MerahPutih.com - The Pokémon Company mengungkap alasan mereka memilih Happy Asmara untuk terlibat dalam proyek serial Pokémon terbaru.
Tak hanya didapuk sebagai pengisi serial, Happy Asmara juga diajak berkolaborasi langsung dengan Pikachu dalam sebuah lagu dangdut spesial yang ditujukan untuk penggemar di Indonesia.
Kolaborasi tersebut hadir lewat lagu berjudul Kopi Dangdut ~ver. Goyang HEPIKA~ yang dirilis melalui YouTube pada 19 Mei 2026.
Dalam lagu ini, Happy Asmara membawakan ulang lagu dangdut legendaris ciptaan Fahmi Shahab dengan sentuhan aransemen baru garapan Tyo Adrian.
Aransemen baru tersebut menghadirkan nuansa musik yang lebih segar, ringan, dan dekat dengan generasi muda tanpa meninggalkan karakter dangdut yang melekat pada lagu aslinya.
Baca juga:
Pokemon Ngamuk, Karakternya Dipakai Gedung Putih untuk Kampanye MAGA
Hadirkan Gerakan Khas 'Goyang HEPIKA'
Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya The Pokémon Company untuk menghadirkan pendekatan budaya lokal dalam memperluas jangkauan serial Pokémon di Indonesia.
Tak hanya lagu, kolaborasi ini juga memperkenalkan gerakan khas bernama 'Goyang HEPIKA'. Nama 'HEPIKA' merupakan gabungan dari kata 'Happy' yang merujuk pada Happy Asmara dan 'Pika', suara ikonik milik Pikachu.
Baca juga:
Jumlah Pengunjung Membeludak, Acara Bagi-Bagi Kartu Pokemon Dibatalkan Mendadak
Lirik Kopi Dangdut ~ver. Goyang HEPIKA~ - Happy Asmara
Kalau kupandang kerlip bintang yang jauh disana
Saat kudengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Irama kopi dangdut yang ceria
Menyengat hati menjadi gairah
Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Dag dug dug detak jantungku
Ser ser ser bunyi darahku
Dag dug dug detak jantungku
Ser ser ser bunyi darahku
Nanana
Mengapa kamu datang lagi menggodaku
Dulu hatiku membeku
Bagaikan segumpal salju
Ku tak mau peduli
Biar hitam biar putih
Melangkah berhati hati
Asal jangan nyebur ke kali
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Irama kopi dangdut yang ceria
Menyengat hati menjadi gairah
Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu
Kalau kupandang kerlip bintang yang jauh disana
Saat kudengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut irama
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
Karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
(far)