Habis Terbakar, Mengenal Lebih Dekat Kastil Shuri Peninggalan Kerajaan Ryukyu

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 31 Oktober 2019
Habis Terbakar, Mengenal Lebih Dekat Kastil Shuri Peninggalan Kerajaan Ryukyu

Kastil Shuri ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. (Foto: matcha-jp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KASTIL Shuri yang terletak di Pulau Okinawa, dilahap Si Jago Merah pada Kamis (31/10) sekitar pukul 02.47 waktu setempat. Kebakaran dilaporkan telah menghancurkan sebagian besar Kastil Shuri. Mendengar kabar ini, banyak orang terkejut mengetahui warisan budaya dunia ini ludes terbakar. Sampai saat ini, belum bisa dipastikan penyebab terjadinya kebakaran.

Mengenal Kastil Shuri, Peninggalan Kerajaan Ryukyu Jepang
Universitas Ryukyu di Okinawa, Jepang. (Foto: smapse)

Peninggalan sejarah tersebut sudah cukup lama menjadi daya tarik wisatawan mancanegara maupun lokal. Kastil ini dulunya milik Kerajaan Ryukyu di Shuri, Okinawa, Jepang. Tahun pertama kali dibangunnya kastil ini tidak diketahui secara jelas.

Baca juga:

Istana Kastil Shuri Okinawa Situs Warisan Dunia Habis Dilahap Api

Namun laman japan-guide mengatakan bahwa Kastil Shuri pada awalnya dibangun pada akhir 1300-an dan memainkan peran integral dalam penyatuan politik pulau itu. Bangunan kastil ini dikelilingi oleh dinding-dinding batu yang melengkung di bagian atas, bangunannya dicat merah, terkenal dengan atap ubin yang miring, serta ukiran-ukiran pada bagian dindingnya.

Mengenal Kastil Shuri, Peninggalan Kerajaan Ryukyu Jepang
Tahta Kerjaan Ryukyu di dalam Kastil Shuri. (Foto: japan-guide)

Selama 450 tahun sejak abad ke-15, Kastil Shuri juga pernah dipakai sebagai istana kerajaan dan pusat administrasi Kerajaan Ryukyu. Kastil ini sempat hancur akibat peperangan dan kebakaran yang terjadi beberapa kali selama berabad-abad. Terakhir adalah dalam Pertempuran Okinawa pada 1945 saat Perang Dunia ke-2.

Setelah Perang usai, Kastil Shuri pernah dijadikan sebagai kampus Universitas Ryukyu hingga tahun 1975. Bangunan yang bertahan saat ini adalah rekonstruksi yang pernah dilakukan pada 1992. Kastil ini ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2000. Lokasi puncak bukit di kastil ini memungkinkan para pengunjung untuk menikmati pemandangan Kota Naha yang indah.

Baca juga:

Kastil Kuno di Jepang Dibuka untuk Turis, Segini Tarifnya

Interior bagunan ini dapat dijelajahi oleh para pengunjung dengan rute melingkar, dimulai dari Nanden. Adapun artefak bersejarah dan pameran informatif yang dipajang dimana menceritakan tentang sejarah Kerajaan Ryukyu. Pengunjung juga dapat merasakan kemegahan yang mengelilingi raja-raja Ryukyu. Replika tahta dan mahkota raja juga dipamerkan di dalam kastil ini.

Jika kamu baru pertama kali datang ke Kastil Shuri, kamu akan disambut dengan Kankaimon, gerbang pertama yang menuju Kastil Shuri. Gerbang ini diberi nama untuk menyatakan kegembiraan atas kedatangan duta-duta Kaisar Cina yang berkunjung. Kankaimon pernah terbakar dan kembali dibangun pada 1974.

Mengenal Kastil Shuri, Peninggalan Kerajaan Ryukyu Jepang
Gerbang Shureimon. (Foto: japan-guide)

Selain itu ada gerbang Shureimon yang juga menjadi warisan kejayaan zaman Kerajaan Ryukyu. Kata Shurei sendiri berarti menjaga kesopanan. Di bagian atas gerbang juga tertulis “Shurei no Kuni” yang berarti Kerajaan Ryukyu adalah kerajaan yang menjujung tinggi kesopanan.

Masih dari laman japan-guide, jika kamu ingin ke Kastil Shuri dengan transportasi umum dapat dicapai dalam waktu 15 sampai 20 menit dari Stasiun Shuri di Monorail Okinawa. Naik bis nomor tujuh atau delapan dan turun di Shurijo-mae. Atau kamu juga bisa gunakan bis nomor satu langsung dari pusat Naha ke Kastil Shuri. Kamu cukup mengeluarkan biaya sebesar 230 yen atau sekitar Rp 456 ribu.

Pada dasarnya, kastil ini dibuka pada 08.30 waktu setempat. Waktu tutup Kastil Shuri pun juga berbeda beda tergantung musim. Setiap bulan April hingga Juni tutup pukul 19.00, Juli hingga September pukul 20.00, Oktober hingga November pukul 19.00, dan Desember hingga Maret pukul 18.00 waktu setempat.

Harga tiket masuk ke kastil ini adalah sebesar 820 yen atau sekitar Rp 105 ribu untu dewasa, 620 yen atau sekitar Rp 79 ribu untuk pelajar SMA, 310 yen atau sekitar Rp 39 ribu untuk pelajar SD atau SMP, dan gratis untuk anak dibawah enam tahun. (And)

Baca juga:

Ladies, Ingin Melancong Sendirian dengan Aman dan Nyaman? Disinilah Tempatnya!

#Jepang #Sejarah #Bangunan Bersejarah #Peninggalan Bersejarah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Bagikan