Habibburachman El Shirazy Puas dengan Film "Ayat-Ayat Cinta 2"

Rina GarminaRina Garmina - Kamis, 07 Desember 2017
Habibburachman El Shirazy Puas dengan Film

Ayat-Ayat Cinta 2. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KESUKSESAN film Ayat-Ayat Cinta yang diangkat dari novel karyanya mendorong Habibburachman El Shirazy membuat Ayat-Ayat Cinta 2.

Film ini lagi-lagi diangkat dari novel Ayat-Ayat Cinta 2 karya Habibburachman. Novel setebal 700 halaman itu dibuat berdasarkan riset selama setahun dengan waktu penulisan dua tahun.

Melihat cerita yang bagus dalam novel tersebut, produser bertangan dingin Manoj Punjabi pun sangat tertarik dengan novel itu. Meski menghabiskan budget yang cukup mahal, dia mantap memproduksinya.

Film Ayat-Ayat Cinta 2 garapan Manoj sukses. Sang penulis novel bahkan mengaku hatinya bergetar kala pertama kali menyaksikan film tersebut. Saking takjubnya, ia mengibaratkan dirinya seperti seorang ibu yang pertama kali melihat anaknya yang baru lahir.

"Malam ini malam yang mendebarkan bagi saya karena Ayat-Ayat Cinta 2 boleh dikatakan malam ini lahir disaksikan oleh dunia. Tadi hati saya bergetar menonton film ini, seperti seorang ibu yang baru lahir dan melihat anaknya," ujar Habibburachman kala ditemui di press conference Ayat-Ayat Cinta 2, di XXI Plaza Indonesia, Rabu (5/12).

Namun, menurut novelis yang akrab disapa Kang Abik tersebut tak semua yang ada di dalam novel dapat diceritakan di film ini. Tak mungkin tulisan yang panjang sekitar 690 halaman dimasukkan dalam film yang durasinya hanya dua jam.

Kendati demikian bukan berarti film tersebut melenceng dari cerita di novel. Film Ayat-Ayat Cinta 2 90% persis dengan kisah dalam novelnya.

"Saya bisa katakan 90% mirip kaya di novel. Kalaupun ada perubahan, ada sedikit. Tapi kalo yang inti intinya seperti karakter Fahri, 100% sama," katanya.

Setelah melihat film secara keseluruhan, Kang Abik pun mengaku sangat puas dengan film serta totalitas akting para pemainnya.

"Terima kasih untuk para aktor yang serius memerankan perannya masing-masing. Saya sebagai penulis puas," tutur Kang Abik.

Di akhir kalimatnya, Kang Abik menyampaikan Ayat-Ayat Cinta 2 datang dengan cinta untuk Indonesia dan dunia serta Ayat-Ayat Cinta 2 serta mengajak orang agar saling menyayangi. Dan dirinya pun berharap semoga semua yang menonton Ayat-Ayat Cinta 2 hatinya dipenuhi dengan cinta. Segala kebencian juga sirna. (Ryn)

Simak pula artikel Syuting Ayat-Ayat Cinta 2, Ini Tantangan Terberat Fedi Nuril.

#Ayat-Ayat Cinta 2 #Film #Ayat-Ayat Cinta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
Agnez Mo mengonfirmasi keterlibatannya dalam film C.L.A.Y. bersama Nicolas Cage. Simak sinopsis dan kabar debut film panjang berbahasa Inggrisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Tekno
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
Filn Street Fighter menguasai box office di Amerika Utara. Namun, pendapatan globalnya masih jauh dari target.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
Paramount mengadaptasi novel Red Rising karya Pierce Brown menjadi film. Francis Lawrence, sutradara The Hunger Games, akan menggarap proyek ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
ShowBiz
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
Netflix siapkan Film Sacrifice. Thriller komedi garapan Romain Gavras, dibintangi Chris Evans dan Anya Taylor-Joy. Kisah penyanderaan dan pengorbanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
ShowBiz
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
Film horor Whalefall hanya meraup US$7,5 juta atau sekitar Rp135 miliar pada pekan pembukaan, jauh di bawah biaya produksi US$60 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
ShowBiz
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
Tim Burton berkolaborasi dengan Kazuo Ishiguro, peraih Nobel Sastra, untuk menggarap film orisinal misterius. Simak fakta proyek terbaru mereka.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Bagikan