Film

Film Indonesia dapat Menjadi Aset Diplomasi Budaya

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 12 Oktober 2021
Film Indonesia dapat Menjadi Aset Diplomasi Budaya

Kemendikbudristek berharap film-film Indonesia tidak hanya menjadi hiburan semata, tapi bisa menjadi aset diplomasi budaya. (Foto: Pixabay/janbaby)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DIREKTORAT Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), berharap film-film Indonesia tidak hanya menjadi hiburan semata, tapi bisa menjadi aset diplomasi budaya.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekertaris Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Fitra Arda, pada malam pembacaan nominasi Festival Film Indonesia 2021.

Baca Juga:

TikTok Hadirkan Diskusi Soal Perkembangan Film di Indonesia

Film Indonesia diharpkan jadi aset diploasi antarbangsa (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

"Kita harap film Indonesia tidak saja sebagai penguat rasa kebangsaan, tetapi ajang diplomasi di kancah antarbangsa," tutur Fitra Arda, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Selain itu, Fitra pun mengucapkan selamat kepada para peraih nominasi di ajang Penghargaan Piala Citra FFI 2021, yang dibacakan oleh empat duta FFI 2021. Yakni Jefri Nichol, Tissa Biani, Angga Yunanda dan Prilly Latuconsina.

"Kami ucapkan selamat kepada yang terpilih dalam nominasi, semoga berjaya nanti dan meraih piala Citra 2021," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Mahendra selaku Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru, mengajak masyarakat untuk terus mendukung film-film buatan anak bangsa. Hal itu agar film Indonesia tetap jaya dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Sementara itu, pada keterangan resminya, Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid pun turut mengucapkan selamat, pada karya-karya yang sudah lolos seleksi.

Baca Juga:

Festival Film Indonesia Tetap Berikan yang Terbaik di Masa Pandemi

ffi
FFI menjadi ajang penghargaan tertinggi bagi jagat perfilman Indonesia (Foto: Instagram@festivalfilmid)

Sedikit informasi, penyelenggaraan FFI merupakan langkah pemerintah dengan insan perfilman, untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa, kearifan lokal serta pembangunan bangsa lewat film.

Tak hanya itu, FFI menjadi ajang penghargaan tertinggi bagi jagat perfilman Indonesia, yang sudah digelar sejak tahun 1955. FFi memiliki dampak sebagai tolok ukur prestasi, apresiasi hingga promosi film Indonesia.

Pada tahun 2021 ini, FFI kedua kalinya digelar di tengah pandemi COVID-19. Meski begitu, industri film Indonesia pantang menyerah dan terus berjuang untuk melahirkan karya-karya terbaik meski dalam situasi yang terbatas.

Kemudian, lewat FFI, juga merupakan ajang perkenalan dan promosi film-film Indonesia ke Dunia, bahkan tidak menutup kemungkinan membuat para studio film besar tertarik dengan film Indonesia. Karena itu, sangat penting untuk terus menggelar Festival Film Indonesia.

Baca Juga:

Syuting Film 'Sepeda Presiden', Ariel Tatum Rela Lakukan Ini

penyelenggaraan FFI merupakan langkah pemerintah dengan insan perfilman, untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa, kearifan lokal serta pembangunan bangsa lewat film (Foto: Pixabay/joshua_wilson)

Mengenai FFI, Hilmar menambahkan, karena hal tersebutlah tema FFI tahun ini merupakan refleksi dari semangat insan film Indonesia. Yakni dengan mengusung tema Sejarah Film dan Media Baru dengan subtema Beralih Masa, Bertukar Rasa Film Indonesia.

Tema tersebut diharapkan bisa menjadi sebuah landasan untuk mengobarkan semangat dan apresiasi bagi perfilman Indonesia, dalam menghasilkan karya-karya baru dengan teknologi.

Kemendikbudristek sendiri mendukung penuh pelaksanaan FFI 2021, dengan memberikan penghargaan pada sejumlah insan film atas karya terbaik mereka pada setiap kategori.

Sehingga, bisa menguatkan industri film Indonesia, dan menjadi ajang promosi film Indonesia di kancah Internasional. Hilmar pun menambahkan, FFI merupakan langkah dalam memajukan kebudayaan melalui film.

Nantinya, malam anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia akan digelar pada tanggal 10 November 2021, yang bertepatan dengan Hari Pahlawan. Kemudian akan disiarkan langsung secara online lewat akun YouTube official Festival Film Indonesia, Budaya Saya dan Kemendikbudristek RI. (Ryn)

Baca Juga:

Film 'Paranoia' Segera Tayang di Bioskop

#Ffi #Film #Festival Film Indonesia #Kemendikbud
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Film 'Extraction: Tygo' Syuting di Kota Tua Jakarta, Gubernur Pramono: Kota Global Terbuka untuk Dunia
Gubernur DKI Jakarta bersyukur Jakarta dipilih sebagai lokasi syuting film internasional Extraction: Tygo yang dibintangi Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-seok.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Film 'Extraction: Tygo' Syuting di Kota Tua Jakarta, Gubernur Pramono: Kota Global Terbuka untuk Dunia
Indonesia
Kota Tua Jakarta Ditutup Sementara, Diduga Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK
Kawasan Kota Tua Jakarta ditutup sementara pada 28–29 Januari 2026 akibat syuting film internasional. Diduga terkait film yang dibintangi Lisa BLACKPINK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Kota Tua Jakarta Ditutup Sementara, Diduga Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK
ShowBiz
'Dune Messiah' hingga 'Jumanji 3', Film Aksi Spektakuler Bakal Tayang di 2026
Tahun 2026 dipenuhi film aksi epik. Dari Dune Messiah, Resident Evil, Jumanji, hingga Mortal Kombat 2, ini rekomendasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
'Dune Messiah' hingga 'Jumanji 3', Film Aksi Spektakuler Bakal Tayang di 2026
ShowBiz
Aktris Jang Young Nam Akan Terlibat Dalam Proyek Sageuk Gelap 'The East Palace'
Ketidakberesan ini memicu Sang Raja untuk memanggil Gu Cheon dan Saeng Gang guna menyelidiki kutukan misterius yang menyelimuti istana tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Aktris Jang Young Nam Akan Terlibat Dalam Proyek Sageuk Gelap 'The East Palace'
ShowBiz
'Return to Silent Hill' Tayang 28 Januari 2026, Teror Kota Berkabut Siap Kembali Menghantui
Film Return to Silent Hill akan tayang mulai 28 Januari 2026. Hadirkan horor psikologis, kisah trauma, dan teror kota berkabut legendaris.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
'Return to Silent Hill' Tayang 28 Januari 2026, Teror Kota Berkabut Siap Kembali Menghantui
Fun
Tren Oscar 2026: Film Durasi Panjang Dominasi Nominasi, ‘Sinners’ Pecahkan Rekor
Uniknya untuk Oscar tahun 2026 ini mayoritas nominasi direbut film bioskop berdurasi panjang, alias di atas 120 menit atau 2 jam.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Tren Oscar 2026: Film Durasi Panjang Dominasi Nominasi, ‘Sinners’ Pecahkan Rekor
ShowBiz
‘The Super Mario Galaxy Movie’ Umumkan Tanggal Rilis Baru, Hadirkan Yoshi dan Birdo
Trailer terbaru The Super Mario Galaxy Movie memperlihatkan Yoshi dan Birdo bergabung dalam petualangan luar angkasa Mario.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
‘The Super Mario Galaxy Movie’ Umumkan Tanggal Rilis Baru, Hadirkan Yoshi dan Birdo
ShowBiz
Netflix Garap Film 'Tygo': Debut Lisa BLACKPINK dan Aksi Brutal Ma Dong Seok
Netflix menyiapkan film thriller 'Tygo', menandai debut Lisa BLACKPINK. Dibintangi Ma Dong Seok dan Lee Jin Uk, dengan aksi brutal dan kisah balas dendam.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Netflix Garap Film 'Tygo': Debut Lisa BLACKPINK dan Aksi Brutal Ma Dong Seok
ShowBiz
Dibintangi Timothée Chalamet, Film 'Marty Supreme' Raup Rp 1,7 Triliun secara Global
Film A24 Marty Supreme yang dibintangi Timothée Chalamet mencetak pendapatan global Rp 1,7 triliun dan jadi salah satu film independen tersukses 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Dibintangi Timothée Chalamet, Film 'Marty Supreme' Raup Rp 1,7 Triliun secara Global
Indonesia
Trap House Film Teranyar Memburu Kartel di Texas
Film ini mengikuti Ray Seale (Bautista), seorang agen DEA yang menyamar dan bekerja di El Paso, Texas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Trap House Film Teranyar Memburu Kartel di Texas
Bagikan