MerahPutih.com - Pengasuh Ponppes Al-Quraniy Azzayadiy di Solo, Jawa Tengah, KH Abdul Karim Ahmad (Gus Karim) mengungkapkan Didi Kempot sebelum meninggal dunia punya cita-cita yang belum terwujud.
Cita-cita tersebut adalah membuat lagu Jawa Qosidahan Nuansa Islami berduet dengan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf atau ulama terkemuka Solo.
Baca Juga
Berbeda dengan Serangan Jantung, ini Fakta Henti Jantung, Penyebab Kematian Didi Kempot
"Saya masih ingat empat hari lalu bertemu dengan Didi Kempot di Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy di Solo, Jawa Tengah. Almarhum mengungkapkan keinginan itu (bikin lagu Jawa QosidahanNuansa Islami)," ujar Gus Karim di RS Kasih Ibu Solo, Selasa (5/5).
Gua Karim yang merupakan ngaji Presiden Jokowi mengatakan keinginan lain almarhum Didi Kepot adalah berangkat umrah bersama istrinya. Bahkan, berkeinginan umrah juga mengajak dirinya ke Tanah Suci.
"Almarhum Didi Kempot juga berkeinginan berziarah ke makam wali songo (9 Wali Allah) Alhamdulillah akhir-akhir ini beliau dekat dengan urusan agama," kata dia.
Ia menambahkan duet lagu Islami bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf rencananya dilakukan sebelum Ramadan. Namun, takdir berkata lain, cita-cita mulianya itu belum bisa diwujudkannya.
Baca Juga
"Beliau sering minta air yang diberi doa buat kesehatan. Itu yang menjadi kenangan bersama terakhir bersama almarhum. Almarhum adalah sosok tawaduk, rendah diri. Orang besar tetapi tidak sombong, dan merakyat," kata dia," kata dia. (*)
Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

