Game

'Five Nights at Freddy's' Berbahaya untuk Anak

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 24 Mei 2023
'Five Nights at Freddy's' Berbahaya untuk Anak

'Five Nights at Freddy's' sangat mencekam. (Foto: Steam)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LEWAT tengah malam, suasana sebuah restoran pizza berubah menjadi mencekam. Sang penjaga keamanan shift malam di restoran bernama Freddy Fazbear's Pizza itu harus berhadapan dengan teror robot animatronik yang dirasuki oleh arwah penasaran lima orang anak yang kabarnya meninggal dibunuh di restoran itu.

Jika berpapasan dengan salah satu dari robot animatronik mengerikan itu, tamatlah riwayat sang penjaga malam. Hal terakhir yang ia lihat adalah wajah animatronik yang berteriak mengejutkan, menampakan gigi-gigi runcingnya seraya menghabisi nyawanya.

Baca Juga:

PlayStation Showcase Digelar Hari ini, Segudang Update Game Menanti

Adegan yang membuat bulu kuduk merinding ini dapat kamu temukan jika kamu memainkan game horor survival populer Five Nights at Freddy's. Meski mengerikan, penuh darah, kejutan dan kekerasan, game ini cukup lumrah dimainkan oleh anak di bawah umur.

“Putra tiri saya yang berusia 5 tahun, diperbolehkan menonton video game dan memainkannya di rumah kerabatnya. Kini, ia tidak bisa tidur di malam hari dan terkadang histeris tentang betapa ketakutannya dia. Saya melakukan demo permainan, dan saya sendiri ketakutan. Jangan biarkan anak-anakmu memainkan permainan ini,” tulis ulasan seorang pengguna bernama Maggie S. dalam situs ulasan konten hiburan Common Sense Media.

Mengonsumsi konten yang berkenaan dengan kekerasan, pada faktanya memang berbahaya untuk anak di bawah umur.

“Menanamkan rasa takut yang tidak semestinya pada anak-anak dapat menyebabkan luka psikologis yang merusak dalam jangka panjang,” kata Dr. Bess de Guia, anggota seorang konsultan psikiatri di The Medical City, memperingatkan seperti dilaporkan oleh Lifestyle Inquirer.

“Ketakutan semacam itu mungkin menjadi akar penyebab masalah seperti gangguan stres pascatrauma, serangan panik, dan gangguan kecemasan,” lanjut Bess.

“Efek psikologis yang umum adalah reaksi fobia kronis, yang dapat berlanjut hingga masa remaja dan seterusnya,” tambah Dr. Nina Halili-Jao, seorang psikiater anak di TMC.

Mirisnya, di era yang menawarkan keberagaman konten hiburan seperti sekarang ini, hampir tidak mungkin menjaga anak-anak dalam gelembung bebas kekerasan.

Baca Juga:

Game Marvel Bakal Rilis di Playstation 5 Sampai 2023

Selain game yang akan diadaptasi menjadi film pada Oktober mendatang ini, ada begitu banyak konten hiburan lainnya yang penuh kekerasan dan tak pantas dikonsumsi anak.

“90 persen film, 68 persen video game, dan 60 persen acara TV menampilkan gambaran kekerasan,” kata Caroline Knorr, editor artikel parenting untuk Common Sense Media kepada CNN.

Anak-anak berusia 8 tahun ke bawah menonton TV atau DVD rata-rata 1 jam 40 menit sehari; anak-anak yang lebih besar menonton rata-rata 4 jam setiap hari. Kebanyakan anak mulai bermain video game sekitar usia 4 tahun menurut penelitian mereka.

Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal medis dari American Academy of Pediatrics (AAP), menemukan bahwa menonton acara yang menanamkan nilai-nilai kerja sama dan empati dapat meningkatkan perilaku pada anak usia 3 hingga 5 tahun, hanya dalam waktu 6 bulan.

Hal ini juga berlaku sebaliknya, paparan kekerasan yang berkepanjangan di media merupakan faktor risiko yang menjadikan anak memiliki perilaku agresif.

Lantas, dengan realitas yang ada, apa yang bisa dilakukan oleh orang tua?

Pemantauan dan pembatasan adalah kuncinya. Usia tujuh atau delapan tahun adalah titik balik, yang oleh para ahli disebut sebagai zaman akal.

“Sementara anak-anak di bawah tujuh tahun mengalami kesulitan membedakan antara fantasi dan kenyataan, anak-anak yang lebih besar menganggap kekerasan itu lucu karena terjadi dengan cara yang tidak pernah bisa dilakukan dalam kehidupan nyata,” ungkap Michelle Garrison, penyelidik di Pusat Penelitian Kesehatan, Perilaku, dan Perkembangan Anak di Seattle Children's Research Institute

AAP merekomendasikan untuk tidak memberikan jatah screentime kepada anak di bawah 2 tahun, dan tidak lebih dari 1-2 jam untuk anak usia prasekolah ke atas. Orang tua juga diharapkan untuk terus memeriksa konten, memegang kendali, mendampingi, dan memberikan arahan kepada anak tentang apa yang mereka konsumsi. (dsh)

Baca Juga:

Ketika Game Horor Bikin Gamer Main Hati

#Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Pemerintah menguatkan pendidikan karakter anak di lingkungan sekolah melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Fun
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Indonesia menjadi salah satu negara pertama peluncuran fitur ini.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Fun
Gamers Sini Kumpul, Cek Tanggal Pasti Rilis GTA VI dan Estimasi Harganya di Indonesia!
Rockstar Games resmi memastikan bahwa Grand Theft Auto VI (GTA VI) akan dirilis pada 19 November 2026 untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.
Wisnu Cipto - Jumat, 27 Maret 2026
Gamers Sini Kumpul, Cek Tanggal Pasti Rilis GTA VI dan Estimasi Harganya di Indonesia!
Fun
Bermain Game Seharian saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?
Apakah puasa sambil main game seharian bisa membatalkan? Era digital ini menimbulkan pertanyaan baru soal hukum bermain game saat puasa.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Bermain Game Seharian saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?
Indonesia
Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 Dimulai, Ada Tiket VIP Seharga Rp 150 Ribu
Penggemar sudah dapat melakukan pembelian tiket regular season MPL ID S17 mulai Jumat (27/2) pukul 17:00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 Dimulai, Ada Tiket VIP Seharga Rp 150 Ribu
ShowBiz
Series 'God of War' Segera Tayang di Prime Video, Intip Sinopsis hingga Daftar Pemerannya
God of War resmi diadaptasi jadi series di Prime Video. Simak sinopsis dan daftar lengkap pemeran Kratos, Odin, Thor hingga Sif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Series 'God of War' Segera Tayang di Prime Video, Intip Sinopsis hingga Daftar Pemerannya
Fun
Pemerintah Los Angelesa Gugat Roblox, Pertanyakan Keamanan Anak
Penggugat menilai desain platform tersebut membuat anak rentan menjadi sasaran paedofil.
Dwi Astarini - Jumat, 20 Februari 2026
Pemerintah Los Angelesa Gugat Roblox, Pertanyakan Keamanan Anak
Fun
Inggris Larang Iklan Call of Duty, Perkara Menampilkan Kekerasan Seksual sebagai Hal Sepele
Para penonton mengeluhkan iklan itu, menyebutnya sesuatu yang menyinggung.
Dwi Astarini - Jumat, 20 Februari 2026
Inggris Larang Iklan Call of Duty, Perkara Menampilkan Kekerasan Seksual sebagai Hal Sepele
ShowBiz
Game 'Dead by Daylight' Bakal Diadaptasi Jadi Film, Penulis The Conjuring Universe ikut Terlibat
Film adaptasi game horor Dead by Daylight diumumkan, digarap Blumhouse dan Atomic Monster.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 15 Februari 2026
Game 'Dead by Daylight' Bakal Diadaptasi Jadi Film, Penulis The Conjuring Universe ikut Terlibat
Fun
PlayStation Showcase Umumkan Gim John Wick yang Dibintangi Keanu Reeves
Proyek ini akan menjadi gim John Wick yang pertama yang disuarakan langsung oleh Reeves.
Dwi Astarini - Sabtu, 14 Februari 2026
PlayStation Showcase Umumkan Gim John Wick yang Dibintangi Keanu Reeves
Bagikan