Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Gayo, Negeri Kopi

Gutel, Penganan Perang yang Kini Jadi Teman Ngopi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 29 Oktober 2018
Gutel, Penganan Perang yang Kini Jadi Teman Ngopi

Gutel, teman minum kopi khas Gayo. (foto: Instagram @irahlalbandaaceh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANAH Gayo di Aceh terkenal dengan sajian kopinya yang lezat. Kopi Gayo memang diburu banyak pencinta kopi. Bagi orang Gayo, secangkir kopi akan lebih nikmat ditemani sajian gutel.

Gutel merupakan penganan khas Gayo yang terbuat dari tepung beras, kelapa parut, dan sedikit garam. Dulunya, makanan ini dibuat dengan menumbuk beras dalam lesung. Hasil penumbukan itu kemudian ditenting atau diayak agar terpisah bagian yang masih kasar dan sudah halus. Tepung itu kemudian dicampur kelapa, gula arena, dan garam. Setelah tercampur, adaonan dikepal-kepal lalu dikukus.

gutel
Gutel khas Gayo. (foto: Instagram @fitrihafsah_gayo)

Hasilnya, penganan berbentuk unik dengan citarasa manis legit beraroma pandan. Aroma pandan didapat dari penggunaan daun pandan untuk membungkus gutel. Penyajian gutel memang unik. Dua kepal kecil gutel akan dibungkus daun pandan. Hal itulah yang membuat penganan ini wangi.

Tekstur gutel yang sedikit padat membuatnya cocok jadi penganan teman minum kopi. Namun, pada zaman dulu, gutel dibuat khusus untuk bekal pergi jauh, semisal saat berburu atau berperang. Hal itu disebabkan gutel ini tahan disimpang berhari-hari.

Tertarik mencoba? Berikut resep mudah membuat gutel yang diambil dari Indoresep.blogspot.


RESEP GUTEL

BAHAN-BAHAN

Tepung Beras
Kelapa
Gula aren/gula merah
Air
Daun pandan

CARA MEMBUAT

1. Campurkan semua bahan ke dalam wadah. Beri air sedikit demi sedikit hingga mulai menggumpal.

2. Kepal-kepal adonan lalu gulung dengan daun pandan.

3. Kukus hingga matang. Siap disajikan.(*)

#Gayo, Negeri Kopi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Besarnya potensi Kopi Gayo tidak hanya tercermin dari kualitasnya, tetapi juga dari pengakuan pasar internasional terhadap komoditas unggulan asal Aceh
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Bagikan