GP Ansor Bakal Kirim 1.000 Kader ke Jepang. Ada Apa, Ya?

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 05 Desember 2017
GP Ansor Bakal Kirim 1.000 Kader ke Jepang. Ada Apa, Ya?

Ilustrasi GP Ansor. (Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Selatan di bawah bimbingan LPK Ashabi bekerja sama Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi meluncurkan program Magang bagi 1.000 kader Ansor untuk dikirim ke Japan selama tiga tahun.

"Ini bertujuan memberi pelatihan sambil bekerja guna mempersiapkan tenaga kerja terampil, kompeten, dan produktif, agar sekembalinya di tanah air bisa mengembangkan potensinya," kata Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulsel Rusdi Idrus di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (4/12).

Sementara, Ketua LPK Ashabi Arsyad Mubarak pada pertemuan di kantor BLKI Sulsel mengemukakan, pemagangan diartikan sebagai bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh GP Ansor Sulsel dan LPK Ashabi Cabang Sulsel.

Pihaknya berusaha untuk menyalurkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan dilatih menjadi tenaga kerja berkualitas, sesuai dengan standar tenaga kerja di Jepang.

"Para peserta magang dilatih dan dibina tenaga pengajar yang telah terlatih di bidangnya masing-masing untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuannya sebelum berada di Jepan," kata Arsyad.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa program magang ke Jepang akan memberikan kontribusi terhadap pengurangan pengangguran.

Bahkan, apabila setelah kepulangan dari Jepang, alumni magang mampu membuka usaha mandiri yang menyerap banyak tenaga kerja.

"Saya bangga dengan Ansor sebuah organisasi yang mendapat kepercayaan penuh dari Pemerintah Pusat untuk program magang ini, meski kami tidak dapat jatah. (*)

Sumber: ANTARA

#GP Ansor # NU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, memiliki posisi sebagai simbol kepemimpinan organisasi sehingga harus menjaga fokus dalam menjalankan mandat muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Indonesia
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Sekitar 1.500 stan UMKM berdiri di sepanjang kawasan pesantren. Bazar yang berlangsung 20-31 Agustus 2026 tersebut dilengkapi panggung budaya dan pasar malam
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
50.000 Rombongan Nahdliyin Ramaikan Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Tok! Pemilik Hak Suara di Muktamar Ke-35 NU Hanya 557 Orang 3% DPT Dicoret
Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 557 orang.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Tok! Pemilik Hak Suara di Muktamar Ke-35 NU Hanya 557 Orang 3% DPT Dicoret
Indonesia
Isu Politik Uang Jelang Muktamar NU Dinilai Sangat Ironis
NU selama ini dipandang sebagai organisasi keagamaan yang kekuatan utamanya bertumpu pada moralitas dan nilai-nilai keislaman.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Isu Politik Uang Jelang Muktamar NU Dinilai Sangat Ironis
Indonesia
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Kemunculan banyak figur kandidat justru akan semakin memperkaya proses demokratisasi serta diskursus gagasan di internal organisasi. 

Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Indonesia
Jadi Biang Kegaduhan NU, Kiai Miftah dan Gus Yahya Dinilai tak Layak Maju lagi di Muktamar
Warga NU di tingkat bawah memiliki aspirasi sederhana, yakni agar para muktamirin memilih calon pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Jadi Biang Kegaduhan NU, Kiai Miftah dan Gus Yahya Dinilai tak Layak Maju lagi di Muktamar
Indonesia
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Mencari format kepemimpinan ideal bukan berarti meremehkan kepemimpinan saat ini, melainkan merespons tantangan zaman dengan berpijak pada warisan para masyayikh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS Hikam Yakin Muktamar NU Lancar Walau Ada Riak-Riak di Internal, Tetap Kedepankan Tradisi Musyawarah
Indonesia
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
NU telah ikut membentuk DNA Indonesia bersama PNI, Muhammadiyah, dan seluruh komponen bangsa lainnya. 

Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
Indonesia
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Prabowo mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mereformasi tata kelola BUMN yang dinilai tidak produktif dan jumlahnya terlalu banyak. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Bagikan