Hakim Batalkan Kasus DJ David Mueller Melawan Taylor Swift

Asty TCAsty TC - Sabtu, 12 Agustus 2017
Hakim Batalkan Kasus DJ David Mueller Melawan Taylor Swift

Perseteruan Taylor Swift dengan DJ David Mueller masih berlanjut (Foto: follownews.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAKIM memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus DJ David Mueller melawan Taylor Swift, Jumat (11/8). Alasannya, sang DJ tidak dapat membuktikan bahwa Tay Tay telah membuatnya dipecat karena tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya.

Diberitakan sebelumnya, David hadir dalam konser Taylor di Pepsi Center, Denver, Colorado, AS pada Juni 2013. Setelah sesi foto dalam meet-and-greet bersama Taylor, David harus berhadapan dengan para bodyguard penyanyi 27 tahun itu. Mereka menuduh David telah menggerayangi Taylor di bawah gaun dan meremas bokongnya.

DJ yang bekerja di stasiun radio musik country, 98.5 KYGO, itu pun akhirnya dikawal ke luar arena, menyebabkan ia dipecat. Menyusul insiden tersebut, ia mengajukan tuntutan kepada pelantun "Bad Blood" itu. Mengklaim bahwa dirinya dituduh secara salah, David meminta ganti rugi sebesar USD 3 juta (sekitar Rp 40 miliar).

Menurut dia, jika memang seperti itu kejadiannya, Taylor seharusnya menghubungi polisi dan bukan atasannya. Menurut pernyataan pengacara Taylor, seperti dilansir dari US Magazine, mantan kekasih DJ Calvin Harris itu tidak pergi ke polisi lantaran memang ingin merahasiakan insiden tersebut.

"Itu benar-benar meremas, remasan yang sangat lama. Dia tetap menyentuh pantat saya saat saya menjauh darinya. Saya jelas tidak nyaman. Setelah ini terjadi, rasanya seperti kilat mematikan kepribadian saya," ujar Taylor.

Pengacara David pun membalas bahwa Taylor bisa saja mengambil waktu istirahat sejenak jika memang tuduhan itu benar. Taylor menjawab, "Dan klien Anda bisa saja berfoto secara normal dengan saya. Saya tidak mau merusak pengalaman para fan yang sedang mengantre."

DJ David tetap mengaku tidak menyentuh bokong penyanyi asal Pennsylvania itu, tetapi lebih ke atas, yang ia rasakan sebagai tulang rusuk. Namun, Greg Dent, mantan pengawal Taylor, membantahnya.

"Tangannya masuk di bawah rok Taylor. Saya tidak melihat tangannya menyentuh Taylor secara fisik, tapi saya melihat tangannya di bawah rok. Taylor bereaksi, mendorong roknya ke bawah, dan bergerak. Jadi, saya tahu kalau dia menyentuhnya," ujar Greg, memberi kesaksian. (*)

Baca juga berita artis mancanegara lainnya di sini: 4 Aktris Hollywood Kritik Seksisme Di Industri Film

#Taylor Swift #DJ #Pelecehan Seksual
Bagikan
Ditulis Oleh

Asty TC

orang Jawa bersuara alto

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Mendalam Lagu 'mirrorball' Taylor Swift, Kisah People Pleaser di Balik Kerapuhan
Simak makna lagu 'mirrorball' dari Taylor Swift dalam album folklore. Lagu ini menggambarkan sosok people pleaser yang terus berusaha diterima.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
Makna Mendalam Lagu 'mirrorball' Taylor Swift, Kisah People Pleaser di Balik Kerapuhan
ShowBiz
AMAs 2026, Taylor Swift dan KATSEYE Bersaing Sengit di Kategori Best Music Video
Taylor Swift masuk nominasi lewat karya musik video The Fate of Ophelia, sedangkan KATSEYE bersaing melalui video musik Gnarly.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
AMAs 2026, Taylor Swift dan KATSEYE Bersaing Sengit di Kategori Best Music Video
ShowBiz
Taylor Swift Dijagokan Menang di American Music Awards 2026, Siap Pecahkan Rekor Lagi?
Taylor Swift siap memecahkan rekor di American Music Awards 2026. Ia dijagokan unggul di ajang penghargaan tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Taylor Swift Dijagokan Menang di American Music Awards 2026, Siap Pecahkan Rekor Lagi?
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Paris' Taylor Swift, Sound Dreamy Favorit Konten TikTok dan Instagram
Lagu 'Paris’ dari Taylor Swift jadi salah satu lagu paling dreamy untuk konten estetik karena menghadirkan rasa hangat dan nyaman lewat liriknya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Makna Lirik Lagu 'Paris' Taylor Swift, Sound Dreamy Favorit Konten TikTok dan Instagram
Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
ShowBiz
Lirik ‘Mean’, Lagu Taylor Swift tentang Melawan Perundungan dan Tetap Teguh Berdiri
Lagu “Mean” merupakan karya yang ditulis sekaligus diproduseri sendiri oleh Taylor Swift.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Lirik ‘Mean’, Lagu Taylor Swift tentang Melawan Perundungan dan Tetap Teguh Berdiri
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Bagikan