FIA Sebut Verstappen Harusnya Dapat Bendera Peringatan di F1 Austria

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 08 Juli 2024
FIA Sebut Verstappen Harusnya Dapat Bendera Peringatan di F1 Austria

Verstappen seharusnya mendapatkan bendera hitam putih di F1 Austria. (Foto: F1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - FIA mengungkapkan, bahwa Max Verstappen seharusnya diberi bendera peringatan hitam-putih. Sebab, ia dianggap bergerak saat melakukan pengereman di F1 GP Austria 2024.

Insiden ini terjadi saat Verstappen bertabrakan dengan Lando Norris. McLaren merasa, insiden tersebut dapat dihindari jika FIA memberikan peringatan terhadap Verstappen, lapor Motorsport, Minggu (7/7).

Selama balapan, saat Norris mencoba memimpin di Tikungan 3. Kemudian, Verstappen terlihat bergerak saat pengereman, tindakan yang dilarang dalam Pedoman Standar Mengemudi F1.

Pedoman tersebut menyatakan, tidak boleh ada perubahan arah oleh mobil yang bertahan setelah fase deselerasi dimulai, kecuali untuk mengikuti garis balap. Namun, tindakan Verstappen tidak dianggap melanggar aturan saat itu.

Baca juga:

Menangi F1 GP Inggris 2024, Hamilton Tak Bisa Berhenti Menangis

McLaren kecewa dengan keputusan FIA saat balapan. (Foto: F1)
McLaren kecewa dengan keputusan FIA saat balapan. (Foto: F1)

Setelah balapan, McLaren mengungkapkan ketidakpuasannya tentang bagaimana insiden tersebut ditangani. Dalam rapat manajer tim di Grand Prix Inggris, direktur balap F1, Niels Wittich mengaku, setelah refleksi dalam tinjauan pasca-acara, FIA seharusnya memberikan peringatan kepada Verstappen.

Wittich menjelaskan, bahwa bendera peringatan hitam-putih yang penggunaannya telah diubah tahun ini, seharusnya diberikan kepada Verstappen.

Lampiran H dari Olahraga Internasional FIA yang baru menyatakan, bendera ini merupakan peringatan bagi pengemudi atas tindakan yang dapat mengakibatkan penalti jika diulangi.

Penerimaan FIA bahwa peringatan seharusnya diberikan disambut baik oleh McLaren. Kepala tim, Andrea Stella mengatakan, FIA telah meninjau insiden tersebut dan mengonfirmasi jika peringatan seharusnya diberikan kepada Verstappen.

Baca juga:

Klasemen F1 2024: Max Verstappen Kokoh di Puncak

Stella juga menyoroti keterbatasan komunikasi selama balapan, di mana tim tidak dapat memberikan pengaruh besar karena tidak dapat berbicara langsung dengan pengurus balapan.

Meski begitu, McLaren merasa puas dengan peninjauan dan pembaruan interpretasi dari FIA yang menyatakan peringatan hitam-putih seharusnya diberikan. (waf)

#Olahraga #Formula 1 #Max Verstappen #Lando Norris
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Fun
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
HYROX adalah olahraga kebugaran hibrida global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Atletnya bahkan mampu menarik pesawat AirAsia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Olahraga
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Olahraga
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Ditambah latihan konsisten dan penguasaan medan pertandingan yang dilakukan sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Olahraga
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
saat bertarung di SEA Games, Basral sebenarnya tidak dalam kondisi baik-baik saja karena punya cedera pergelangan kaki yang dialaminya sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
Indonesia
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
Emas hari ini menjadi sumbangan emas yang kelima di SEA Games 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
Bagikan