Fashion

Hati-hati Ada Risiko Penularan Infeksi Saat Beli Pakaian Bekas

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 06 Maret 2023
Hati-hati Ada Risiko Penularan Infeksi Saat Beli Pakaian Bekas

Pemaparan ahli dari risiko penularan infeksi dari membeli pakaian bekas. (Foto: Unsplash/Megan Le)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMBELI pakaian thrifting jadi salah satu solusi untuk sebagian orang yang ingin menghemat uang namun ingin tampil kece. Karena bila jeli mencarinya, kamu bisa menemukan pakaian bekas yang kualitasnya masih bagus serta memiliki merek cukup terkenal.

Baca juga:

5 Tips dan Trik 'Thrifting' untuk Pemula

Beli pakaian bekas atau thrifting bisa jadi solusi untuk menghemat pengeluaran. (Foto: Unsplash/Noemie)

Tetapi perlu diingat, membeli pakaian thrifting ternyata bisa berisiko mengalami penularan infeksi baik dari bakteri, jamur, virus, maupun parasit seperti tungau dan kutu saat menggunakan pakaian bekas.

“Boleh membeli dan menggunakan pakaian bekas, tapi ada yang perlu diperhatikan. Kalau dari sisi kesehatan adalah penularan infeksi. Agen infeksi baik dari bakteri, jamur, virus, dan parasit seperti tungau dan kutu berpotensi menyebar melalui pakaian tersebut,” jelas Dokter spesialis kulit dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Arini Widodo, SpKK seperti dikutip dari Antara, Minggu (5/3).

Lebih lanjut, menurut anggota dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) itu, pakaian bekas tidak bisa dijamin kebersihannya baik dari proses penjualan, pengiriman, maupun kebersihan dari pemakai sebelumnya. Beberapa penyakit yang dapat dibawa oleh agen infeksi itu di antaranya scabies dan eksim.

Dalam beberapa forum-forum kesehatan, Arini menambahkan pernah ditemukan virus pernapasan seperti rhinovirus, virus influenza, dan virus-virus lainnya pada pakaian bekas. Selain itu, pakaian bekas juga biasanya disemprotkan fumigant atau bahan kimia lainnya untuk mencegah dan mengedalikan infeksi. Namun, menurut Arini penyemprotan tersebut dapat menimbulkan efek samping lain jika uapnya terhirup terus menerus.

Baca juga:

Thrifting Seru dan Nyaman, ini Tipsnya

Namun banyak risiko penularan infeksi saat beli pakaian thrifting. (Foto: Unsplash/Adrienne)

“Biasanya efek yang bisa timbul antara lain sakit kepala, pusing, vertigo, mual, muntah, penglihatan kabur, dan bahkan mungkin bisa kejang-kejang,” lanjut Arini.

Tak hanya itu, bahan kimia tersebut juga bisa menyebabkan kulit iritasi dan mencetuskan alergi pada beberapa orang yang memiliki kulit sensitif. Meski demikian, Arini melanjutkan bahwa seberapa besar risiko infeksi akibat menggunakan pakaian bekas tentu sangat tergantung pada proses disinfeksi.

Maka dari itu, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko infeksi adalah mencuci pakaian dengan air mendidih. Hal tersebut bisa mematikan berbagai macam organisme pathogen penyebab infeksi. Namun, perlu diingat bahwa air mendidih bisa merusak berbagai warna dan bahan pakaian tertentu. (far)

Baca juga:

Gedebage, Surganya Thrifting di Bandung

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Tren Parfum 2027 Diprediksi Bergeser ke Aroma Teh Asia dan Wewangian Clean
Tren parfum 2027 diprediksi mengarah ke aroma teh China, hinoki, sakura, dan osmanthus. Wewangian clean dan ringan mulai diminati pencinta parfum.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 November 2026
Tren Parfum 2027 Diprediksi Bergeser ke Aroma Teh Asia dan Wewangian Clean
Fashion
USS 2026 Hadirkan Lebih dari 300 Booth, Satukan Fashion, Musik, dan Pop Culture
USS 2026 berlangsung pada 6–8 November di JICC Jakarta. Acara ini menghadirkan lebih dari 300 booth, kolaborasi brand Asia Tenggara, fashion, dan pertunjukan musik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 November 2026
USS 2026 Hadirkan Lebih dari 300 Booth, Satukan Fashion, Musik, dan Pop Culture
Fashion
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
Daya tarik eksplorasi material tersebut mendorong Kimoui untuk membuka peluang kerja sama dengan industri tekstil di Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
ShowBiz
Bintang 'DoTS' Jalan di Runway Jenama Korea, Dian Sastro Sampai Eva Celia Tampil Memukau di JFW 2026
Aktris pemeran adaptasi 'Descendants of the Sun', seperti Dian Sastro hingga Eva Celia, tampil elegan lewat rancangan khusus desainer Kim Dae-sung.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bintang 'DoTS' Jalan di Runway Jenama Korea, Dian Sastro Sampai Eva Celia Tampil Memukau di JFW 2026
Fashion
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Upaya Kocca memboyong para praktisi mode fesyen Tanah Air tersebut merupakan implementasi kolaborasi yang nyata antara pihaknya dan JFW.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Fashion
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Memanfaatkan K-drama untuk promosi koleksi baju.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Bagikan