Gubernur Zola Ungkap Penyebab Banjir di Kota Jambi

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 18 Juni 2017
Gubernur Zola Ungkap Penyebab Banjir di Kota Jambi

Gubernur Jambi Zumi Zola (kanan) berbincang dengan pedagang bumbu masak (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan dari kajian pihaknya, terdapat 17 perumahan bermasalah di Kota Jambi yang menyebabkan banjir jika turun hujan dengan intensitas lebat dan lama.

"Di Kota Jambi saja, ada 17 perumahan mayoritas yang dibangun oleh developper itu bermasalah, ada ketentuan teknis yang tidak dipenuhi. Misalnya setiap perumahan harus punya lokasi resapan air, jadi ketika hujan ada resapan air, tetapi tidak dipenuhi, tidak sesuai dengan teknis," kata Zumi Zola di Jambi, Minggu (18/6).

Zola mencontohkan perumahan Bougenville Kota Jambi, dimana dari keterangan masyarakat satu tahun lalu meski hujan deras tidak terjadi banjir, tetapi tahun ini terjadi dan berulang.

"Di perumahan Bougenville, ternyata bulan lalu dilakukan penimbunan, kemudian ada drainase yang harusnya dibangun dengan lebar 2,5 meter ternyata hanya dibangun satu meter. Masyarakat tidak mengetahui seperti ini, jadi kewajiban dari developerlah untuk memenuhi sisi teknisnya," kata Zumi Zola.

Karena itu dirinya berpesan kepada Pemkot dan Pemkab yang mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) harus teliti apakah semua teknis seperti daerah resapan air sudah dipenuhi atau belum, jika belum harus dibangun dulu instalasi itu "Saya sudah perintahkan untuk memanggil semua yang berkaitan dengan temuan ini, tentu harus berkoordinasi dengan pemkab/pemkot. Ini baru Kota Jambi ada 17 perumahan, yang drainasenya menyempit, ketika menyempit kalau hujan maka air meluap, itu yang terjadi beberapa hari lalu," katanya menjelaskan.

Zola meminta temuan tersebut cepat ditindaklanjuti oleh semua pihak terkait. Dan penerima izin harus membangunan kebutuhan teknis yang belum dipenuhi.

"Solusi sementara yang kita lakukan bersama Balai Sungai yakni dengan menormalisasi aliran air, karena sekarang sedimentasi (pengendapan) sangat tinggi di drainase ini. Kita siapkan alat berat, saya mohon karena titiknya banyak tolong juga pemkab/pemkot bantu, alatnya cepat diturunkan," tegas Gubernur Zola.

Menurut dia, kebutuhan rumah memang sangat tinggi di Jambi, namun developper harus memenuhi syarat untuk membangun perumahan tersebut.

"Kami memahami bahwa permintaan untuk rumah ini kan tinggi, silahkan saya terimakasih kepada developper, tetapi jangan lalai terhadap syarat-syarat dan kewajiban teknis termasuk masalah drainase dan daerah resapan air. Kalau tidak dipenuhi semuanya memberikan sumbangan terhadap banjir di Jambi," katanya lagi.

Selain itu, Zumi Zola megimbau seluruh masyarakat untuk tidak dan jangan pernah lagi membuang sampah di sungai karena itu juga berkontribusi terhadap sedimentasi sungai yang turut menyebabkan terjadinya banjir.

Sumber: ANTARA

#Zumi Zola #Gubernur Jambi Zumi Zola #Banjir #Provinsi Jambi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Bagikan