Teknologi

Hakim Australia Temukan Google Melakukan Pelanggaran Hukum

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 19 April 2021
Hakim Australia Temukan Google Melakukan Pelanggaran Hukum

Hakim Australia Temukan Google melakukan pelanggaran hukum. (Foto: Unsplash/Brett Jordan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEORANG hakim di Australia menemukan Google melakukan pelanggaran terhadap privasi data pengguna. Hal tersebut terbukti pada pengaturan pengaktifan riwayat lokasi pada pengguna yang menggunakan ponsel Android.

Dilansir dari The Verge, Minggu (18/4), menurut Hakim Pengadilan Federal, Thomas Thawley, pelanggaran tersebut telah terjadi dalam kurun waktu antara Januari 2017 hingga Desember 2018. Associated Press melaporkan bahwa temuan tersebut merupakan sebuah pelanggaran terhadap hukum yang berlaku Australia.

Baca juga:

Penyimpanan Google Photos Tak Lagi Gratis Mulai Juni 2021

Bentuk pelanggarannya ialah Google membuat pengguna mempercayai bahwa pengaktifan "Riwayat Lokasi" merupakan satu-satunya cara perusahaan tersebut untuk mengumpulkan data pengguna. Sementara jika tidak diaktifkan, data pengguna tidak terlihat.

Organisasi pengawas konsumen perusahaan di Australia akan memberikan denda kepada Google. (Foto: Unsplash/Daniel Romero)

Nyatanya, pengaturan lain pada akun Google yang diaktifkan secara default, yakni pada pengaturan "Aktivitas Web & Aplikasi", memungkinkan Google tetap bisa menggali informasi pengguna. Bahkan pengaturan riwayat lokasi tidak perlu diaktifkan. Asalkan ponsel Android tetap aktif, data pengguna tetap transparan.

Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (Australian Competition and Consumer Commissio/ ACCC), organisasi pengawas konsumen perusahaan, mengatakan sedang mengupayakan untuk memberikan denda kepada Google. Tetapi mereka tidak menentukan berapa jumlah denda tersebut.

Baca juga:

Mulai Oktober, Google Drive Akan Hapus Otomatis File di Tempat Sampah

"Ini adalah kemenangan penting bagi para konsumen, terutama siapa pun yang peduli dengan privasi online mereka, karena keputusan Pengadilan mengirimkan pesan yang kuat kepada Google dan pihak lain bahwa bisnis besar tidak boleh menyesatkan pelanggan mereka," kata ketua ACCC, Rod Sims, dalam sebuah pernyataan.

Google juga terlibat persidangan hukum di Australia beberapa bulan terakhir. (Foto: Unsplash/heylagostechie)

Ketika dimintai keterangan mengenai temuan tersebut, pihak Google tidak segera membalas permintaan tanggapan tersebut. Seorang juru bicara mengatakan kepada Associated Press bahwa Google tidak setuju dengan apa yang ditemukan oleh hakim. Oleh karena itu, pihak Google tengah mempertimbangkan untuk mengajukan banding.

Selama beberapa bulan terakhir perusahaan teknologi raksasa tersebut telah terlibat dalam beberapa dugaan pelanggaran hukum di Australia.

Seperti pada Februari 2021, pemerintah Australia mengeluarkan sebuah undang-undang yang mewajibkan Google dan Facebook untuk membayar nominal kepada media pemberitaan. Biaya tersebut untuk setiap konten berita dari Media pemberitaan yang didistribusikan di dalam platform mereka. (kna)

Baca juga:

Pengguna Kamera Canon Kini Bisa Otomatis Unggah Foto ke Google Photos

#Teknologi #Google
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - 1 jam, 9 menit lalu
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Lifestyle
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Amazfit memperkuat komitmen mereka dalam menghadirkan smartwatch sport-performance yang membantu pengguna berlatih lebih terarah.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Tekno
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
OPPO Find X10 Ultra kini makin tak tertandingi. Sebab, Vivo X500 Ultra mundur dari kamera telefoto 10x.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Lifestyle
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
AIGEN ULTRA menjadi pilihan laptop AI yang powerful, tapi tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
ShowBiz
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
OPPO Find X10 Ultra kini sedang masuk tahap pengujian. Namun, model Find X10 Pro Max terancam batal rilis.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
Bagikan