Harga Cabai Tembus Rp130 Ribu per Kilogram, Siapa yang Salah?

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 04 Maret 2017
 Harga Cabai Tembus Rp130 Ribu per Kilogram, Siapa yang Salah?

Pedasnya harga Cabai (ANTARAFOTO/Basri Marzuki)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Meroketnya harga cabai belakangan ini agak meresahkan masyarakat. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah petani cabai gagal panen. Kondisi melangitnya harga cabai hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Lantas, siapa yang salah?

Sebegitu pedaskah harga cabai saat ini?

Sebagai contohnya, harga cabai kecil di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, kini menembus harga Rp130 ribu per kilogram sehingga banyak dikeluhkan kalangan pedagang dan para pembeli di wilayah itu.

"Harga belum turun sejak bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu. Sempat memang naik jauh sampai Rp150.000 per kilogram, kini mandeg pada harga Rp120 ribu sampai Rp130 ribu per kilogram," kata Luh Supadmi, salah satu pedagang di Pasar Banyuasri, Sabtu.

Ia mengatakan, pihaknya tidak dapat berbuat banyak dan mengharapkan adanya perhatian pemerintah daerah segera melakukan tindakan dengan melakukan operasi pasar atau sejenisnya.

Supadmi mengungkapkan, akibat mahalnnya harga cabai menyebabkan dirinya kehilangan banyak langganan. Bukan hanya itu saja, omzet menurun karena memang cabai salah satu kebutuhan pokok yang banyak dicari.

Harga Cabai terus meroket
Harga cabai terus meroket (ANTARA FOTO/Atika Fauziyyah)

"Turun memang omzet saya karena cabai mahal. Turunnya sekitar 30 persen lebih. Harapannya harga segera stabil sehingga kembali seperti sedia kala, langganan juga kembali datang," harapnya.

Ia juga menambahkan, pedagang mengalami kerugian jika terus harga cabai mahal. Cabai yang didiamkan dalam waktu lama akan cepat mengalami pembusukan sehingga tidak dapat dijual.

"Kadang kala kalau harga terlalu mahal sedikit yang beli. Apalagi pedagang kecil seperti saya yang harus membeli cabai dari pengepul dulu. Kalau sudah lama pasti busuk," terangnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat harga cabai yang meningkat hingga mencapai Rp130.000 per kilogram menjadi salah satu pemicu inflasi di Kota Singaraja, ibu kota Kabupaten Buleleng hingga sebesar 0,79 persen dalam bulan Februari 2017.

Inflasi Kota Singaraja 0,79 persen terjadi dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 138,60. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Februari 2017) sebesar 2,59 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun, yakni Februari 2017 terhadap Februari 2016 sebesar 6,48 persen.

Sumber: ANTARA

#Harga Cabai Naik #Petani #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dunia
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Atlet Indonesia Dewa Ayu dan Daniel Hutapea tampil memesona membawa pakaian adat Bali dan Batak pada pembukaan Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Indonesia
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Cari tahu update harga pangan hari ini sebelum ke pasar! Harga cabai rawit merah meroket sampai Rp84.400 dan telur ayam ikut naik. Intip daftar harga sembako terkini selengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Indonesiaku
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Mereren Fest 2026 di Pererenan, Bali, menghidupkan kembali tradisi lokal lewat festival layangan, musik, kreativitas, dan kolaborasi komunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Fun
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Kolaborasi dengan Minikino sejalan dengan salah satu pilar Noema yang menempatkan komunitas dan inklusivitas sebagai bagian penting dari identitas resor.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Indonesia
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Harga cabai rawit merah di Jakarta naik hingga 30,56 persen. Pemprov DKI siapkan tiga strategi pangan murah.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Indonesia
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Rencana yang disiapkan akan menghubungkan kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung dengan sejumlah kawasan pariwisata di Bali Selatan hingga Canggu.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Indonesia
Update Harga Terbaru Pangan Nasional 19 Agustus 2026: Telur Ayam Ras dan Daging Sapi Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp67 Ribu
Sektor komoditas cabai memperlihatkan pergerakan harga tinggi pada seluruh varian produk
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Agustus 2026
Update Harga Terbaru Pangan Nasional 19 Agustus 2026: Telur Ayam Ras dan Daging Sapi Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp67 Ribu
Indonesia
Produksi Beras Pada Januari - September 2026 Hanya Meningkat Tipis 0,01 Dibanding Tahun 2025
Potensi produksi pada Juli hingga September 2026 diperkirakan menurun 0,90 persen menjadi 16,25 juta ton GKG.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Produksi Beras Pada Januari - September 2026 Hanya Meningkat Tipis 0,01 Dibanding Tahun 2025
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Bagikan