Hadapi Inter Milan di Semifinal Liga Champions, Barcelona Wajib Waspadai Skema Bola Mati

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 18 April 2025
Hadapi Inter Milan di Semifinal Liga Champions, Barcelona Wajib Waspadai Skema Bola Mati

Barcelona bertemu Inter Milan di semifinal Liga Champions. Foto: FC Barcelona

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Barcelona berhasil mencapai semifinal Liga Champions usai menang agregat 5-3 atas Borussia Dortmund, Rabu (16/4) lalu.

Namun, lawan Barcelona selanjutnya tak mudah, karena harus mengalahkan Inter Milan, yang juga mengamankan tempat mereka di semifinal setelah bermain imbang 2-2 di Giuseppe Meazza melawan Bayern Munich.

Tim asuhan Hansi Flick akan menjamu Inter Milan di leg pertama semifinal pada Kamis (1/5) di Montjuic, atau hanya empat hari setelah memainkan final Copa del Rey melawan Real Madrid di Seville.

Kemudian, leg kedua dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/5) di Giuseppe Meazza, atau hanya lima hari sebelum pertandingan El Clasico di Laliga.

Baca juga:

Singkirkan Bayern Munich, Inter Milan Hadapi Barcelona di Semifinal Liga Champions

Inter Milan Kini Berada dalam Performa Terbaiknya

Inter Milan singkirkan Bayern Munich di perempat final Liga Champions
Inter Milan singkirkan Bayern Munich di perempat final Liga Champions. Foto: Inter Milan

Barcelona akan menghadapi lawan yang tangguh dan harus berhati-hati. Sebab, Inter dikenal dengan soliditas, kekuatan, dan fleksibilitasnya.

Pada musim keempatnya melatih di klub tersebut, Simone Inzaghi telah membangun tim yang sangat sulit dikalahkan. Ia juga mampu menahan tekanan tinggi melalui umpan-umpan panjang dari bek tengah dan melancarkan serangan balik cepat saat ruang terbuka di belakang garis pertahanan.

Setia pada formasi 3-5-2, yang telah ia terapkan di Lazio, pelatih asal Italia tersebut memiliki skuad yang terlatih dengan baik dan sepenuhnya memahami sistem yang dibuat.

Bek sayap Inter Milan, Di Marco, Darmian, dan Dumfries, yang saat ini cedera dan diragukan tampil, bisa berkontribusi dalam hal ofensif sekaligus memulihkan diri dalam hal defensif dengan cepat.

Baca juga:

Bikin Pelanggaran Konyol, Thomas Partey Absen di Semifinal Liga Champions

Sementara itu, masih ada Pavard, Acerbi, dan Bastoni, yang membentuk inti solid, kemudian didukung oleh segitiga lini tengah yang fleksibel, seperti Mkhitaryan, Calhanoglu, dan Barella. Semuanya mampu melakukan rotasi posisi dan melakukan serangan mendadak ke kotak penalti.

Pada lini depan, Inter memiliki Lautaro Martinez, yang kini menjadi kapten tim dan pemimpin yang tak terbantahkan. Bermain bersama Marcus Thuram di lini depan, Inter telah meningkatkan permainannya secara signifikan.

Mereka adalah pencetak gol terbanyak tim, di mana Thuram mencetak 14 gol di Serie A dan Lautaro 12 gol. Selain itu, Lautaro juga telah mencetak delapan gol di Liga Champions.

Barcelona Harus Waspada terhadap Skema Bola Mati

Barcelona wajib waspadai skema bola mati
Barcelona wajib waspadai skema bola mati. Foto: FC Barcelona

Barca, yang telah kebobolan tiga dari 11 gol terakhir mereka dari tendangan sudut, perlu memberi perhatian khusus pada skema bola mati.

Baru-baru ini, Inter mencetak kedua gol mereka melawan Bayern dari situasi bola mati. Mereka juga memimpin Serie A dalam jumlah umpan silang yang dikirim ke kotak penalti.

Saat ini, Inter berada di puncak klasemen Serie A dengan 21 kemenangan, delapan seri, dan hanya tiga kali kalah, dengan torehan 72 gol dan kebobolan 31 gol. Sama seperti Barca, mereka mengejar treble musim ini.

Baca juga:

Melaju ke Semifinal Liga Champions, Inter Milan Berpeluang Raih Treble Musim ini

Kampanye Liga Champions mereka juga sama mengesankannya, dengan sembilan kemenangan, dua seri, dan hanya satu kekalahan dalam 12 pertandingan. Mereka kalah saat bertandang ke Bayer Leverkusen (1-0).

Hanya dua musim lalu, Inter mencapai final Liga Champions, yang kalah tipis 1-0 dari Manchester City asuhan Pep Guardiola. (sof)

#Lirik Lagu #Makna Lagu #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan