Gegayaan Sepatu Roda Gegara Film 'Olga dan Sepatu Roda'
Film Olga dan sepatu roda yang terkenal di 90an. (Foto: IMDb, Wikipedia)
FILM seringkali memengaruhi para penontonnya, baik dari gaya berbicara, penampilan, hingga keterampilan yang dilakukan oleh tokoh dalam film tersebut. Penonton yang telah menyaksikan suatu film biasanya ada yang terinspirasi dan ingin melakukan apa yang dilakukan oleh tokoh dalam film.
Seperti film Olga dan Sepatu Roda. Film yang dirilis pada 1992 ini membuat banyak anak muda di era 90an terinspirasi oleh Olga sang karakter utama yang memiliki keterampilan dalam bermain sepatu roda.
Baca juga:
Olga dan Sepatu Roda menceritakan tentang kehidupan siswi SMA bernama Olga (Dessy Ratna Sari) yang hobby bermain sepatu roda. Kala itu Olga memiliki sepatu roda yang sudah rusak dan ia menginginkan untuk membeli sepasang sepatu roda baru untuk mengikuti kompetisi maraton yang akan dilakukan.
Olga yang terlahir di keluarga yang kondisi ekonominya terbilang cukup “berada”, tidak dibiasakan oleh orang tuanya untuk mendapatkan segala sesuatu yang ia inginkan. Termasuk ketika Olga ingin membeli sepatu roda barunya. Olga akhirnya berinisiatif untuk mencoba melamar kerja sebagai penyiar di sebuah stasiun radio. Dan ia berhasil mendapatkan pekerjaan tersebut.
Karena olga memiliki suara yang cukup “berkarakter” maka ia dengan mudah mendapatkan banyak penggemar dari siarannya di radio. Pihak dari stasiun radio tersebut akhirnya meminta Olga untuk menambah jam siarannya. Tetapi karena ia masih bersekolah, akhirnya nilai-nilai pelajarannya pun menurun, serta membuat konflik pribadi maupun dengan keluarganya.
Baca juga:
Singkat cerita, Olga berhasil membeli sepatu roda yang ia inginkan, dan setelah menyelesaikan konfiknya ia dapat mengatur jadwal untuk siaran tetapi tetap bersekolah, serta ia mampu menjuarai perlombaan maraton yang digelar.
Dari film tersebut, sepatu roda jenis Quadskate yang digunakan Olga mulai digemari oleh banyak kalangan muda di era 90an. Mereka terinspirasi dengan Olga yang memiliki keterampilan untuk bermain sepatu roda di masa mudanya.
Kala itu sepatu roda menjadi olahraga yang juga menunjang fesyen dari seseorang, siapa pun yang mengenakan sepatu roda quadskate akan terlihat gaul, trendy, atau modis.
Selama pandemi, banyak orang yang memiliki waktu luang di rumah lebih banyak. Akhirnya mereka kembali menggeluti hobbynya, termasuk bersepatu roda. Banyak kalangan muda yang kini kembali menggemari bermain sepatu roda, termasuk jenis Quadskate ini yang trending di era 90an.
Namun, kini sepatu roda yang lebih banyak digemari adalah model Inline yang lebih mudah dan ringan untuk digunakan. (kna)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Sinner Pecahkan Rekor Oscar, Michael B Jordan Tantang DiCaprio di Kategori Best Actor
Netflix Siapkan 'Enola Holmes 3', Suguhkan Petualangan Lebih Gelap dan Menegangkan
Daftar Lengkap Nomine Oscar 2026: 'Sinners' Mendominasi dengan 16 Nominasi
Film Animasi Keluarga 'Swapped' Siap Tayang di Netflix, Suguhkan Petualangan Lucu Penuh Makna
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
Mawar Eva de Jongh dan Deva Mahenra Beradu Emosi di Series 'Luka, Makan, Cinta'
Netflix Rilis Film Coming of Age 'Surat untuk Masa Mudaku', Tayang 29 Januari 2026
Film 'Aku Sebelum Aku' Siap Tayang di Netflix, Kolaborasi Gina S Noer dan Ringgo Agus Rahman
Intip Sederet Aktor Kawakan yang Turut Memeriahkan Film Terbaru Joko Anwar 'Ghost in Cell'
Joko Anwar Hadirkan Trailer Film 'Ghost in Cell', Satir Penjara Berbalut Horor-Komedi