[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Sebut Orang yang Ragukan Ijazah Jokowi Adalah Kaum Radikal, Harus Ditangkap
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui Menteri HAM Natalius Pigai. (MP/Didik Setiawan)
MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikabarkan ikut berkomentar soal isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo. Dalam pernyataannya, Dedi disebut menganggap orang yang meragukan ijazah Jokowi hanyalah kaum radikal.
Informasi ini diunggah dari akun bernama “carukwaluyo” yang membagikan gambar tangkapan layar artikel oleh TEMPO dengan judul:
“Dedi Mulyadi: Hanya Kaum Radikal Yang Meragukan Ijazah Pak Jokowi, Tangkap Dan Penjarakan Orang Orang Yang Menebar Fitnah Kepada Presiden Ke-7 Indonesia.”
disertai narasi:
“Maaf ijin share,tokoh fenomena ini !!”
di unggahan.
Unggahan tersebut telah menuai beragam komentar para netizen.
Fakta
Ternyata, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan mengambil tangkapan layar (screenshot) secara parsial (sebagian) fokus ke bagian foto Dedi Mulyadi dan mengabaikan bagian tangkapan layar yang lainnya.
Menggunakan perkakas (tools) pencarian foto Google Lens hasilnya ditemukan foto Dedi Mulyadi yang dibagikan di unggahan tersebut digunakan di berbagai artikel berbagai media, salah satunya adalah yang dipublikasikan oleh MSN di artikel berjudul “Dedi Mulyadi Akan Jadikan Vasektomi sebagai Syarat Terima Bansos” terbitan Selasa (29/4/2025).
Tak pernah ada pernyataan dari Dedi yang mengomentari soal ijazah Jokowi.
Kesimpulan
Faktanya, judul yang benar adalah “Dedi Mulyadi Akan Jadikan Vasektomi sebagai Syarat Terima Bansos”. Unggahan yang membagikan foto tersebut masuk ke kategori konten yang dimanipulasi. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga
Lirik Lengkap Lagu Wajib Nasional 'Mengheningkan Cipta', Penuh Makna Syahdu nan Khidmat
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Indonesia Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel