Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Giliran Ruang Anggota DPR Demokrat Jadi Sasaran Tembakan Peluru

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 17 Oktober 2018
Giliran Ruang Anggota DPR Demokrat Jadi Sasaran Tembakan Peluru

Anggota DPR dari Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya. Foto: wikidpr.org

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus penembakan dan pelurus nyasar kembali terjadi di Gedung DPR. Setelah beberapa hari lalu terjadi di ruang anggota DPR dari Fraksi Gerindra dan Golkar, kali ini menimpa wakil rakyat dari Fraksi Demokrat atas nama Vivi Sumantri Jayabaya.

"Hari ini kami dapat laporan dari staf anggota kami di ruangan Vivi ada peluru nyasar," kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Didik Mukrianto, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (17/10).

Didik menjelaskan ruangan Vivi Sumantri berada di Gedung Nusantara 1 lantai 10 nomor 1008. Menurut dia, peristiwa bekas peluru nyasar itu baru diketahui pada Selasa (16/10) dan hari ini meminta Kepolisian untuk menginvestigasi.

Kaca di salah satu ruangan di lantai 13 Gedung DPR bolong terkena peluru pada Senin (15/10) kemarin. (ist)

Terkait peristiwa peluru nyasar di Gedung DPR yang terjadi Senin (15/10) lalu, kata Didik ruangan Vivi dalam keadaan kosong dan baru diketahui ada bekas penembakan pada Selasa (16/10). Bekas peluru menembus tembok dan pembatas ruangan dan ditemukan bersarang di sebuah lemari. "Saya tidak dalam keahlian untuk memastikan arah tembakan namun ruangan ini menghadap ke lapangan tembak Perbakin," tandas dia, dilansir dari Antara.

Untuk diketahui, Subdit 6 Direktorat Kriminal Umum (Krimum) Polda Metro Jaya telah menangkap dua tersangka yang diduga melakukan penembakan ke Gedung DPR, Senin (15/10) lalu. Mereka merupakan PNS Kementerian Perhubungan berinisial IAW dan RMY.

Dua tersangka IAW dan RMY saat itu memang tengah berlatih menembak di lapangan tembak yang terletak di kawasan Senayan Jakarta Pusat pada Senin, (15/10) kemarin. Peluru mereka menyasar di ruang kerja anggota DPR Komisi III fraksi Gerindra Irjen Pol (purn) Wenny Waraouw dan anggota DPR Fraksi Golkar Bambang Heru Purnomo. Atas perbuatannya, polisi menjerat kedua tersangka dengan ‌pasal 1 ayat 1 undang-undang Darurat no 12 dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*)

#Penembakan Misterius #Peluru Nyasar Ke DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mabes TNI Pegang Kendali Penumpasan KKB Papua Pasca Penembakan Pesawat Smart Air
Kondisi 13 penumpang itu masih belum dapat dipastikan karena laporan yang diterima masih bersifat awal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Mabes TNI Pegang Kendali Penumpasan KKB Papua Pasca Penembakan Pesawat Smart Air
Indonesia
Garda Terdepan Diplomasi Indonesia Jadi Sasaran Kriminal, DPR Dorong Pemerintah Segera Bertindak dan Jamin Keamanan Diplomat
Harus ada SOP pengamanan yang jelas untuk diplomat kita, agar peristiwa seperti ini tidak terulang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 September 2025
Garda Terdepan Diplomasi Indonesia Jadi Sasaran Kriminal, DPR Dorong Pemerintah Segera Bertindak dan Jamin Keamanan Diplomat
Indonesia
Warga Musi Banyuasin Ditembak Mati di Loket Bayar Listrik, Pelaku Kabur
Saat ini, kepolisian setempat masih memburu pelaku penembakan.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 November 2024
Warga Musi Banyuasin Ditembak Mati di Loket Bayar Listrik, Pelaku Kabur
Dunia
Terjadi Penembakan Massal di Mississippi AS, 3 Tewas Belasan Luka-Luka
Walikota Indianola Ken Featherstone membenarkan tiga korban tewas Penembakan Massal di Mississippi AS itu merupakan pria, dengan usia semuanya sama masih 19 tahun
Wisnu Cipto - Senin, 22 Juli 2024
Terjadi Penembakan Massal di Mississippi AS, 3 Tewas Belasan Luka-Luka
Indonesia
Pengungkapan Kasus Tertembaknya Pengawal Kapolda Kaltara Harus Terbuka
Proses penyelidikan dilakukan dengan profesional dan transparan agar tidak menimbulkan stigma negatif.
Zulfikar Sy - Senin, 25 September 2023
Pengungkapan Kasus Tertembaknya Pengawal Kapolda Kaltara Harus Terbuka
Bagikan