Kesehatan

Hati-hati, White Noise Bisa Ganggu Tidurmu

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 26 November 2020
Hati-hati, White Noise Bisa Ganggu Tidurmu

White noise tak selamanya membantu orang beristirahat. (Foto: Pexels/rawpixelcom)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUARA dari rumah tetangga, mesin pengering rambut, atau dengungan tiada henti dari kipas angin di langit-langit dapat diatasi aplikasi white noise yang telah diunduh jutaan orang di seluruh dunia. Mereka berharap mendapatkan tidur malam yang lebih nyenyak. Namun, penelitian menunjukkan, tidak ada bukti kuat kalau white noise memang efektif. Bahkan, ternyata malah dapat memperburuk keadaan.

White noise sebenarnya merupakan suara mendesis dari semua frekuensi yang dapat didengar manusia yang ditembakkan secara acak dengan intensitas sama. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak aplikasi dan perangkat yang dikembangkan telah menggunakannya untuk membantu orang tertidur.

Baca Juga:

5 Warna Pakaian Ini Mampu Hilangkan Stres

/

suara
Tidur dengan earphone sambil menyalakan white noise. (Foto: 123RF/stokkete)

Teknologi ini sangat sukses. Aplikasi Bedtime Fan yang tersedia di perangkat Apple telah diunduh lebih dari 3 juta kali. Sementara, Android White Noise Generator memiliki lebih dari 1 juta. Beberapa teori mengatakan white noise membantu meredam suara mengganggu seperti kebisingan jalan. Teori lain mengatakan, mendengarkan suara yang sama setiap malam dapat memicu semacam respons Pavlov, di mana orang-orang belajar mengaitkannya dengan tertidur. Namun, apakah ini benar-benar berhasil?

Mathias Basner, profesor psikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas Pennsylvania di Philadelphia, secara sistematis meninjau literatur ilmiah dan mengidentifikasi 38 studi yang telah menyelidiki white noise sebagai alat bantu tidur. Meskipun ada beberapa bukti bahwa white noise yang terus-menerus mengurangi jumlah waktu yang dibutuhkan seseorang untuk tertidur, kualitas tidur yang diperoleh sangat buruk. Setidaknya satu penelitian menunjukkan bahwa kebisingan dapat menyebabkan tidur terganggu.

"Jika aplikasi atau perangkat ini hanya dapat melakukan hal-hal yang baik, saya tidak akan terlalu peduli. Tapi karena mungkin ada konsekuensi negatifnya, saya akan berhati-hati," kata Basner yang penelitiannya telah dipublikasikan di jurnal Sleep Medicine Reviews.

“Saya tidak akan merekomendasikan white noise secara luas. Karena tidak ada bukti bahwa mereka benar-benar berfungsi,” dia menambahkan seperti diberitakan di theguardian.com (22/11).

Baca Juga:

Microsoft dan Apple Kerja Bareng untuk Bikin Controller Xbox

suara
Headphone yang digunakan saat tidur juga bisa mengganggu. (Foto: 123RF/ayphoto)

Dia juga prihatin tentang potensi efek buruk white noise karena tidak membiarkan sistem pendengaran beristirahat semalaman, meskipun ini juga belum diuji. “Setiap kali kita terpapar suara dan kebisingan, telinga bagian dalam menerjemahkannya menjadi sinyal saraf yang kemudian diinterpretasikan otak,” dia menjelaskan.

“Ini adalah proses aktif, yang menghasilkan metabolit, beberapa di antaranya terbukti berbahaya bagi telinga bagian dalam. Anda mungkin ingin mengalami periode di mana sistem pendengaran dapat beristirahat, beregenerasi, dan bersiap untuk periode bangun berikutnya,” tambah Basner

Colin Espie, profesor kedokteran tidur di Universitas Oxford, setuju bahwa kualitas penelitian dari studi tentang white noise dan tidur yang terus menerus buruk. “Bahkan idenya sangat terbatas secara konseptual,” ujarnya.

Baca Juga:

Pakaian Berkualitas, Olahraga Maksimal

suara
Kualitas tidur dengan white noise ternyata buruk.(Foto: 123RF/Sermsak Sukwajikhlong)

“Perhatian utama yang harus diatasi saat kurang tidur adalah pikiran yang sibuk atau berlomba. Orang tidak bisa mematikan otak. White noise sama seperti stimulasi monoton lainnya, yang telah dicoba berkali-kali dalam banyak cara selama beberapa dekade, dan buktinya buruk,” ujar Espie.

Hal senada dikatakan Prof Christian Cajochen, yang mengepalai Pusat Kronobiologi di Universitas Basel di Swiss, "Menurut saya, white noise direkomendasikan untuk pekerja shift malam yang sering membutuhkan untuk tidur di siang hari di lingkungan yang 'bising'. Di sana saya bisa melihat manfaatnya, tetapi tidak saat tidur di lingkungan yang relatif tenang. Pada kondisi itu, kita tidak butuh stimulus akustik yang terus menerus atau tidak berpotensi mengganggu proses tidur."

"Saya lebih suka merekomendasikan aplikasi kesadaran seperti Sleepio, karena mereka didasarkan pada bukti bagus yang berasal dari penelitian dalam pengobatan tidur, terutama terapi perilaku kognitif untuk insomnia," tutup Cajochen. (aru)

Baca Juga:

Facebook dan Twitter akan Serahkan Akun @POTUS ke Joe Biden

#Headphone #Earphone #Aplikasi #Teknologi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Tekno
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy A18 resmi rilis di Indonesia. HP ini hadir dengan Gemini AI dan tiga kamera.
Soffi Amira - Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max kini muncul di IMEI. HP tersebut kabarnya akan meluncur dengan POCO X9 Pro Series.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Tekno
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Samsung Galaxy S27 Ultra bakal beralih ke Exynos 2700. Sebab, Samsung menghadapi masalah overheating lewat chip Snapdragon.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Tekno
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
HyperOS 4 kini resmi meluncur di China. Update tersebut membawa sejumlah perubahan baru di fiturnya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
Tekno
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Reno 17 kini mulai bocor di internet. HP itu kabarnya mengusung kamera 200MP dan baterai 7.000mAh.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Warna iPhone 18 Pro burgundy kini berubah warna, setelah dipakai tiga minggu. Hal itu diunggah oleh salah seorang pengguna di Reddit.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Tekno
Cara Menggunakan Fitur Baru WhatsApp: Telepon Tanpa Akun, Gratis, dan Tanpa Batas Waktu
WhatsApp kini memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara dan video dengan orang yang tidak memiliki akun WhatsApp.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Cara Menggunakan Fitur Baru WhatsApp: Telepon Tanpa Akun, Gratis, dan Tanpa Batas Waktu
Bagikan