Host Event DICE Awards Sengaja Mengolok CEO Activision Blizzard

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 28 Februari 2022
Host Event DICE Awards Sengaja Mengolok CEO Activision Blizzard

Sengaja mengolok Bobby Kotick dikarenakan kelakuannya di Activision Blizzard. (Foto: Dexerto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

EVENT DICE Awards yang bisa dibilang Oscar versi gim digelar pada 25 Februari 2022 lalu. Banyak gim kece yang hadir sebagai nominasi dan membawa pulang beberapa penghargaan salah satunya adalah It Takes Two yang menjadi gim of the Year 2021 lalu.

Meski demikian, co-founder dari Kinda Funny yang menjadi host pada event DICE Awards yakni Greg Miller ternyata "mencari musuh" dengan memberikan statement yang sepertinya para penonton DICE Awards setuju-setuju saja.

Baca juga:

Jangan Termakan Hoaks Samakan Cuplikan Game ARMA 3 Sebagai Realita Konflik Rusia-Ukraina

Mengutip laman Kotaku, banyak developer yang ternyata sempat di roasting pada event ini salah satunya adalah Todd Howard selaku developer dan executive producer dari Bethesda, serta mengolok CEO dari Activision Blizzard yakni Bobby Kotick.

Momen sebelum Greg Miller mengolok Bobby Kotick. (Foto: DICE Awards)
Momen sebelum Greg Miller mengolok Bobby Kotick. (Foto: DICE Awards)

Hal ini diumumkan sendiri oleh Miller pada event DICE Awards setelah memberikan guyonan tentang Cyberpunk 2077, Metroid Dread, dan juga NFT dengan kata "persetan dengan Bobby Kotick". Tetapi kata-kata tersebut ternyata malah membuat para penonton dalam event tepuk tangan dikarenakan sikap frontal yang dilakukan oleh Miller.

Meski sebelumnya Geoff Keighley sempat melakukan hal tersebut pada The gim Awards Desember 2021 lalu, tetapi Keighley sempat tidak langsung sebut nama Kotick pada eventnya dan ternyata para penonton The gim Awards mengkritik Keighley dikarenakan tidak frontal akan kata-katanya di event tersebut.

Baca juga:

Frost Giant Studios Rilis Gim dengan Unreal Engine 5

Industri gim memang sudah melakukan transparansi pada organisasinya, dan bahkan mengusut tuntas ide dari kekerasan seksual, diskriminasi perbedaan ras serta gender. Bahkan setiap media pun sudah memberikan rubrik sendiri siapa dalang yang 'merusak' suatu perusahaan gim, tetapi tidak seluruh permasalahan internal dapat dibongkar secara publik layaknya Miller pada event penghargaan gim.

Miller mengakui setelah event DICE Awards usai, ternyata para penonton sempat memberikan reaksi buruk dan sunyi sejenak ketika Miller belum mengeluarkan kata "persetan dengan Kotick". Tetapi hal tersebut memang tidak ada salahnya, mengingat sebagian isu NFT dan sikap keji si CEO Activision Blizzard ke karyawannya membuat sebagian gimr tidak setuju.

Sebagian satu kasus Kotick adalah mengolok karyawan dengan ancaman pembunuhan, menutup kasus pelecehan seksual dengan menjual perusahaan ke Microsoft, serta membuat karyawan yang juga korban dari diskriminasi seksual tidak dapat resign dari Activision Blizzard. Sepertinya dari kasus yang dilakukan oleh Kotick, para gimr memang harus 'speak up' untuk menghentikan kasus berbahaya dan mengancam mental karyawan. (dnz)

Baca juga:

Paramount Garap film Live-Action 'Beyblade'

#Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Tekno
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
RedMagic 11 Air versi global tidak akan memangkas spesifikasi dari versi aslinya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Bagikan