier mendiang Whitney Houston. Mulai dari kemunculannya, berbagai capaiannya yang luar biasa, hingga tragedi kematiannya.

Film bermula pada 1980. Whitney yang bernama lengkap Whitney Elizabeth Houston (diperankan oleh Naomi Ackie) itu masih sibuk membantu ibunya dalam kegiatan gereja dan menjadi penyanyi latar.

Whitney, yang akrab disapa Nippy, anak seorang penyanyi soul dan gospel terkenal, Cissy Houston (Tamara Tunie). Ayahnya, John Russell Houston (Clarke Peters), adalah mantan petugas Angkatan Darat yang menjadi manajer.

Baca juga:

I Wanna Dance With Somebody, Film Biopik Whitney Houston Tayang 2022

Sebagai anak dari penyanyi gospel dan soul, Whitney mendapatkan didikan yang disiplin dari Cissy soal musik. Apalagi Whitney membantu dirinya saat tampil di panggung kafe.

Suatu kali, Whitney berkenalan dengan Robyn Crawford (Nafessa Williams). Keduanya lekas akrab. Lebih dari sekadar sahabat. Bahkan, Whitney dan Robyn memutuskan untuk tinggal bersama.

Karier Whitney mulai dilirik setelah seorang produser label datang ke kafe tempat Cissy biasa menyanyi. Produser itu bernama Clive Davis (Stanley Tucci). Ia adalah pemilik label Arista.

Cissy sengaja berpura-pura sakit tenggorokan dan tak bisa menyanyi. Ia kemudian menyuruh Whitney untuk menggantikannya membuka pertunjukan.

Cissy menyuruh Whitney membawakan "The Greatest Love of All" yang dipopulerkan oleh George Benson pada 1977. Aksi Whitney pun membuat seisi kafe heboh dan menarik perhatian Davis.

Davis yang terpukau dengan suara Whitney menyebut kualitas vokal perempuan itu sebagai yang terbaik dari generasi seangkatannya kala itu. Ia kemudian mengajak Whitney bekerja sama sebagai artis di bawah naungan labelnya.

Whitney dan keluarganya pun setuju. Sejak saat itu, Whitney mulai berkarier sebagai penyanyi.

Baca juga:

Biopik Whitney Houston akan Dibintangi Naomi Ackie

Whitney pertama kali muncul ke publik melalui The Merv Griffin Show pada April 1983. Lagi-lagi, aksi Whitney Houston mampu menyihir para penonton.

Berkat kualitas vokal dan pemilihan lagu yang apik, nama Whitney Houston pun meroket. Lagu-lagunya sukses diterima pasar dan albumnya pun laris manis.

Whitney Houston mulai menjadi primadona di industri musik sejak dirinya merilis "Saving All My Love for You" yang menjadi single kedua album debutnya. Lagu ini capaian pertama Whitney Houston di puncak Billboard Hot 100.

Popularitas selalu menuntut harga mahal. Begitu pula yang Whitney dapatkan. Ia mengorbankan banyak hal, mulai dari hubungannya dengan sahabat terdekatnya, Robyn, keretakan hubungan dengan ayahnya, penggelapan aset, skandal dengan Bobby Brown (Ashton Sanders), sampai kecanduan narkoba.

Film biopik ini pertama kali diberitakan pada awal 2020. Kala itu, film ini digarap oleh Stella Meghie dan Anthony McCarten sebagai penulis. Aktris Naomi Ackie didaulat menjadi sosok sang diva, sebelumnya ia berakting dalam Star Wars: The Rise of Skywalker (2019).

Pada 2021, Meghie digantikan oleh Kasi Lemmons karena Meghie naik pangkat jadi produser eksekutif. Sementara McCarten tetap menjadi penulis.

Biopik ini menghabiskan biaya US$45 juta. Film apik tersebut masih diproduseri oleh Clive Davis, yang juga teman dekat Houston. (dgs)

Baca juga:

Film Legendaris Whitney Houston ‘The Bodyguard’ akan Dibuat Ulang

#Film Baru #Whitney Houston
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Fun
Daftar Lengkap Film dan Serial di Netflix Pekan Pertama Juni 2026, Semua Genre Ada!
Film horor favorit yang paling dinantikan musim ini adalah House on Haunted Hill.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Juni 2026
Daftar Lengkap Film dan Serial di Netflix Pekan Pertama Juni 2026, Semua Genre Ada!
Fun
Tayang di Netflix Mulai 12 Juni, I Am Frankelda Hadirkan Kejutan Fantasi Gelap dari Meksiko
Netflix merilis trailer perdana I Am Frankelda, animasi stop-motion fantasi gelap dari Meksiko garapan Arturo dan Roy Ambriz. Tayang global 12 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Tayang di Netflix Mulai 12 Juni, I Am Frankelda Hadirkan Kejutan Fantasi Gelap dari Meksiko
Fun
Nostalgia Seru Bocah 80-an, Fans He-Man Jangan Lupa Masters of the Universe Tayang di Bioskop 5 Juni
Film terbaru Masters of the Universe kisah petualangan He-Man tayang di Bioskop 5 Juni 2026. Disutradarai Travis Knight, dibintangi Nicholas Galitzine, Camila Mendes, dan Idris Elba
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Nostalgia Seru Bocah 80-an, Fans He-Man Jangan Lupa Masters of the Universe Tayang di Bioskop 5 Juni
ShowBiz
5 Fakta Film 'Badut Gendong' yang Wajib Diketahui, Penuh Laga dan Mistis
'Badut Gendong' menceritakan tentang sosok Darso, pengamen jalanan yang menggunakan badut gendong menghidupi kebutuhan kesehariannya
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
5 Fakta Film 'Badut Gendong' yang Wajib Diketahui, Penuh Laga dan Mistis
Fun
Neon Koleksi 7 Palme d'Or Lewat “Fjord”, Kukuhkan Status Raja Festival Film Cannes
Berbeda dengan penghargaan Oscar yang menekankan kelayakan rilis komersial, Palme d'Or lebih menitikberatkan pada kekuatan narasi dan visi artistik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Neon Koleksi 7 Palme d'Or Lewat “Fjord”, Kukuhkan Status Raja Festival Film Cannes
Fun
Fjord Sukses di Festival Cannes Sabet Penghargaan Palme d'Or, Sinopsisnya Bikin Merinding
Film besutan rumah produksi Neon berjudul 'Fjord' sukses mencuri perhatian saat diputar di ajang Cannes Film Festival 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Fjord Sukses di Festival Cannes Sabet Penghargaan Palme d'Or, Sinopsisnya Bikin Merinding
Fun
Audisi James Bond Dimulai, MGM Studios Gandeng Nina Gold Cari Sosok Penerus Daniel Craig
Amazon MGM Studios resmi memulai audisi James Bond terbaru.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Audisi James Bond Dimulai, MGM Studios Gandeng Nina Gold Cari Sosok Penerus Daniel Craig
Fun
The Cop and the Assassin: Aksi Olga Kurylenko Menumpas Bos Kriminal Asia Tenggara
Olga Kurylenko kembali ke layar lebar lewat film aksi thriller The Cop and the Assassin.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
The Cop and the Assassin: Aksi Olga Kurylenko Menumpas Bos Kriminal Asia Tenggara
ShowBiz
Florence Pugh akan Jelajahi Dunia antara Hidup dan Mati di Film 'The Midnight Library'
Florence Pugh akan membintangi The Midnight Library, film fantasi emosional garapan Garth Davis yang diadaptasi dari novel populer karya Matt Haig.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Florence Pugh akan Jelajahi Dunia antara Hidup dan Mati di Film 'The Midnight Library'
Fun
Netflix Adaptasi Novel Laris 'The God of the Woods', Maya Hawke Duet dengan Pemenang Oscar
Netflix adaptasi novel laris The God of the Woods karya Liz Moore
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Netflix Adaptasi Novel Laris 'The God of the Woods', Maya Hawke Duet dengan Pemenang Oscar
Bagikan