GM Investasi Rp 13,7 Triliun untuk Produksi Mesin V-8
Investasi GM juga mencakup pembuatan pabrik. (Foto: Unsplash/Chad Kirchoff)
PABRIKAN mobil asal Amerika Serikat General Motors (GM) mengumumkan rencananya untuk menginvestasikan USD 918 juta atau sekitar Rp 13,7 triliun di empat pabrik, dengan sebagian besar untuk menyiapkan fasilitas produksi mesin Small Block V-8 generasi keenam.
Mengutip Antara, Minggu (22/1), dari total investasi itu USD 854 juta (Rp12,7 Triliun) di antaranya untuk fasilitas produksi mesin V-8, dan 64 USD juta dolar (Rp 958 miliar) untuk pabrik pengecoran dan komponen kendaraan listrik (EV) di Rochester, New York, dan Defiance, Ohio.
"Kami mengumumkan investasi yang signifikan untuk memperkuat jajaran pikap dan SUV ukuran penuh kami yang terdepan di industri dengan menyiapkan empat fasilitas (di) AS untuk membangun mesin Small Block V-8 generasi keenam GM," kata Gerald Johnson, Wakil Presiden Eksekutif GM Manufaktur Global dan Keberlanjutan di GM.
Baca juga:
Investasi ini membuka peluang GM untuk memperkuat bisnis truk ukuran penuh dan SUV terdepan di industri otomotif dan terus mendukung pertumbuhan produk EV dari perusahaan itu.
Pengumuman ini membawa komitmen investasi fasilitas manufaktur GM menjadi lebih dari USD 37 miliar (Rp554 Triliun) sejak 2013, termasuk pabrik patungan Ultium Cells LLC.
Investasi ini mendukung operasi manufaktur GM yang mencakup lebih dari 50 pabrik perakitan, stamping, propulsi, dan komponen serta pusat distribusi suku cadang di seluruh AS.
Lebih jauh, GM menjelaskan bahwa di pabrik Flint Engine Operations di Michigan, GM akan menginvestasikan USD 579 juta (Rp 8,6 triliun) untuk menyiapkan perakitan mesin Small Block V-8 generasi keenam GM beserta perlengkapannya.
Pekerjaan peningkatan pabrik itu akan segera dimulai. Pabrik Flint akan terus memproduksi mesin 3.0L turbo-diesel selama renovasi fasilitas. Mesin diesel 3.0L GM digunakan dalam berbagai truk tugas ringan.
Baca juga:
Chevrolet Corvette E-Ray, Super Car Listrik Bertenaga 665 DK
Di Bay City GPS di Michigan, GM akan menginvestasikan USD 216 juta (Rp 3,2 triliun) untuk mempersiapkan fasilitas guna membangun camshafts, connecting rods dan block/head machining yang mendukung produksi V-8 mendatang di Flint Engine Operations.
Kemudian, GM akan menginvestasikan USD 55 juta (Rp 823 miliar) di fasilitas Defiance, Ohio. Senilai USD 47 juta (Rp 704 miliar) akan diinvestasikan untuk mempersiapkan fasilitas untuk membangun berbagai pengecoran blok untuk mendukung program mesin V-8 di masa mendatang. (kna)
Baca juga:
Mengintip Spesifikasi V21L, Motor Listrik Balap Perdana dari Ducati
Bagikan
Berita Terkait
SUV Listrik LEPAS E4 Debut Global di IIMS 2026, Siap Guncang Pasar Otomotif Indonesia
Jeep Pamer Ketangguhan Wrangler dan Gladiator di IIMS 2026 Demi Manjakan Pencinta Adrenalin
Jaecoo Ajak Pengunjung IIMS 2026 Rancang Desain J5 EV
Changan Unjuk Gigi di IIMS 2026, Bawa Teknologi Global dan Produksi Lokal
Mazda Tancap Gas di IIMS 2026, Perkenalkan The New CX-60 Sport
Changan Debut di IIMS 2026, Siap Garap Potensi Besar Pasar Otomotif Nasional
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
180 Brand Otomotif Siap 'Perang' Inovasi di IIMS 2026, Intip Bocorannya
IIMS 2026 Pecah Rekor Komunitas Terbanyak: Ada Drifter Amerika Hingga Iwan Fals, Cek Harga Tiketnya Di Sini