MerahPutih.com - Lamine Yamal memberikan kekhawatiran besar bagi Barcelona dan timnas Spanyol terkait cederanya.
Ia dipaksa keluar lapangan setelah mencetak gol penalti dalam kemenangan Barca atas Celta Vigo di La Liga, Kamis (23/4) dini hari WIB.
Menurut laporan, indikasi awal adalah ia mengalami robekan otot hamstring. Namun, tingkat keparahan robekan dan lamanya Yamal absen akan dikonfirmasi melalui pemindaian setelah pembengkakan mereda.
Baca juga:
Namun, Yamal bisa absen hingga akhir musim dan perhatian akan beralih ke Piala Dunia 2026. Ia seharusnya menjadi pemain kunci bagi timnas Spanyol.
"Kita harus menunggu. Kita harus melihat apa yang terjadi. Ada sesuatu. Dia merasakannya. Setelah gol, dia tidak mau meninggalkan lapangan tanpa alasan," kata Flick usai pertandingan.
"Jadi ada sesuatu. Sesuatu terjadi. Semoga tidak terlalu parah, tetapi kita harus menunggu sampai besok."
Barcelona Harus Kehilangan Lamine Yamal dan Joao Cancelo
Yamal memenangkan dan mengeksekusi tendangan penalti untuk memberi Barca keunggulan di menit ke-40. Alih-alih merayakan gol tersebut, ia langsung terjatuh dan memanggil staf medis.
Tayangan ulang menunjukkan pemain 18 tahun itu memegangi otot paha belakangnya, setelah mencetak gol penalti yang terbukti cukup memberi Barcelona kemenangan.
Setelah menerima perawatan di lapangan selama beberapa menit, ia mampu berjalan keluar lapangan. Namun, ia tidak dapat melanjutkan pertandingan. Roony Bardghji pun menggantikannya tepat sebelum jeda babak pertama.
Yamal dijadwalkan akan melakukan debutnya di Piala Dunia 2026 bersama Spanyol melawan Tanjung Verde pada 15 Juni mendatang.
"Semoga Lamine hanya absen beberapa minggu," kata gelandang Barcelona, Pedri.
Baca juga:
Real Madrid Terancam Tanpa Trofi, Nasib Alvaro Arbeloa Kembali di Ujung Tanduk
"Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Dia perlu tetap tenang karena dia masih muda dan pasti akan pulih dengan baik."
Barcelona juga kehilangan bek sayapnya, Joao Cancelo, karena cedera otot di kaki kanannya pada menit ke-24.
"Kami berharap cedera mereka tidak serius dan mereka segera kembali bersama kami," kata kiper Barcelona, Joan García.
Barca sendiri tidak boleh kehilangan Yamal dalam waktu lama, karena mereka berusaha untuk meraih gelar La Liga 2025/26.
Baca juga:
AC Milan Turunkan Harga Rafael Leao, Barcelona Tunggu Keputusan Marcus Rashford
Kemenangan tersebut membawa Barcelona unggul sembilan poin dari Real Madrid, yang berada di posisi kedua dengan enam pertandingan tersisa.
Barca dan Madrid masih harus saling berhadapan. Kedua rival abadi itu akan kembali bertemu di El Clasico pada 10 Mei 2026 mendatang. (sof)