MerahPutih.com - Beredar informasi bahwa terjadi perampokan bersenjata di Ranch Market Pondok Indah. Perampokan itu dikatakan menggasak dua Iphone dan uang senilai Rp1,5 juta. Informasi itu disinyalir pertama kali beredar melalui Whatsapp yang kemudian tangkapan layarnya beredar di media sosial.
Ada dua narasi yang disebarkan melalui akun Facebook Muhammad Valdy Nur Fattah dan dari Whatsapp. Berikut kedua narasi itu:
Narasi postingan:
“Entah kenapa, saya seolah mengendus tanda-tanda sebuah dinasti akan runtuh. Mungkin demo beberapa waktu silam oleh sebagian mahasiswa dan pelajar belum mampu mengguncang kokohnya kursi kerajaan. Namun krisis kali ini, membuat banyak blunder yang semakin terkuak ke permukaan dan semakin mengancam kondisi kampung +62.
Ketidakseriusan pencegahan terjadinya wabah di kampung tercinta, pembebasan para nap* yang diikuti mulai merebaknya kriminalitas dan sejumlah keputusan kurang rasional lainnya mulai meresahkan masyarakat. Belum lagi ketidakkompakan yang nampak di antara para elite, seakan-akan memberi sinyal sebuah era downfall sedang dimulai.
Skenario ALLAH itu seringkali bak sebuah twist plot yang kadang membuat kita tertipu dengan apa yang akan terjadi. Mungkin ketika si Gendut tidak ALLAH menangkan waktu itu, adalah sebuah jalan demi membuka topeng kebusukan yang disembunyikannya. Membiarkan si Kurus menang pun, bukan berarti memuliakannya. Bisa jadi justru dengan menghadirkan berbagai polemik ini, dikarenakan keduanya ingin ALLAH tenggelamkan bersama-sama. Di mana orang-orang kampung ini pun bisa menjadi saksi atas kejatuhan mereka semua.”
Narasi gambar tangkapan layar:
“Guys..ati2 ya..temennya dyna temen gw tadi di rampok
Di dalem supermarket
Ranch market pondok indah
Serem bgt
Dipepet di aisle ps sepibaka 2 org bawa pisau
2 iphone n uang Rp 1,5 jt dibawa kabur”
Fakta
Berdasarkan keterangan dari pihak Ranch Market 99 Indonesia melalui akun Facebook resminya memberikan klarfikasi terkait isu tersebut. Melalui foto surat klarifikasi, pihak Ranch Market menyatakan bahwa perampokan di Ranch Market Pondok Indah tidak benar alias hoaks.
"Kami telah bekerja sama dengan Kepolisian Sektor Jakarta Selatan untuk memeriksa CCTV toko dan tidak ada peristiwa yang disayangkan terjadi," pernyataan klarifikasi dari pihak Ranch Market.
Dengan ini dikatakan, kami akan terus meningkatkan layanan kami untuk memastikan pelanggan kami memiliki pengalaman berbelanja terbaik di toko kami, dan itu termasuk keamanan pelanggan kami.
Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus. Ia menyebut pesan berantai mengenai perampokan di Ranch Market, Pondok Indah, Jakarta Selatan, adalah tidak benar alias hoaks. "Informasi perampokan itu hoaks," ujarnya
Yusri juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya dan mengajak masyarakat untuk 'saring sebelum sharing' agar tidak ikut menyebarkan dan mencegah penyebaran hoaks di masyarakat.
Bahkan, Dyna Levintha salah satu orang yang termasuk pertama memviralkan informasi ini di media sosial telah menyampaikan permintaan maaf resmi kepada pihak Ranch Market 99 Indonesia melalui surat kabar.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka informasi mengenai perampokan di Ranch Market Pondok Indah tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu. (*)

