Geliat Musik Dangdut Jadul OM Lorenza: Bermula dari Iseng Rekam Video

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Februari 2025
Geliat Musik Dangdut Jadul OM Lorenza: Bermula dari Iseng Rekam Video

Personel OM Lorenza berkumpul sebelum pentas musik menghibur warga musik dangdut jadul, Selasa (11/2). (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aku iki tukang tambal ban. Uripe Sak ndalan-ndalan. Golek duit, duit sing halal. Penting cukup kanggo sandang lan pangan. Aku iki tukang tambal ban. Rejekine untung-untungan.

Penggalan lirik lagu berjudul Tambal Ban bernuansa dangdut jadul ciptaan Om Lorenza tersebut mendadak jadi buah bibir para netizen. Bahkan, lagu ini memang viral di pelbagai platform media sosial, terutama Instagram dan Tiktok.

Lagu itu berkisah tentang keseharian seorang tukang tambal ban yang mencari rezeki di jalan. Lagu ini menjadi andalan kelompok musik Orkes Melayu (OM) Lorenza dengan nuansa musik zaman 70’-80’an.

OM Lorenza yang digawangi oleh Murjiyanto, kerap menggelar pentas berpindah-pindah dari kampung ke kampung sesuai orderan.

Meski musik yang dibawakan adalah dangdut lawas yang hampir seluruh lagunya hidup di era A Rafiq dan Ellya Khadam, penampilan mereka begitu digandrungi penonton yang berasal dari berbagai latar belakang dan umur, termasuk gen Z yang pasti belum lahir saat lagu-lagu itu terkenal.

Dari setiap penampilannya dalam video yang diunggah berbagai akun medsos, terlihat ribuan penggemar dangdut lawas tengah menikmati irama musik sambil berjoget santai.

Dalam video yang telah dibagikan ke pelbagai platform medsos tersebut, hampir semua penonton yang datang ikut bernyanyi dan bergoyang di depan panggung.

Baca juga:

Lirik Lagu 'Tambal Ban' Om Lorenza, Viral di Internet lewat Gaya Klasiknya

Lebih menarik lagi, hampir semuanya berdandan dengan kostum ala dekade 1970-an. Bisa dibilang, penampilan OM Lorenza adalah representasi sebenarnya dari dangdut lawas.

Konser unik di kampung-kampung ini bukanlah yang kali pertama digelar OM Lorenza. Di Solo dan sekitarnya, grup musik tersebut memang sudah cukup terkenal dan beberapa kali tampil di atas panggung.

Di balik kesuksesannya, mereka ternyata hanya iseng merekam video musik saat pandemi Covid-19. Dalam penampilannya, OM Lorenza memang selalu memakai kostum klasik ala pedangdut era 1970-an yang terkenal dengan celana cutbray dan kemeja ketat yang kancingnya dibuka hingga se-dada untuk yang laki-laki, atau dress berlengan balon untuk yang perempuan.

“Saya tak menyangka lagu Tambal Ban ciptaannya itu viral di medsos. Semenjak banyak penonton mengupload di medsos, pihaknya banyak orderan pentas luar kota,” ujar Pendiri Om Lorenza Murjiyanto, Rabu (12/2).

Baca juga:

Alasan Fadli Zon Belum Mau Ajukan Musik Dangdut Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO

Dia menjelaskan lagu-lagu dangdut lawas mulai dibawakan sekitar dua tahun belakangan. Ia pun tidak menyangka OM Lorenza akan berkembang sebesar ini.

“Awalnya hanya iseng merekam kegiatan bermain gitar dan bernyanyi lagu-lagu dangdut lawas di depan rumahnya (basecamp) di Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, untuk mengisi waktu, lalu mengunggahnya ke medsos saat pandemi Covid-19.

“Video iseng itu mendapat respons positif dari warganet. Mendorong kami OM Lorenza tampil membawakan lagu-lagu lawas,” ucap dia.

Setelah pandemi berakhir, kata dia, OM Lorenza pun mulai rajin tampil di acara resepsi pernikahan dengan membawakan lagu-lagu jadul. Benar saja, penampilan tersebut bikin banyak orang terhibur.

“Musik kami juga diterima berbagai kalangan, termasuk anak muda sampai viral tahun ini. OM Lorenza terbentuk 2012, grup musik ini telah mengalami jatuh bangun, termasuk bongkar pasang personel dan sub-genre dangdut,” papar dia.

Dia menambahkan pada 2022 mulai konsisten dengan dangdut lawas. Tagline OM Lorenza saat ini adalah 'Dangdut Jadulnya Indonesia' dan tercipta lagu Tambal Ban.

“Dulu kami hanya manggung di sekitar Solo Raya, tapi sekarang mulai banyak tawaran manggung di kota lain seperti Jepara, Yogyakarta, dan Pacitan. Antusias warga juga luar biasa setiap kami tampil,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Musik Dangdut #Musik #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan