Hindari Menggunakan Oli Palsu agar Mesin Panjang Umur
Oli palsu merusak mesin. (Foto: Pexels/Gustavo Fring)
CERMATLAH dalam memilih oli atau pelumas. Banyak oli palsu beredar di pasaran. Oli palsu akan membuat usia mesin kendaraan pendek. Performa mobil akan terganggu karena mesin tidak bekerja dengan optimal.
Mengutip Kabaroto, Owner Cakra Motor 11 Ivan Sebastian mengatakan oli akan membuat mesin mobil awet. Cairan ini melumasi dan melindungi komponen mesin. Dengan adanya oli, mesin akan terlindungi dari gesekan berlebih ketika beroperasi.
Baca Juga:
Oli juga membuat suhu mesin stabil. Ketika mesin aktif bekerja, otomatis akan menghasilkan suhu panas akibat pembakaran yang terjadi. Namun, suhu panas cepat tersalurkan dan mesin pun dapat bekerja maksimal dengan adanya oli.
Tak hanya itu, lanjut Ivan, oli berfungsi untuk membersihkan mesin. Ketika oli melumasi dan bersirkulasi, maka kotoran yang timbul akibat sisa pembakaran dan partikel logam dari komponen mesin akibat gesekan ikut terbawa.
Penggunaan oli palsu kata Ivan membuat mesin cepat panas mengingat bahan dasarnya tidak mumpuni. Bahkan prosesnya tidak sesuai standar SAE. "Maka dapat menimbulkan gesekan di komponen mesin, seperti piston dan silinder akan menjadi korban," ujar Ivan.
Penggunaan oli palsu dapat menimbulkan sludge atau endapan di mesin. Karena bahan atau material oli tidak berkualitas, maka sludge terjadi karena material oli palsu yang menempel pada blok mesin. Ketika ada endapan pergerakan mesin akan lebih keras.
Baca Juga:
Sekilas, oli palsu dan asli sulit dibedakan. Secara kasat mata, cairan pelumas akan terlihat sama. Namun, menurut Ivan, untuk mengetahui oli palsu amat mudah. Cukup dari kemasan luar, kamu sudah bisa mengetahui kualitas dari oli tersebut.
Oli palsu kata Ivan menggunakan kemasan bekas yang kondisinya cacat. "Cek sisi luar botol, jika bersih baik dari sisi luar, atas dan bawahnya maka dipastikan itu adalah asli dan ditambah stiker yang utuh atau tidak sobek," papar Ivan.
Pada kemasan oli juga disematkan teknologi ID yang dicocokkan antara tutup dan botolnya. Ini akan membantu pembeli untuk mengetahui langsung keasliannya. Bila nomornya berbeda, hindari pemakaian oli tersebut.
"Perawatan berkala kendaraan tidak harus ribet, fokus di mesin sebagai jantung pacu mobil agar tetap terawat dengan memberikan Oli atau pelumas mobil," tutup Ivan. (ikh)
Baca Juga :
Bagikan
Berita Terkait
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
5 Mobil SUV yang Meluncur di GJAW 2025, Ada Suzuki Grand Vitara hingga BJ30 Hybrid FWD
3 Mobil Hybrid Suzuki yang Rilis selama 2025, Siap Jadi Primadona Baru!