Hindari Pamer dan Pertanyaan Sensitif saat Silaturahmi Idulfitri
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Niam Sholeh. (Dok. Kemenag)
MerahPutih.com - Hari Raya Idulfitri 1445 H identik dengan berkumpul bersama saudara dan kerabat. Silaturahmi kadang dilakukan tak hanya di satu tempat saja. Momen kebersamaan itu kerap diunggah di media sosial.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh meminta agar silaturahmi tidak jadi ajang pamer maupun mengajukan pertanyaan sensitif yang menyinggung.
Baca juga:
Gibran dan Keluarga Salat Id di Balai Kota Solo, Tanggapi Rencana Bertemu Jokowi dan Prabowo
"Jangan sampai kemuliaan silaturahmi itu berdampak kepada flexing, pamer harta, termasuk menyinggung perasaan saudara kita dengan pertanyaan pada hal-hal yang bersifat pribadi dan sensitif," kata Asrorun dikutip di Jakarta, Rabu (10/4).
Pertanyaan-pertanyaan yang menyinggung dan sensitif akan mengotori rasa kebersamaan itu. Begitu pula flexing atau ajang pamer harta juga membuat cinta kasih yang seharusnya tumbuh ketika Idulfitri justru berubah.
"Jangan menyimpan dendam dan pembangunan itu menjadi komitmen bersama. Saatnya semua bersama-sama membangun bangsa, sesuai dengan kompetensinya," tutur Asrorun.
Menurutnya, momen Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk membangun kebersamaan dan rasa cinta kasih. Sehingga, perayaan Idulfitri yang dilaksanakan secara bersama ini merupakan ‘Amul Jamaah yakni tahun kebersamaan dan persaudaraan.
Baca Juga:
Makna Hari Raya Idulfitri, Wapres: Semangat Berubah Menuju Kebaikan
Dia yakin, rekonsiliasi nasional mampu bersama-sama membangun bangsa.
“Saatnya mengedepankan kebersamaan dan titik temu serta menurunkan ego," tegas Asrorun yang juga mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia ini. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kemenhub Mulai Periksa Kapal di 98 UPT Demi Keselamatan Mudik 2026
Tradisi Ziarah Kubro di Kota Palembang, Acara Menyambut Ramadan
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Korban Banjir dan Longsor di Sumatra Capai 753 Jiwa, MUI: Mereka Mati Syahid
MUI Minta Umat Islam Gelar Shalat Gaib untuk Korban Longsor dan Banjir di Sumut