Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Pemangkasan Serentak di 5 Wilayah Jakarta

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 15 November 2025
Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Pemangkasan Serentak di 5 Wilayah Jakarta

Ilustrasi: Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengevakuasi pohon tumbang di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025). ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) melaksanakan kerja bakti pemangkasan pohon secara serentak di lima wilayah kota sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim hujan dan potensi angin kencang yang diprediksi berlangsung hingga akhir tahun.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan mengenai peningkatan intensitas hujan, potensi angin kencang, serta hujan ekstrem yang dapat terjadi secara sporadis hingga akhir Desember. Kondisi tersebut dapat memicu kerentanan pada pohon, terutama yang sudah menua, memiliki struktur batang rapuh, atau berada di titik-titik rawan.

Sebagai respons atas situasi tersebut, Distamhut memangkas dan meremajakan pohon di enam lokasi prioritas yang memiliki tingkat mobilitas tinggi. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Fajar Sauri mengatakan pekerjaan dilaksanakan pada akhir pekan atau malam hari untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga.

Lokasi yang menjadi fokus penanganan meliputi Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jalan Prof Moh Yamin Sutan Syahrir, Menteng, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jalan Dr KRT Radjiman Widyodiningrat, Cakung, dan Jalan MT Haryono, Tebet.

Baca juga:

Pohon Tua di Jakarta Berubah Jadi 'Malaikat Pencabut Nyawa' Saat Hujan Ekstrem, DPRD Desak Pemangkasan 62 Ribu Pohon Sebelum Korban Berjatuhan Lagi



Fajar menjelaskan, selain kegiatan pemangkasan rutin yang dilakukan setiap Rabu, pihaknya juga meningkatkan intensitas pemangkasan dan pemeriksaan kesehatan pohon sepanjang tahun.

"Sejak Januari hingga awal November 2025, sebanyak 63.444 pohon telah kami pangkas dan 6.513 pohon sudah melalui pemeriksaan kesehatan. Ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan warga dan pengguna jalan," ujar Fajar di Jakarta, Sabtu (15/10).

Selain pemangkasan, Distamhut melakukan pemetaan risiko menggunakan pendataan spasial, inspeksi visual, serta pengukuran kondisi tajuk dan akar. Pohon yang masuk kategori berisiko tinggi mendapat penanganan khusus, antara lain perawatan intensif, pengurangan massa tajuk, pemasangan steger, hingga rekomendasi penggantian pohon bila dinilai membahayakan keselamatan.

Koordinasi juga diperkuat bersama pihak kecamatan dan kelurahan untuk mempercepat deteksi dini terhadap laporan pohon miring, patah, atau mengganggu fasilitas umum. Seluruh laporan yang disampaikan melalui kanal pengaduan resmi ditindaklanjuti maksimal dalam 1x24 jam, terutama pada situasi cuaca ekstrem.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi pohon tumbang, seluruh posko Distamhut baik di tingkat provinsi maupun kota disiagakan 24 jam.

Berikut daftar posko siaga:

- Posko Distamhut Provinsi — Suriadih (0857-7388-5599)
- Sudin Tamhut Jakarta Pusat — Hasan Sidik (0857-1892-1759)
- Sudin Tamhut Jakarta Utara — Kadir (0852-8147-3023)
- Sudin Tamhut Jakarta Barat — Adji Okta (0896-7001-4107)
- Sudin Tamhut Jakarta Selatan — Syaiful (0896-1607-5173)
- Sudin Tamhut Jakarta Timur — Yudha (0822-4974-5016)

Dalam arahannya, Fajar menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh petugas lapangan. Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan keberadaan pohon rawan tumbang melalui kanal pengaduan resmi agar dapat segera ditangani.

"Pastikan armada dan peralatan kerja selalu dalam kondisi siap. Komunikasi antarwilayah harus diperkuat. Ketika kondisi darurat terjadi, seluruh unsur harus bergerak cepat dan saling mendukung demi keselamatan warga," tutupnya.(Asp)

Baca juga:

Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang, BMKG: Jauhi Pohon dan Bangunan Rapuh

#Cuaca Ekstrem #DKI Jakarta #Pohon Tumbang
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Prediksi Cuaca Jakarta 2 Januari: Waspada Hujan di Jakarta Selatan dan Timur
Terkait parameter lingkungan, suhu udara di Jakarta hari ini diperkirakan berada pada rentang 24 hingga 28 derajat celsius
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
Prediksi Cuaca Jakarta 2 Januari: Waspada Hujan di Jakarta Selatan dan Timur
Indonesia
BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat Guyur Banten dan Jabar pada 2 Januari, Cek Daftar Wilayahnya di Sini
Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan akan mengguyur sebagian besar wilayah Sumatra, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, serta beberapa titik di Kalimantan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat Guyur Banten dan Jabar pada 2 Januari, Cek Daftar Wilayahnya di Sini
Indonesia
Cuaca Ekstrem di Awal 2026, Kepala BMKG Ibaratkan Indonesia ‘Mesin Uap’ Pembentuk Awan Konvektif Tinggi
Indonesia saat ini berada dalam kondisi dinamika global yang memicu peningkatan pembentukan awan hujan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Cuaca Ekstrem di Awal 2026, Kepala BMKG Ibaratkan Indonesia ‘Mesin Uap’ Pembentuk Awan Konvektif Tinggi
Indonesia
Hari Pertama 2026, Naik Bus TransJakarta, MRT, dan LRT Gratis
Seluruh moda transportasi publik di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta dapat digunakan tanpa biaya.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Hari Pertama 2026, Naik Bus TransJakarta, MRT, dan LRT Gratis
Indonesia
Prediksi Cuaca 1 Januari 2026: Siklon Hayley Melemah di Australia, Kota-Kota Besar Indonesia Masih akan Diguyur Hujan Sangat Lebat
Berdasarkan analisis terkini, sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat pada Kamis (1/1)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Prediksi Cuaca 1 Januari 2026: Siklon Hayley Melemah di Australia, Kota-Kota Besar Indonesia Masih akan Diguyur Hujan Sangat Lebat
Indonesia
3.845 Petugas Kebersihan disiagakan di Jakarta Angkut Sampah Malam Tahun Baru 2026
Personel berasal dari seluruh Suku Dinas Lingkungan Hidup 5 kota administrasi, Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA), Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST), hingga Sudin Kepulauan Seribu.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
3.845 Petugas Kebersihan disiagakan di Jakarta Angkut Sampah Malam Tahun Baru 2026
Indonesia
Malam Tahun Baru, 300 Pasukan Hujau Disiapkan di Jakarta Siaga Pohon Tumbang
Pasukan tersebut disiagakan karena Jakarta menghadapi cuaca ekstrem.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Malam Tahun Baru, 300 Pasukan Hujau Disiapkan di Jakarta Siaga Pohon Tumbang
Indonesia
Kenaikan Temperatur Muka Bumi makin Cepat, Picu Kejadian Cuaca Ekstrem
Kenaikan cuaca itu dapat terjadi pada 2029, lebih cepat beberapa tahun ketimbang perkiraan sebelumnya.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Kenaikan Temperatur Muka Bumi makin Cepat, Picu Kejadian Cuaca Ekstrem
Indonesia
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Aksi buruh menolak UMP Jakarta 2026 Rp 5,72 juta terus berlanjut. Gubernur DKI Pramono Anung menjelaskan dasar penetapan sesuai PP Nomor 49 Tahun 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Indonesia
Sampah dalam Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Diperkirakan Menurun, Dinas LH DKI Tetap Kerahkan 3.395 Petugas Kebersihan
Penurunan tersebut dipengaruhi kebijakan pelarangan kembang api serta konsep perayaan yang lebih menonjolkan empati dan solidaritas.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Sampah dalam Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Diperkirakan Menurun, Dinas LH DKI Tetap Kerahkan 3.395 Petugas Kebersihan
Bagikan