MerahPutih.com - Salah satu film horor paling berpengaruh sepanjang masa, The Blair Witch Project, dipastikan akan kembali menghantui layar lebar.
Rumah produksi Lionsgate resmi mengumumkan reboot franchise horor legendaris tersebut yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 24 September 2027.
Pengumuman itu disampaikan melalui media sosial Lionsgate dengan membagikan gambar bernuansa kelam yang mengingatkan penggemar pada atmosfer mencekam khas The Blair Witch Project. Meski demikian, studio masih merahasiakan judul resmi, alur cerita, maupun jajaran pemain film tersebut.
Dylan Clark Sutradarai Reboot The Blair Witch Project
Film terbaru ini akan disutradarai oleh Dylan Clark, yang juga ikut menyempurnakan naskah karya Chris Thomas Devlin.
Sementara itu, para bintang film orisinal tahun 1999, yakni Joshua Leonard dan Michael C. Williams, bergabung sebagai produser eksekutif bersama tim kreatif film pertama, yaitu Eduardo Sánchez, Daniel Myrick, dan Gregg Hale.
Baca juga:
Sinopsis 'The Djinn's Curse 2', Film Horor Thailand yang Diangkat dari Kisah Nyata
Reboot The Blair Witch Project menjadi bagian dari kerja sama multi-film antara Lionsgate dan Blumhouse Productions yang diumumkan pada CinemaCon 2024.
Melalui kolaborasi tersebut, Blumhouse mendapat kesempatan untuk menghidupkan kembali sejumlah film horor klasik milik Lionsgate.
Saat proyek ini diumumkan, petinggi divisi film Lionsgate, Adam Fogelson, mengatakan reboot tersebut akan menghadirkan visi baru yang diharapkan mampu memperkenalkan kembali The Blair Witch Project kepada generasi penonton masa kini.
Film Horor Bujet Minim yang Jadi Fenomena Global
Film orisinal The Blair Witch Project merupakan salah satu kisah sukses terbesar dalam sejarah perfilman independen.
Diproduksi dengan anggaran sekitar USD 35 ribu atau sekitar Rp 567 juta (kurs sekitar Rp 16.200 per dolar AS), film tersebut pertama kali tayang di Festival Film Sundance pada Januari 1999 sebelum dirilis secara luas pada Juni tahun yang sama.
Film ini mengisahkan tiga mahasiswa film yang menghilang secara misterius saat membuat dokumenter tentang legenda Blair Witch di sebuah hutan.
Konsep found footage yang digunakan berhasil menciptakan sensasi tersendiri dan membuat banyak penonton percaya bahwa rekaman tersebut benar-benar nyata.
Kesuksesannya pun luar biasa. Film itu meraup pendapatan sekitar USD 248 juta atau setara Rp 4 triliun di box office global, menjadikannya salah satu film horor paling menguntungkan sepanjang masa sekaligus fenomena budaya pop pada akhir 1990-an.
Baca juga:
7 Film Horor dan Thriller dengan Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes 2025-2026
Diproduseri Jason Blum dan James Wan
Untuk versi terbarunya, Jason Blum dan James Wan akan bertindak sebagai produser bersama Roy Lee.
Turut bergabung sebagai produser Adam Hendricks dan Greg Gilreath dari Divide/Conquer. Sementara itu, Michael Clear, Judson Scott, dan Steven Schneider dipercaya sebagai produser eksekutif.
Meski detail ceritanya masih dirahasiakan, reboot The Blair Witch Project diprediksi tetap mempertahankan nuansa horor found footage yang menjadi ciri khas franchise ini, sekaligus menghadirkan pendekatan baru untuk menarik perhatian penonton generasi terbaru. (Tka)