[HOAKS atau FAKTA]: Ketua MUI Memperbolehkan Merapatkan Saf Salat
Ilustrasi Salat berjamaah (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Beredar sebuah pesan berantai melalui WhatsApp yang menyatakan bahwa Ketua MUI, K.H. Muhammad Cholil Nafis telah memperbolehkan umat Muslim untuk merapatkan saf salat.
Baca Juga
[HOAKS atau FAKTA] Presiden Jokowi Tunjuk Langsung Gubernur Pengganti Anies
NARASI
"Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Muhamad Cholil Nafis pada Senin (27/09/2021) mempersilakan umat Islam untuk kembali merapatkan shaf dalam shalat berjamaah
Alhamdulillah. MUI sudah mulai menghimbau Rapatkan shaf shalat.. ? AYO RAPATKAN KEMBALI SHOLAT MU, JANGAN BERIKAN RUANG BAGI SETAN DI ANTARA JEMAAH SHOLAT FARDHU ? ALLAHU AKBAR."
FAKTA
Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, K.H. Cholil Nafis memang telah memperbolehkan untuk merapatkan saf salat. Tetapi khusus di daerah yang sudah merupakan Zona Hijau atau PPKM Level 1, bukan untuk semua daerah di Indonesia.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa merapatkan saf hanya berlaku ketika melaksanakan salat.
Ketika melakukan dzikir selepas salat, diharapkan agar kembali merenggangkan saf.
Baca Juga
[HOAKS atau FAKTA]: Aplikasi Pedulilindungi Bikinan Singapura
KESIMPULAN
Dengan demikian, narasi yang beredar melalui WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa