Hasto dan Tom Lembong Dapat Ampunan Bebas Prabowo, Jokowi Sebut itu Hak Prerogatif Presiden
Presiden Ketujuh RI Jokowi (Jokowi). (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) merespons pembebasan eks Menteri Perdagangan Tom Lembong dari jeratan hukum setelah mendapatkan abolisi dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo.
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ini menegaskan hal tersebut hak prerogratif, hak istimewa, yang diberikan UUD kepada Presiden Prabowo. “Ya, itu hak prerogratif, hak istimewa, yang diberikan UUD kita kepada presiden (Prabowo),” ujar Jokowi di kediamannya Solo, Jumat (1/8).
Pemberian amnesti dan abolisi tersebut melewati pertimbangan-pertimbangan dengan hukum dan sosial politik yang sudah dihitung semuanya. “Saya kira setelah melewati pertimbangan-pertimbangan dengan hukum, sosial politik yang sudah dihitung semuanya,” ucap dia.
Dia menyebut hal tersebut juga berlaku kepada Hasto mendapatkan hak prerogatif dan hak istimewa Presiden Prabowo. “Sama (Hasto) itu merupakan hak prerogatif. Itu merupakan hak istimewa presiden (Prabowo) yang diberikan UUD kita dan kita menghormati,” katanya.
Baca juga:
Hasto masih Ditahan, KPK Tunggu Surat Resmi Pemberian Amnesti dari Presiden
Saat disinggung putusan pengampunan tersebut dilakukan setelah vonis dan momen Agustus, Jokowi meminta hal tersebut ditanyakan ke presiden
“Ya, ditanyakan ke presiden (pengampunan dilakukan setelah vonis dan momen Agustus). Ya, semuanya yang namanya pemerintah, presiden pasti memiliki pertimbagan-pertimbangam politik, sisi hukim, sosial politik, saya kita semua jadi pertimbangan,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Amnesti Hasto dan Tom Lembong, Fahri Hamzah: Prabowo Bagus Redam Perpecahan Jelang Kemerdekaan
Bagikan
Berita Terkait
Presiden Prabowo dan PM Australia Albanese Bakal Tandatangani Traktat Keamanan Bilateral
Megawati Paparkan Sikap Politik ke Prabowo Pada Putra Mahkota Abu Dhabi
PKB Kenalkan Seluruh Pengurus Daerah ke Presiden Prabowo di Istana
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Pemerintah Siapkan Pendanaan Gentenisasi, Tidak Andalkan APBN dan APBD
Prabowo Ingin Rumah Pakai Genteng Bukan Seng, Kemenperin Sebut Produksi Sudah Siap
Presiden Prabowo Adakan Pertemuan Dengan Ormas Islam, Bahas Dewan Perdamaian
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029