Fitra Tolak Liberalisasi Kelistrikan
Seorang petugas PLN memotong kabel jaringan listrik ketika pengosongan rumah di kawasan Stasiun Kemayoran, Jakarta, Senin (9/3). (Antara)
MerahPutih Bisnis - Forum Indonesia untuk Transparasi Anggaran (Fitra) menilai proyek pembangunan listrik berkekuatan 35.000 MW oleh pemerintah merupakan liberalisasi kelistrikan. Pasalnya, sebagian besar proyek tersebut dikuasai pihak swasta.
"Sekira 109 proyek yang direncanakan lima tahun kedepan, 74 proyek berkapasitas 25.904 MW di antaranya akan dikerjakan dengan skema pengembang listrik swasta (independent power producer/IPP) dan 35 proyek lainnya berdaya 10.681 MW dikerjakan PLN," kata Manajer Advokasi Fitra Apung Widadi kepada Merahputih.com, Jakarta, Jumat (21/8).
Apung memaparkan, berdasarkan data yang dihimpun Fitra, pihak swasta juga mendapatkan dana lebih besar dibandingkan PLN. Hal ini terlihat dari anggaran negara terhadap pembangunan proyek ini.
"Pendanaan selama periode 2015-2019 itu adalah Rp1.127 triliun yang diperuntukkan PLN Rp512 triliun dan swasta (IPP) Rp615 triliun," ungkapnya.
Rincian pendanaan bagi PLN ditujukan untuk proyek pembangkitan Rp199 triliun dan transmisi, serta gardu induk Rp313 triliun. Sementara kebutuhan pendanaan IPP sebesar Rp615 triliun. "Seluruhnya untuk pembangkitan," imbuhnya. (fdi)
Baca Juga:
PLN Perbolehkan Pemilik Rumah Mewah Gunakan Listrik Bersubsidi
Atasi Kekurangan Listrik, Jokowi Setujui Service Company PLN
Jokowi Targetkan Listrik Swasta Capai 21.000 MW Selama 2 Tahun
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Diskon 50 Persen untuk Warga yang Tambah Daya Listrik lewat PLN Mobile
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
PLN Jamin 15 Ribu Hunian Sementara Korban Banjir Sumatera Dapat Pasokan Listrik
Azan Kembali Menggema di Aceh, Masjid Pulih Pascabanjir Berkat Gotong Royong bersama Relawan PLN
Tarif Listrik PLN Per kWh Januari 2026 Tak Naik, Cek Daftarnya Berikut Ini
Listrik Kembali Menyala, PLN Fokus Pulihkan 184 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah
Beban Puncak Listrik Pada Malam Natal Capai 44,5 Gigawatt
Banda Aceh Masih Pemadaman Bergilir, PLN Minta Waktu Perbaikan Sampai Minggu
Dirut PLN Minta Maaf Akui Tidak Akurat Kasih Data 93% Listrik Aceh Sudah Normal
93 Persen Jaringan Listrik di Aceh Sudah Pulih, 4 Kabupaten Berhasil Menyala