[HOAKS atau FAKTA] : TNI Diganggu, Prabowo Ancam Hancurkan Israel

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 21 April 2024
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Diganggu, Prabowo Ancam Hancurkan Israel

Unggahan hoaks yang klaim Prabowo akan hancurkan Israel.(foto: Dok Turn Back Hoaks)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DI media sosial bertebaran sejumlah konten tentang konflik yang terjadi antara Israel dan Iran.

Salah satunya akun dari media sosial X (dulu Twitter) bernama @adri_7i yang mengunggah video capres pemenang Pemilu 2024 yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan narasi yang cukup menarik perhatian.

Dalam unggahan tersebut terdapat narasi yang berbunyi, “Prabowo Subianto menjawab dengan tegas tantangan Israel (jangan ganggu TNI yang bertugas di perbatasan Lebanon). Anda mengganggu TNI saya hancurkan Israel.”

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] Prabowo Salurkan Bantuan Uang untuk Lansia Puluhan Juta

SUMBER X

dok mafindo
Klaim Prabowo akan hancurkan Israel merupakan hoaks.(foto: Dok Turn back hoaks)

NARASI

“Pilih pemimpin yang berani. Berani mengambil resiko demi kepentingan bangsa dan negara, bukan pemimpin yg berani menolak timnas sepak bola demi kepentingan partai dan ambisi politik semata. Berkelas!"

FAKTA

Dari penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), konten yang beredar tersebut adalah hoaks. Tidak ditemukan fakta atau informasi resmi yang dapat membenarkan klaim di dalam unggahan X tersebut.

Foto yang disertakan di dalam unggahan diduga diambil dari cuplikan video Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto saat menghadiri ASEAN Defence Minister Meeting 2023 yang digelar di Jakarta pada Rabu (15/11/2023).

Di dalam pertemuan tersebut, turut pula dibahas mengenai kondisi TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) yang sedang bertugas di Lebanon.

Hal tersebut didasari pada laporan Pusat Penerangan TNI yang menyatakan bahwa sejak pecahnya konflik bersenjata antara Israel dan Hamas, wilayah Lebanon turut memanas menyusul saling serang antara kelompok perlawanan Lebanon dan Israel di perbatasan.

Tak ada pernyataan Prabowo bakal menyerang Israel.

KESIMPULAN

Faktanya, Prabowo, tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti dalam narasi. Tidak ada pula gangguan oleh Israel terhadap TNI yang sedang bertugas di Lebanon.(knu)

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tentara China Mendarat di Manado

##HOAKS/FAKTA
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Beredar informasi yang menyebut BGN melarang penerima MBG komplain dan viralkan makanan yang diberikan, simak kebenaran beritanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Beredar informasi yang menyebut tujuan kunjungan Prabowo ke Inggris adalah untuk menjual laut dan hutan Sumatra, cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Alasan Bahlil meminta harga token listrik dinaikkan agara PLN tak rugi dan rakyat jadi belajar untuk berhemat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya mengganti dana desa dengan subsidi listrik, sembako, dan BBM. Cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Orang berinisial RS yang ditangkap polisi terkait kasus narkoba bukan Roy Suryo, melainkan Roby Satria, gitaris grup musik Geisha.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Tidak ada data, dokumen, atau keterangan resmi yang mendukung klaim konflik global, khususnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, akan berdampak langsung pada terhentinya pasokan listrik maupun layanan internet di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
Kali ini, beredar informasi yang menyebut Menteri ESDM Bahlil mengancam akan mundur dari jabatannya jika Purbaya menurunkan harga BBM.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
Bagikan