Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

[HOAKS atau FAKTA]: Hubungan Presiden dan Wapres Memburuk

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Januari 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Hubungan Presiden dan Wapres Memburuk

Tangkapan layar hoaks.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Beredar unggahan melalui media sosial Instagram, sebuah video dengan klaim yang menyebutkan, hubungan Wakil Presiden RI, Ma’aruf Amin, dengan Presiden RI, Joko Widodo, saat ini tengah memburuk.

Dalam video yang berdurasi sekitar 1 menit itu menyebutkan bahwa hubungan yang memburuk ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, bahwa Jokowi dianggap tidak netral dalam bersikap terkait Pemilu 2024 dan dianggap terlalu sibuk mengorganisir relawan tim pemenangan Prabowo-Gibran.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Bantuan Palestina di Perbatasan Mesir Kedaluwarsa

Termasuk tindakan Jokowi yang memanfaatkan TKN untuk bagi-bagi sembako kepada masyarakat, agar mendukung paslon capres-cawapres nomor urut 2 tersebut.

Video yang diunggah oleh akun bernama @kalebweni ini, juga menyebutkan bahwa Ma’aruf Amin telah menerima laporan terkait sikap tidak netral Jokowi, dari beberapa tokoh nasional yaitu Quraisy Shihab, Lukman Hakim, dan Sinta Wahid.

SUMBER: INSTAGRAM
https://archive.fo/aXiMp

NARASI :

“Hubungan presiden dan wapres memburuk. Maaruf amin tegur jokowi karena sibuk organisir relawan pemenangan”


FAKTA

Setelah tim Turn Back Hoaks melakukan penelitian lebih lanjut terhadap unggahan video milik akun @kalebweni ini, ditemukan beberapa kekeliruan yang terkandung di dalamnya.

Pertama, mengenai pernyataan tentang Ma’aruf Amin yang menerima laporan dari beberapa tokoh nasional terkait sikap tidak netral dari Jokowi.

Setelah memperhatikan salah satu artikel yang terdapat di dalam video, diketahui bahwa dalam hal ini, Ma’aruf Amin tidak menerima laporan terkait sikap tidak netral Jokowi dari para tokoh nasional, seperti yang disampaikan di dalam video.

Diketahui bahwa pertemuan Wapres dengan para tokoh nasional tersebut merupakan sebuah pertemuan resmi yang digagas oleh Gerakan Nurani Bangsa.

Wapres Ma’ruf Amin menerima kunjungan Gerakan Nurani Bangsa yang diwakili Majelis Hukama Muslimin, Quraish Shihab, hingga istri dari Presiden RI ke-4, Shinta Nuriyah Wahid. Pertemuan tersebut membahas persatuan bangsa hingga netralitas saat pemilu.

Kedua, tentang Jokowi yang memanfaatkan TKN untuk bagi-bagi bansos dari paslon Prabowo-Gibran. Melansir dari artikel yang diunggah oleh tempo.co, isu mengenai Jokowi bagi-bagi bansos paslon nomor urut 2, berasal dari video yang beredar, yang mana Jokowi tampak tengah membagikan bansos di depan baliho Prabowo-Gibran.

Namun hal tersebut telah diklarifikasi secara resmi oleh Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana. Ari menyatakan bahwa kegiatan Jokowi bagi-bagi bansos tersebut tidak berkaitan dengan baliho pasangan Prabowo-Gibran.

“Tidak berkaitan dengan Presiden. Itu acaranya sudah selesai dan tentu di dalam lokasi acara steril. Setelah Bapak keluar dari lokasi acara, membagikan bansos ke masyarakat yang berkumpul di jalan, nah di situ ke tangkap,” kata Ari, saat ditemui di Istana Negara, Selasa, 9 Januari 2024.

KESIMPULAN

Klaim yang menyatakan bahwa hubungan antara Wapres Ma’ruf Amin dengan Presiden Jokowi memburuk karena berbagai faktor yang disebutkan di dalam video, merupakan klaim yang keliru dan termasuk ke dalam kategori misleading content atau konten menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

Ada Peran AI Dalam Penyebaran Hoaks Pemilu 2024

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Minta Rakyat Berikan Data Pribadi agar Bisa Diberi Bantuan
Klaim tersebut amat mungkin merupakan modus phising atau pencurian data.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Minta Rakyat Berikan Data Pribadi agar Bisa Diberi Bantuan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut Dana Hibah Cair, Imbau Masyarakat Daftar ke Pemda
Beredar konten yang berisi imbauan Menkeu Purbaya meminta masyarakat untuk mendaftar ke Pemda untuk dapat dana hibah. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut Dana Hibah Cair, Imbau Masyarakat Daftar ke Pemda
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Presiden Prabowo memanggil Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di Istana Negara. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : MBG Tetap Beroperasi di Masa Libur Sekolah 2026 agar Pengelola Tetap Untung
Padahal, selama periode libur kenaikan sekolah 2026, BGN resmi menghentikan program MBG untuk sementara waktu, yakni pada 22 Juni-13 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : MBG Tetap Beroperasi di Masa Libur Sekolah 2026 agar Pengelola Tetap Untung
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina akan Hapus BBM Bersubsidi Pertalite
Beredar informasi yang menggiring opini bahwa BBM bersubsidi Pertalite akan dihapuskan oleh Pertamina. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina akan Hapus BBM Bersubsidi Pertalite
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah dan DPR Resmi Hentikan MBG
Tidak ada keputusan MK maupun DPR yang menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah dan DPR Resmi Hentikan MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bulan Juli Nanti, Terjadi Mati Lampu Global Selama 9 Hari!
Beredar info yang menyebut Juli 2026 akan ada mati listrik global selama 9 hari berturut-turut. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bulan Juli Nanti, Terjadi Mati Lampu Global Selama 9 Hari!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi resmi soal kabar mengenai pemadaman listrik total selama tiga hari di Pulau Jawa dan Bali
Frengky Aruan - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Termasuk Hari Ini, Ada Pemadaman Listrik Total di Jawa dan Bali
Bagikan