Cinta yang Tak Bisa Kembali Jadi Cerita Utama EP '5 hours apart, 2017' GANGGA

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 58 menit lalu
Cinta yang Tak Bisa Kembali Jadi Cerita Utama EP '5 hours apart, 2017' GANGGA

Gangga lepas EP terbaru. (foto: dok/gangga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Jakarta, GANGGA atau Gangga Kusuma, kembali menghadirkan karya terbaru melalui EP bertajuk 5 hours apart, 2017. Berisi tiga lagu, rilisan ini menjadi bagian dari perjalanan menuju album keduanya. Lagu Moonlight dipilih sebagai focus track sekaligus menandai karya terbaru GANGGA setelah merilis single SHE pada 14 November 2025.

EP ini mengangkat kisah seseorang yang berusaha memahami hubungan yang kini tak lagi dapat dijangkau. Ceritanya bergerak dari pengkhianatan dan kepedihan akibat ditinggalkan, menuju duka serta penyesalan setelah kehilangan orang terkasih. Pada akhirnya, kerinduan yang mendalam membuat batas antara kenangan dan imajinasi perlahan memudar.

Alih-alih menawarkan penyelesaian yang sederhana, ketiga lagu di dalamnya menggambarkan bagaimana cinta dapat bertahan meskipun sebuah hubungan telah berakhir dan sosok yang dicintai tak mungkin kembali.

“Di suatu tempat di masa lampau, lagu itu masih terus berputar, suaranya telah lama tiada,” ujar GANGGA.

GANGGA Gandeng Produser dari Los Angeles

Dalam proses produksinya, GANGGA berkolaborasi dengan Spathies, produser yang berbasis di Los Angeles, untuk menggarap dua lagu. Sementara itu, satu lagu lainnya diproduseri oleh Will Mara.

EP 5 hours apart, 2017 juga memiliki keterkaitan dengan album GANGGA sebelumnya melalui lagu Blue Jeans dan Whiskey Bottle. Rilisan ini sekaligus meneruskan benang merah emosional yang telah hadir dalam karya-karya terdahulunya.

Ketiga lagu di dalam EP tersebut membawa pendengar menyusuri pengalaman emosional yang berbeda, mulai dari menghadapi cinta yang tak berbalas, merasakan kehilangan orang terkasih, hingga menyimpan kerinduan terhadap seseorang yang hanya bisa ditemui dalam ingatan.

Baca juga:

Lirik Lagu 'SHE' dari Gangga Kisahkan Cerita Mencintai Seseorang

'Dear April', Kisah Cinta dan Pengkhianatan

Lagu pembuka, Dear April, mengisahkan seseorang yang merasa telah memberikan segala kemampuannya untuk sebuah hubungan, tetapi tetap harus menerima kenyataan bahwa dirinya ditinggalkan.

Harapan besar terhadap hubungan tersebut menghadirkan ironi tersendiri. Ada kemungkinan bahwa hanya sang narator yang memandang hubungan itu dengan makna dan kesungguhan yang sama besarnya.

Dalam lagu ini, sosok 'April' menjadi perlambang cinta. Di balik pengalaman ditinggalkan, tersimpan harapan untuk kembali memercayai cinta dan menemukan keberanian untuk membuka hati serta mencintai seseorang lagi.

'I Will', Kerinduan kepada Sosok yang Telah Tiada

Berbeda dari lagu sebelumnya, I Will mengangkat kerinduan kepada seseorang yang telah meninggal dunia. Lagu ini menggambarkan keinginan untuk kembali berbicara dengan sosok tersebut, sekaligus kesadaran bahwa keduanya kini berada di dunia yang berbeda.

Penyesalan menjadi salah satu bagian penting dalam cerita lagu ini. Sang narator membayangkan berbagai hal yang mungkin dapat dilakukan ketika kesempatan masih ada, mulai dari berusaha menyelamatkan orang tersebut hingga memperlakukannya dengan lebih baik sebelum kepergiannya.

Melalui kisah tersebut, I Will menghadirkan pergulatan batin tentang kehilangan dan berbagai hal yang tak lagi bisa diperbaiki setelah seseorang tiada.

Baca juga:

Dere dan Matter Mos Tuangkan Keinginan untuk Menemukan Ketenangan Lewat Single 'Senyum Tidurnya'

'Moonlight' Merangkum Kerinduan dalam Pertemuan Seperti Mimpi

Sebagai focus track, Moonlight merangkum tema kerinduan melalui gambaran pertemuan yang terasa seperti mimpi. Lagu ini memadukan ingatan tentang hubungan yang pernah terjalin dengan keinginan untuk memperoleh kesempatan bertemu kembali, meskipun hanya sekali, di bawah cahaya bulan.

Lagu tersebut menjadi penutup perjalanan emosional dalam EP ini. Kerinduan tak lagi sekadar berkaitan dengan kenangan masa lalu, tetapi juga tentang keinginan untuk kembali merasakan kehadiran seseorang yang kini tak dapat dijangkau.

Konsep Visual Intim Perkuat Cerita EP

Selain melalui musik, 5 hours apart, 2017 diperkuat dengan konsep visual yang mengusung pendekatan dokumenter intim. Potret, ruang-ruang sunyi, hingga benda-benda yang telah rusak digunakan untuk merepresentasikan jejak emosi dari sesuatu yang pernah dijaga.

Elemen visual tersebut mencerminkan kerapuhan, kehilangan, serta keterikatan emosional yang belum menemukan penyelesaian. Pendekatan ini selaras dengan kisah dalam ketiga lagu yang memperlihatkan bagaimana perasaan dapat terus bertahan, bahkan ketika hubungan telah berakhir dan kesempatan untuk bertemu kembali tak lagi tersedia. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Cinta yang Tak Bisa Kembali Jadi Cerita Utama EP '5 hours apart, 2017' GANGGA
GANGGA merilis EP 5 hours apart, 2017, berisi tiga lagu tentang cinta, kehilangan, penyesalan, dan kerinduan. 'Moonlight' menjadi focus track.
Ananda Dimas Prasetya - 58 menit lalu
Cinta yang Tak Bisa Kembali Jadi Cerita Utama EP '5 hours apart, 2017' GANGGA
ShowBiz
Batavia Collective Rilis Spiritual Jazz, Sinful Bass, Gabungkan Jazz dan Musik Klub
Batavia Collective menghadirkan Spiritual Jazz, Sinful Bass, proyek audiovisual yang memadukan improvisasi jazz, broken beat, house, drum & bass, dan energi musik klub.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 35 menit lalu
Batavia Collective Rilis Spiritual Jazz, Sinful Bass, Gabungkan Jazz dan Musik Klub
ShowBiz
Ruth Garcia Tuangkan Konflik Akal dan Perasaan lewat Lagu 'Salahkah', Simak Liriknya
Ruth Garcia merilis 'Salahkah', lagu personal tentang pergulatan batin, bertahan pada cinta yang dikhianati, dan luka yang kembali muncul setelah memaafkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Ruth Garcia Tuangkan Konflik Akal dan Perasaan lewat Lagu 'Salahkah', Simak Liriknya
ShowBiz
Lagu 'Ratu Sejagad' Vonny Sumlang Kembali Viral di Media Sosial, Simak Lirik dan Maknanya
Lagu 'Ratu Sejagad' ciptaan Dani Mamesah dan dipopulerkan Vonny Sumlang kembali viral di media sosial. Lagu ini pertama kali dirilis pada 1987.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Lagu 'Ratu Sejagad' Vonny Sumlang Kembali Viral di Media Sosial, Simak Lirik dan Maknanya
ShowBiz
My Chemical Romance Rilis Lagu 'Someone Out There Loves You' Jelang Tampil di Jakarta
My Chemical Romance merilis 'Someone Out There Loves You', lagu dari rekaman penampilan di Hoboken pada 2007, menjelang penampilan mereka di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
My Chemical Romance Rilis Lagu 'Someone Out There Loves You' Jelang Tampil di Jakarta
ShowBiz
Lagu 'Boston' Viral di TikTok, Stella Lefty Bawa Kisah yang Relatable soal Komitmen
Penyanyi country Stella Lefty mencuri perhatian global setelah single 'Boston' viral di TikTok. Lagu ini mengangkat kisah ketakutan dan komitmen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Lagu 'Boston' Viral di TikTok, Stella Lefty Bawa Kisah yang Relatable soal Komitmen
ShowBiz
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta Tetap Digelar, Sampaikan Pesan Perdamaian
Andrea Bocelli tetap menggelar konser di Borobudur dan Jakarta. Promotor pun menyampaikan pesan perdamaian.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta Tetap Digelar, Sampaikan Pesan Perdamaian
ShowBiz
Ketika Penyesalan Datang Terlambat, Eltasya Ceritakan Kisahnya Lewat 'Merayu Waktu'
Eltasya merilis single 'Merayu Waktu', lagu tentang penyesalan, harapan memperbaiki hubungan, dan perjuangan menerima perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ketika Penyesalan Datang Terlambat, Eltasya Ceritakan Kisahnya Lewat 'Merayu Waktu'
ShowBiz
Ditulis 18 Tahun Lalu, Lagu 'Dibuat Kamu' HAIRUL Mengangkat Kisah Cinta yang Tak Selalu Berbalas
HAIRUL merilis 'Dibuat Kamu', lagu pop yang ditulis sejak 2008 dan mengangkat kisah cinta tak berbalas, kerinduan, serta sosok yang sulit dilupakan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ditulis 18 Tahun Lalu, Lagu 'Dibuat Kamu' HAIRUL Mengangkat Kisah Cinta yang Tak Selalu Berbalas
ShowBiz
Dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati, 5 Musisi Indonesia dengan Nuansa Horor
Kenali 5 musisi Indonesia yang mengangkat kisah horor, mitos, ritual, dan dunia gaib dalam musik, dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati, 5 Musisi Indonesia dengan Nuansa Horor
Bagikan