[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Maret 2021
[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit

Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar video yang diunggah kanal Youtube TITIK TUMPU menampikan seorang yang tengah terbaring di kasur rumah sakit. Sakit yang dialami karena diduga menganiaya dan menyeret Rizieq saat persidangan kasus karantina kesehatan.

NARASI

“BERITA TERKINI!!! – DIBAYAR KONTAN | PETUGAS YANG MENGANIAYA DAN MENYERET HRS LANGSUNG SAKIT PARAH”.

Baca Juga:

Pimpinan Komisi III Tegaskan Tak Ada Alasan Lagi untuk Sidang Online Kasus Rizieq

FAKTA

Pria berbaju hijau di video itu aslinya seorang petugas Pemilu 2019 yang dirawat di rumah sakit lantaran kelelahan. Selain itu, klaim bahwa petugas yang mengawal Rizieq di persidangan menyeret dan menganiaya Rizieq tidak terbukti.

Dilansir dari AFP, pencarian gambar terbaik di Google dengan bantuan beberapa potongan video dari InVID-WeVerify menemukan bahwa video lelaki yang terbaring di rumah sakit itu diambil dari video berita iNews tanggal 26 April 2019 dengan judul “KPU Catat 225 Anggota KPPS Meninggal dan 1.470 Dirawat Akibat Kelelahan Pemilu”.

Bagian yang menunjukkan pria berbaring di ranjang RS itu dapat dilihat di menit 1:44 dari video.

Video itu mewartakan jka pria tersebut bernama Soegeng Afriadi. Soegeng adalah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Medan, Sumatera Utara, yang dirawat di rumah sakit karena kelelahan bekerja saat Pemilu 2019.

Tangkapan layar hoaks. (Foto: Mafindo)
Tangkapan layar hoaks. (Foto: Mafindo)

Sementara itu, foto tangan HRS yang terkilir dan lebam, sebelum foto ini sudah pernah diperiksa faktanya di artikel berjudul “HRS Jelas Didzolimi, Tangan Dipelintir Oleh Petugas Hingga Lebam” yang tayang di situs turnbackhoax.id pada 24 Maret 2021.

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan di atas, petugas yang terbaring di rumah sakit karena menyeret terdakwa Rizieq Shihab dalam persidangan masuk dalam kategori false connection atau koneksi yang salah. (Asp)

Hasil penelusuran, klaim adanya video petugas yang mengawal Rizieq di persidangan pada tanggal 19 Maret 2021 langsung sakit parah merupakan klaim yang salah. (Knu)

Baca Juga:

Bawa Senjata Tajam ke PN Jaktim, Ini Pengakuan Sopir Pengacara Rizieq Shihab

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks #Sidang Rizieq #Rizieq Shihab
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
Informasi viral di Facebook tentang surat edaran libur sekolah selama Ramadan 2026 terbukti hoaks.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya akan menaikkan uang pensiun PNS sampai 12 persen. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan sudah menyiapkan sosok untuk menjadi calon Presiden dan Cawapres di Pemilu 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
BGN menerima keluhan dengan meminta masyarakat untuk melaporkan masalah melalui hotline MBG
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Beredar informasi yang menyebut BGN melarang penerima MBG komplain dan viralkan makanan yang diberikan, simak kebenaran beritanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Beredar informasi yang menyebut tujuan kunjungan Prabowo ke Inggris adalah untuk menjual laut dan hutan Sumatra, cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Bagikan