Hasil Survei LSI: Kepuasaan Terhadap Jokowi Meningkat, TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya
Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan dalam Sidang Pleno Khusus Laporan Tahunan MK di Jakarta, Rabu (24/5/2023). ANTARA/Fath Putra Mulya/am.
MerahPutih.com- Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan hasil survei terkait sejumlah aspek isu nasional, salah satunya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasil survei LSI dirilis pada Selasa (11/7).
Responden diberi pertanyaan: Secara umum, apakah sejauh ini Ibu/Bapak sangat puas, cukup puas, kurang puas, atau tidak puas sama sekali dengan kerja Presiden Joko Widodo.
Baca Juga:
Hasil Survei LSI: Erick Thohir Jadi Kandidat Cawapres yang Paling Disukai
"Kinerja presiden kita lihat di sini 81,9 persen menyatakan puas pada Juli 2023," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan.
Tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi konsisten menguat. Pada April lalu, tingkat kepuasan terhadap Presiden Jokowi 76,8 persen, lalu meningkat menjadi 81,9 persen.
"Trennya itu cenderung mengalami penguatan selama setahun terakhir," imbuh Djayadi.
LSI juga mengeluarkan hasil survei terkait tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga negara. Hasilnya, TNI unggul 88 persen hingga Polri 65 persen.
Tingkat kepercayaan pada DPR, Polri, dan partai politik sedikit mengalami peningkatan dibanding temuan sebelumnya, kemudian tingkat kepercayaan terhadap Kejaksaan Agung, KPK, dan Presiden cenderung stagnan, sementara tingkat kepercayaan pada TNI cenderung menurun.
Baca Juga:
Simulasi 3 Paslon Pilpres 2024, Survei LSI: Ganjar-Erick di Posisi Pertama
"Tingkat kepercayaan kepada lembaga ini trennya tidak mengalami perubahan selama tiga bulan terakhir atau selama katakanlah lima bulan terakhir sejak Februari," kata Djayadi Hanan.
Target populasi survei LSI adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cell phone, sekitar 83 persen dari total populasi nasional. Survei dilakukan pada 1-8 Juli 2023.
Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.
Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1.242 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Margin of error survei diperkirakan ±2.8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling. (Knu)
Baca Juga:
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana