Menpora Tindak Lanjuti Honor Relawan PON-Peparnas Belum Dibayarkan

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 03 Desember 2021
Menpora Tindak Lanjuti Honor Relawan PON-Peparnas Belum Dibayarkan

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI belum membayarkan honor bagi semua unsur yang terlibat dan membantu penyelenggaraan dua ajang tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali langsung meminta kepada PB PON untuk segera melunasi pembayaran honorarium relawan meski dana belum seluruhnya dicairkan oleh Kementerian Keuangan.

Baca Juga

Menpora: Kepala Daerah Harus Memiliki Tanggung Jawab Sukseskan DBON

Saat melakukan Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI dengan agenda Realisasi APBN Tahun 2021 di ruang rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Kamis (2/12), Menpora memastikan kewajiban honorarium relawan dapat dibayarkan pada akhir tahun ini.

“Sebelum akhir tahun anggaran ini supaya kewajiban-kewajiban, seandainya masih ada kewajiban, itu harus segera dibayarkan. Tetapi informasi sementara yang kami dapatkan sebenarnya di sana itu masih ada dana untuk membayar itu, cuma karena kehati-hatian disana takut membayarkan, tahu-tahu salah membayar,” kata Zainudin, seperti dikutip laman resmi Kemenpora, Kamis.

Ia menyebut sudah ada ditemukan beberapa kali kasus salah bayar dalam pelaksanaan PON dan Peparnas Papua, salah satunya adalah salah bayar tanah ganti rugi.

“Jadi, itu akan jadi masalah buat mereka (PB PON-Peparnas) karena setelah dibayarkan, ada lagi yang datang katanya belum bayar,” kata Zainudin.

Baca Juga

Menpora Duga Atlet Terpapar COVID-19 karena Kelelahan setelah Bertanding

Ia pun mengaku khawatir kondisi tersebut terulang saat mereka membayar honorarium kepada para relawan, termasuk fotografer, tenaga kesehatan, supir dan relawan lainnnya.

Zainudin meminta agar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), perwakilan Kementerian Keuangan dan Inspektorat Kemenpora membantu PB PON dan Peparnas untuk melakukan verifikasi terhadap dokumen-dokumen yang ada.

“Jadi, kami hati-hati betul, jangan sampai salah bayar, masalahnya, kan, ada di mereka (PB PON-Peparnas). Dan bahkan komitmen Gubernur (Ketua PB PON-Peparnas) itu menalangi dulu atau sistem reimburse,” tutup Zainudin. (*)

Baca Juga

Bendera Merah Putih Tidak Berkibar di Piala Thomas, Menpora Minta Maaf

#Zainudin Amali
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
PSSI tetap meminta Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri untuk tetap mengejar medali emas SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 27 November 2025
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
Olahraga
Pelatih Baru Timnas Indonesia Masih Gelap, Exco PSSI Belum Memutuskan Apa Pun
Hal ini seperti disampaikan Wakil Ketua umum PSSI, Zainudin Amali sekaligus merespons nama yang belakangan santer disebut akan menjadi pelatih yakni Timur Kapadze.
Frengky Aruan - Jumat, 14 November 2025
Pelatih Baru Timnas Indonesia Masih Gelap, Exco PSSI Belum Memutuskan Apa Pun
Indonesia
PSSI Datangkan Orang Tua Pemain Timnas U-17 untuk Beri Tambahan Motivasi
PSSI mendatangkan orang tua para pemain Indonesia jelang pertandingan melawan Maroko pada matchday ketiga Grup A Piala Dunia U-17 2023.
Mula Akmal - Kamis, 16 November 2023
PSSI Datangkan Orang Tua Pemain Timnas U-17 untuk Beri Tambahan Motivasi
Olahraga
Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Portugal di FIFA Matchday
"Kami ada keinginan mendatangkan Portugal. Kami sudah komunikasi dengan Duta Besar Indonesia di sana. Cuma jangan sampai (Cristiano) Ronaldo (kapten timnas) sudah pensiun (baru tanding melawan timnas Indonesia)," kata Zainudin
Andika Pratama - Selasa, 27 Juni 2023
Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Portugal di FIFA Matchday
Bagikan