Film

Film Indie "Nyanyian Anak" Tembus Bioskop Tanah Air

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 28 Juni 2018
Film Indie

Film Nyanyian Anak (Foto: official Nyanyian Anak)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERAWAL dari kegiatan LA Indie Movie 2015. Rupanya para pemenang kompetisi tersebut tak berhenti di ajang festival film bergengsi itu saja. Nyatanya, mereka terus berkarya dan menghasilkan beberapa film pendek sambil tetap beradu kreativitas serta kualitas.

Dari panggung festival, para movie maker LA Indie Movie juga berupaya menembus layar lebar dengan cara indie pula. Mereka menggunakan nama Mini_onstea. Nama itu berarti Team Kami yang 'Mini' karena memang jumlah personel tim produksinya sedikit.

Usai sukses menembus bioskop di tahun 2017 lalu dengan film pendek berdurasi 30 menit berjudul Seeking Soulmate. Kali ini Mini_onsteam meluncurkan film berdurasi 45 menit yang bertajuk "Nyanyian Anak". Film ini didistribusikan secara indie bekerjasama dengan CGV*Cinemas.

All Cast, sutradara dan produser Nyanyian Anak (Foto: MerahPutih/Raden Yusuf Nayamenggala)

Tema kali ini yang diusung seputar kehidupan keluarga masa kini dengan sentuhan musikal. Flm ini bertujuan ingin menghidupkan kembali lagu anak-anak yang sesuai dengan usianya.

"Lewat film berdurasi 45 menit, ini kami ingin mensosialisasikan pendidikan karakter anak. Dikemas ringan agar mudah dipahami anak-anak dan orangtua. Sebab pendidikan karakter anak merupakan tanggung jawab banyak pihak," ucap Ita Sembiring selaku Produser sekaligus penulis naskah film "Nyanyian Anak", saat ditemui merahputih.com di CGV Cinemas, Pasific Place, Jakarta, Rabu (27/6).

Ita Sembiring, Produser Film Nyanyian Anak (Foto: MerahPutih/Raden Yusuf Nayamenggala)

Film ini berangkat dari kehidupan masa kecil yang seharusnya penuh suka cinta canda tawa. Anak-anak saat ini malah hidup dalam ancaman serta kejadian-kejadian yang tak terduga. Para anak-anak tumbuh dengan karakter beragam bahkan kadang membuat para orangtua terkaget.

Harus diakui saat ini tak banyak tontonan sesuai usia bagi anak-anak. Karena itu film Nyanyian Anak diharapkan sebagai salah satu pilihan untuk mengisi kekosongan tersebut. Sekaligus membuat anak-anak kecil mengenal lagu-lagu anak jaman dulu.

"Kami berusaha memperkenalkan kembali lagu-lagu anak jaman dulu yang masih dikenal sampai hari ini. Seperti halnya bintang kecil, pergi ke bulan, dan juga mimpi yang merupakan karya dari A. Riyanto dan Daldjono," jelas Ita.

Selain itu ita juga menambahkan, dengan begitu anak-anak memliki nyanyian yang sesuai dengan jiwa dan usia kanak-kanak.

Menembus layar lebar untuk karya-karya film indie memang bukan perkara mudah. Namun dengan menggandeng CGV*Cinemas, film nyanyian anak akhirnya bisa dinikmati di Bioskop tanah air. Hal itu tentu sebuah prestasi yang sangat membanggakan.

"Ini membanggakan bagi kami. Karena sebagai pembuat film indie, kita juga punya ruang di bioskop dan bisa dinikmati banyak orang, dan semua itu butuh perjuangan" tambah Ita.

Disamping itu CGV*Cinemas juga turut mendukung industri perfilman Indonesia. Mereka memberikan ruang penayangan dan tempat berkolaborasi para penggiat film di Rumah Film Indonesia. Wadah ini merupakan salah satu fasilitas khusus untuk komunitas dan mahasiswa film.

"Kami menyambut baik inisiasi dari Mini_onsteam untuk menayangkan Nyanyian Anak yang memiliki nilai edukatif bagi keluarga Indonesia. Serta kami berharap kerjasama ini dapat memotivasi lahirnya film lokal dari tanah air non-komersil," ucap Manael Sudarman, Head of Sales & Marketing Departemen CGV*Cinemas.

(Foto: official Nyanyian Anak)

Dengan adanya kerjasama CGV dan Mini_onsteam, Nyanyian Anak akan terus berkeliling mengadakan nobar bersama berbagai pihak. Film ini diharapkan dapat membawa pesan kekeluargaan yang komunikatif.

Nyanyaian Anak akan ditayangkan 7 Juli, 11 Juli, dan 23 Juli untuk memperingati Hari Anak. Kemudian nobar Nyanyian Anak di CGV*Cinemas Pasific Place dengan anak-anak yang mengidap kanker serta thalassemia. Selain itu pada 17 Agustus mendatang juga akan ada acara nonton bareng dengan anak-anak panti Asuhan dan sekolah tak mampu di CGV*Cinemas Jwalk Jogjakarta . (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Kenali Fitur Tersembunyi WhatsApp, Chat Tanpa Harus Mengetik di Kibor

#Film Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
Film horor-komedi Hungry Ghost Festival garapan Imam Darto dibintangi Endy Arfian, Aci Resti, dan Fajar Nugra. Tayang di bioskop 26 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Jika tahun ini Christine Hakim kembali memenangi nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dia resmi mengoleksi total enam piala.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Bagikan