Gubernur Pramono Respons Keluhan Warga soal PBB yang Naik hingga 10 Kali Lipat

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 02 Juli 2025
Gubernur Pramono Respons Keluhan Warga soal PBB yang Naik hingga 10 Kali Lipat

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat banyak yang mengeluhkan mengenai kenaikan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Jakarta. Bahkan kenaikan ada yang sampai 10 kali lipat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, bahwa kenaikan biaya PBB tersebut bukan disebabkan oleh perubahan tarif, melainkan karena penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) rumah yang selama ini belum pernah diperbarui di beberapa wilayah.

"Persoalannya adalah banyak daerah yang NJOP-nya dari 25 tahun yang lalu gak pernah berubah. Padahal tarifnya sama. Nah NJOP-nya yang kemudian berubah," ujar Pramono di Jakarta, Selasa (1/7).

Sementara tarif PBB gratis saat ini diberlakukan untuk rumah dengan NJOP di bawah Rp 2 miliar serta untuk rumah susun apartemen yang di bawah Rp 650 juta.

Ia menjelaskan, penyesuaian NJOP yang bahkan mencapai sepuluh kali lipat, karena nilai properti di daerah tersebut telah mengalami peningkatan drastis dari sebelumnya.

Baca juga:

Gubernur Pramono Anung Pastikan Kesiapan Menghadapi Musim Kemarau yang Mundur dan Lebih Pendek

Menurutnya, kenaikan NJOP yang signifikan ini rata-rata terjadi di kawasan elit. Meskipun sempat menimbulkan keluhan, Pemprov DKI tetap berkomitmen untuk menagih pajak tersebut.

"Itulah yang kemudian membuat kenaikan yang dikeluhkan oleh sebagian masyarakat. Tetapi NJOP yang naik tinggi, mohon maaf, rata-rata adalah daerah orang kaya," katanya.

Politikus PDI Perjuangan ini juga mengakui, kenaikan tarif PBB ini juga terjadi di rumah miliknya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan yang nilai NJOP-nya masih seperlima dari harga saat ini.

"Sebenarnya bukan PBB-nya yang berubah, tapi NJOP-nya yang naik," imbuhnya.

Meski demikian, penyesuaian tarif NJOP ini memberikan dampak positif pada penerimaan pajak daerah. Bahkan angka penerimaan pajak di Jakarta sudah mencapai 47 persen, jauh melampaui rata-rata nasional yang baru 32 persen.

"Seminggu yang lalu nasional baru 32 persen, kita sudah 47 persen," pungkasnya. (Asp)

#Gubernur DKI Jakarta #Pramono Anung # Nilai Jual Objek Pajak #Pajak Bumi Dan Bangunan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Siapkan Rp 600 Miliar untuk Lanjutkan LRT Jakarta ke Dukuh Atas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan lebih dari Rp600 miliar dari APBD untuk melanjutkan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Siapkan Rp 600 Miliar untuk Lanjutkan LRT Jakarta ke Dukuh Atas
Indonesia
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan angka stunting Jakarta turun dari sekitar 17 persen menjadi 14 persen dalam dua tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Olahraga
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta Rivalitas Tak Dibawa ke Media Sosial
Jelang Persija vs Persib di GBK, Pramono Anung meminta The Jakmania dan Bobotoh menjaga sportivitas serta tak membawa rivalitas ke media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta Rivalitas Tak Dibawa ke Media Sosial
Indonesia
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta The Jakmania Jaga Sportivitas
Jelang Persija vs Persib di SUGBK, Gubernur DKI Pramono Anung meminta The Jakmania menjaga sportivitas, keamanan, ketertiban, dan kebersihan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta The Jakmania Jaga Sportivitas
Indonesia
Menteri Lingkungan Hidup Usul CFD Jakarta Digelar Dua Hari, Pramono: Itu Rasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengkaji usulan CFD digelar dua hari dalam sepekan, yakni Sabtu dan Minggu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Menteri Lingkungan Hidup Usul CFD Jakarta Digelar Dua Hari, Pramono: Itu Rasional
Indonesia
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026, Waktu Tempuh 28 Menit
LRT Kelapa Gading-Manggarai siap diresmikan September 2026. LRT tersebut hanya menempuh waktu 28 menit saja.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026, Waktu Tempuh 28 Menit
Indonesia
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengubah wajah kota agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warga.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Olahraga
Ajukan 1 Syarat Mutlak, Gubernur Pramono Janji Mau Tonton Langsung Duel Panas Persija Vs Persib
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji siap hadir menonton langsung laga el clasico Indonesia Persija vs Persib dengan satu syarat yang tidak bisa ditawar.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Ajukan 1 Syarat Mutlak, Gubernur Pramono Janji Mau Tonton Langsung Duel Panas Persija Vs Persib
Indonesia
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Masih bisa diatasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI karena ketersediaan air masih mencukupi.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Indonesia
Harga Tiket Masuk Ragunan Diusulkan Naik hingga Rp 10 Ribu, Pramono Segera Putuskan
Harga tiket masuk Ragunan diusulkan naik. Untuk dewasa, tarifnya dikenakan hingga Rp 10 ribu.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Harga Tiket Masuk Ragunan Diusulkan Naik hingga Rp 10 Ribu, Pramono Segera Putuskan
Bagikan