Film

Film 'Before, Now & Then (Nana)' Masuk Festival Film Berlin

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 24 Januari 2022
Film 'Before, Now & Then (Nana)' Masuk Festival Film Berlin

Disutradarai oleh Kamila Andini (sebelah kanan Happy Salma). (Foto: Instagram/kamilaandini)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERFILMAN Indonesia kembali mengukir prestasi. Kali ini, film berbahasa Sunda, Before, Now & Then (Nana) karya sutradara Kamila Andini masuk dalam program kompetisi utama Festival Film Internasional Berlin. Pencapaian ini pun mendapat apresiasi dari pemerintah dan masyarakat.

"Pemerintah siap mendukung apa pun itu. Sudah masuk saja sudah membawa nama Indonesia hadir di internasional. Ini kayaknya bulan madunya Indonesia untuk festival internasional," kata Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, mengutip laman ANTARA, Jumat (21/1).

Ia mengatakan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk mendukung posisi perfilman Indonesia, terutama di dalam kompetisi-kompetisi internasional. Selain itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim juga menyampaikan apresiasinya terhadap film ini.

Baca juga:

Google Doodle Rayakan Ikon Perfilman Indonesia


"Saya ikut senang dan bangga saat mendengar film Nana (Before, Now & Then) terpilih dalam kompetisi utama 72nd Berlin Internasional Film Festival 2022 ini. Salut dan selamat untuk Kamila Andini, Ifa Isfansyah, dan Happy Salma dan seluruh kru yang telah berkarya membuat film ini," ujar Nadiem.

Before, Now & Then (Nana) merupakan film panjang keempat karya sutradara Kamila Andini. Belum lama ini film panjang ketiganya, Yuni (2021), berkompetisi di Festival Film Internasional Toronto bersama Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya sutradara Edwin.

Baca juga:

Perkembangan Industri Film Indonesia, Sempat Mati Suri

Film 'Before, Now & Then (Nana)' Masuk Festival Film Berlin
Film Before, Now & Then. (Foto: Instagram/happysalma)

Festival Film Berlin merupakan salah satu dari tiga festival film terbesar di Eropa, setara dengan Festival Cannes dan Venesia. Dalam festival tersebut, Before, Now & Then akan memperebutkan penghargaan Golden Bear dan Silver Bear. Festival yang juga dikenal dengan sebutan Berlinale itu akan dihelat secara tatap muka pada 10 Februari hingga 20 Februari di Berlin, Jerman.

Film ini diadaptasi dari salah satu bab dalam novel berjudul Jais Darga Namaku karya Ahda Imran. Sesuai dengan latar tempatnya, film ini menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa utama dalam dialog. Film ini memotret kisah hidup seorang perempuan yang hidup di era 1960-an bernama Raden Nana Sunani (Happy Salma). Dalam film tersebut, Nana diceritakan melarikan diri dari gerombolan yang ingin menjadikannya istri dan membuatnya kehilangan ayah dan anak.

Kemudian, ia menjalani hidup baru bersama seorang menak Sunda hingga bersahabat dengan salah satu perempuan simpanan suaminya. (and)

Baca juga:

Melihat Kembali Film-Film Terbaik Usmar Ismail, Bapak Perfilman Indonesia

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
The Hunchback, Soul of Paris membawa kisah Quasimodo ke Paris 1830 di tengah wabah kolera, konflik politik, dan eksperimen medis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
ShowBiz
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
Tom Holland akan memerankan Fred Astaire dalam film biografi terbaru Sony Pictures. Sabrina Carpenter menjadi Ginger Rogers dan Margaret Qualley sebagai Adele Astaire.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
ShowBiz
Netflix Siapkan Film Aksi "Helo", Gabungkan Nuansa End of Watch dan Top Gun
Netflix kembali menyiapkan film aksi terbaru "Helo", film thriller yang mengangkat tema helikopter polisi dengan pendekatan yang mirip dengan End of Watch dan Top Gun.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Netflix Siapkan Film Aksi
ShowBiz
Johnny Depp Comeback! Tampil Misterius di Trailer Perdana Film Thriller Day Drinker
Johnny Depp kembali ke layar lebar lewat film thriller Day Drinker garapan Marc Webb.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Johnny Depp Comeback! Tampil Misterius di Trailer Perdana Film Thriller Day Drinker
ShowBiz
Jadwal Tayang 'Gremlins' Kembali Diundur, Jadi Meluncur 6 Oktober 2028
Warner Bros kembali mengundur jadwal tayang Gremlins. Film itu dijadwalkan meluncur 6 Oktober 2028.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Jadwal Tayang 'Gremlins' Kembali Diundur, Jadi Meluncur 6 Oktober 2028
ShowBiz
Film 'Filosofi Teras' Tayang 24 Desember 2026, Diadaptasi dari Buku Henry Manampiring
Film Filosofi Teras siap tayang di bioskop pada 24 Desember 2026. Film ini diadaptasi dari buku populer Henry Manampiring.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Film 'Filosofi Teras' Tayang 24 Desember 2026, Diadaptasi dari Buku Henry Manampiring
ShowBiz
Kembali Tayang di Bioskop, 'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 68 Miliar
Avengers: Endgame Encore meraup keuntungan Rp 68 miliar sejak kembali tayang di bioskop.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Kembali Tayang di Bioskop, 'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 68 Miliar
ShowBiz
Sinopsis 'The Doll Ghawiah', Teror Boneka Angker yang Hantui Keluarga Pranata
The Doll Ghawiah bakal tayang 29 Oktober 2026 di bioskop. Film ini siap meneror bioskop lewat format IMAX.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Sinopsis 'The Doll Ghawiah', Teror Boneka Angker yang Hantui Keluarga Pranata
ShowBiz
Film Horor 'Lingsir Wengi' Angkat Kisah Ghost Hunter, Teror Bermula dari Kamar Terlarang
Film horor Lingsir Wengi mengikuti Putik dan teman-temannya yang menghadapi teror setelah membuka kamar terlarang di sebuah motel tua.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Film Horor 'Lingsir Wengi' Angkat Kisah Ghost Hunter, Teror Bermula dari Kamar Terlarang
Bagikan