'Festival Alur Bunyi', Festival Musik Lintas Genre dari Goethe-Institut Indonesien
Festival Alur Bunyi 2023 hadirkan Diskoria hingga Dongker. (Foto: Dok. Festival Alur Bunyi)
BUNYI merupakan inti sebuah musik. Mereka menyatu dan menciptakan irama yang bisa didengarkan oleh kita saat ini. Berawal dari bunyi, Goethe-Institut Indonesien kembali menghadirkan Festival Alur Bunyi 2023.
Sebuah perayaan untuk talenta musisi lokal dan misi mendobrak batasan antar aliran musik. Pada penyelenggaraan keduanya, Festival Alur Bunyi menghadirkan sejumlah seniman pengusung musik lintas genre, mulai dari elektronik, jazz, punk, klasik, dangdut, folk hingga disko.
Baca juga:
View this post on Instagram
“Pada gelaran kedua ini, Festival Alur Bunyi terus berupaya menguatkan posisinya sebagai acara budaya yang menonjolkan bakat para musisi dan seniman lokal,” ucap Elizabeth Soegiharta, Koordinator Program Goethe-Institut Indonesien, seperti tersua dalam keterangan resminya, Selasa (8/8).
Dengan segala perbedaan tersebut, Festival Alur Bunyi 2023 akan menampilkan Ananda Badudu, Diskoria, Dongker, Frau, Indomodular, Jason Mountario, Klassikhaus, Mantra Vutura, Munhajat, dan Wahono. Sebuah perpaduan line up yang begitu beragam dengan harapan bisa menyatukan perbedaan bunyi dalam festival ini.
Selain itu, untuk menambah elemen baru pada pengalaman festival tahun ini, instalasi interaktif dan pameran project mapping berjudul “Sensoria” dihadirkan.
Pameran ini merupakan kolaborasi Goethe-Institut Jakarta dan Bandung dengan Tomy Herseta, Convert Textured, dan Arafura Media Design. Para pengunjung festival dapat berinteraksi dengan instalasi instalasi inovatif dan meresapi visual yang memikat.
“Dengan penambahan instalasi lighting interaktif dan project mapping berjudul 'Sensoria', festival tahun ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari tahun sebelumnya,” tambah Elizabeth.
Baca juga:
Summer Lime Fest 2023 Berikan Konsep Festival Musik Pantai Berbeda
View this post on Instagram
Gelaran ini terbuka untuk umum dan tak dipungut biaya. Pengunjung harus melakukan registrasi terlebih dahulu melalui tautan www.bit.ly/fab_2023.
Goethe-Institut merupakan lembaga kebudayaan Republik Federal Jerman yang aktif di seluruh dunia. Goethe mempromosikan pengajaran bahasa Jerman di luar negeri dan mendorong pertukaran budaya antarbangsa.
“Kami juga menyampaikan gambaran menyeluruh mengenai Jerman melalui informasi tentang kehidupan politik, sosial dan budaya di Jerman. Beragam program budaya dan pendidikan kami menyokong dialog antarbudaya dan memfasilitasi partisipasi kultural. Berbagai program tersebut memperkukuh struktur-struktur masyarakat madani dan mendukung mobilitas global,” pungkas Elizabeth. (far)
Baca juga:
HMGNC Gelar Pertunjukan Istimewa untuk Rayakan 20 Tahun Berkiprah
Bagikan
Berita Terkait
Judika Rilis 'Terpikat Pada Cinta', Hadirkan Perspektif Baru tentang Romansa, Simak Liriknya
Kolaborasi Musik, Toton Caribo Gandeng Rise One dan Hendri Talane dalam 'Lumba Lumba'
Lirik Lagu Passion Fruit dari Jeff Satur, Ceritakan Hubungan Manis sekaligus Pahit
Apink Kembali Setelah Lama Dinanti, Nostalgia 'Mr. Chu' Menggema
Bukan Sekadar Nama, XG Umumkan Evolusi Jadi 'Xtraordinary Genes'
Giveon Hadirkan Nuansa R&B Emosional Lewat Lagu 'STRANGERS', Simak Lirik Lengkapnya
Nabila Taqiyyah Tuangkan Rasa Jatuh Cinta lewat Single 'Cegil'
Sekuel, Pendatang Baru Indie Rock Bogor dengan Maxi Single 'Runaway Son'
Jelang Comeback, BTS Rencanakan Sebuah Konser di Istana Gyeongbok, Seoul
Ariana Grande Abadikan Pengalaman di Hampstead lewat Sebuah Lagu, Berikut Lirik Lengkapnya