[HOAKS atau FAKTA]: Ratusan Minyak Goreng Kemasan Dibuang ke Laut
Minyak goreng kemasan yang diambil dari laut.
MerahPutih.com - Beredar informasi berupa sebuah video di media sosial Facebook memperlihatkan ratusan minyak goreng kemasan di tengah laut dievakuasi kembali ke atas kapal.
Penyebar informasi turut menghubungkan kejadian tersebut dengan serangkaian kejadian penggelapan bahan pokok yang dilakukan oknum.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: PKS Akhirnya Dibubarkan
FAKTA
Minyak goreng yang terlihat berada di atas kapal tersebut merupakan hasil dari evakuasi minyak goreng yang mengapung di laut Jawa karena kecelakaan kapal kargo pengangkut bahan pokok.
Pemerintah juga sudah mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan dan tidak ada upaya untuk menggelapkan bahan pokok dengan sengaja.
"Info dari produsen, itu karena kecelakaan kapal. Jadi minyak gorengnya jatuh ke laut," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Syailendra.
KESIMPULAN
Kabar bahwa adanya upaya pembuangan ratusan kemasan minyak goreng ke laut tidaklah benar. Informasi ini masuk dalam kategori konteks yang salah. (Asp)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: PBB Nyatakan Rusia Pemenang Perang
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa