[HOAKS atau FAKTA]: Akibat Gempa di Cianjur, Pantai Pangandaran Surut
Tangkapan layar hoaks.
MerahPutih.com - Beredar di media sosial TikTok, sebuah unggahan video yang memperlihatkan air laut surut dan kering.
Unggahan tersebut bertuliskan "ada apa ini seram hari ini pantai Pangandaran air laut kering? semua waspada".
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Baswedan Diusir Karena Terobos Rapat Penting KTT G20
FAKTA
Video yang beredar tersebut merupakan peristiwa yang terjadi di Pantai Sampur, Kepulauan Bangka Belitung.
Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Iman Fatchurochman mengatakan, fenomena air laut surut di Pantai Sampur, Bangka Belitung adalah hal yang biasa dan tak berhubungan dengan ancaman tsunami.
Sementara itu, BMKG juga menegaskan, gempa Cianjur tak berpotensi menimbulkan tsunami.
KESIMPULAN
Klaim yang mengatakan bahwa air laut di Pantai Pangandaran kering setelah gempa bumi Cianjur adalah keliru. Informasi yang beredar tersebut dipastikan hoaks. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Ibu Hamil Sudah Divaksin Jadi Penyebab Gangguan Ginjal pada Anak
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa