Feby Putri Wujudkan Mimpi Masa Remaja lewat Debutnya
Feby Putri rilis mini album bertajuk 'Riuh'. (Foto: Dok/Feby Putri)
MENUTUP Maret 2023, penyanyi serta penulis lagu Feby Putri merilis mini album perdananya bertajuk 2016. Materi ini dirilis setelah 2022 yang semakin melejitkan namanya di industri musik Tanah Air mengikuti debut album penuh Riuh. Mini album 2016 hadir untuk mewujudkan mimpi Feby Putri di masa remaja.
Baca juga:
Ressa Herlambang Aransemen Ulang Lagu Titi DJ
Lihat postingan ini di Instagram
“Tahun 2016 adalah pertama kalinya aku berhasil menulis dan merekam sebuah lagu lewat voice note di HP. Saat itu, mimpiku adalah agar laguku masuk dapur rekaman,” ungkap Feby dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (31/3).
Mini album terbaru ini berisikan lima trek menggadang lagu Bagai Bintang Bulan sebagai fokus treknya. Lagu tersebut menceritakan tentang cinta masa remaja yang bertumbuh dan disimpan dalam diam tanpa dapat dimiliki, lagu ini menggunakan kiasan bintang dan bulan untuk seorang tambatan hati yang bersinar jauh di mata, dekat di hati.
Setiap lagu pada EP 2016 ditulis berdasarkan pada potongan-potongan refrain dari arsip rekaman voice note Feby Putri tujuh tahun lalu, dengan pengembangan lirikal dan aransemen baru yang disesuaikan dengan situasi masa kini. 2016 memberikan pendengar kesempatan untuk melihat pertumbuhan diri Feby Putri hingga sekarang.
“Album Riuh melihat proses pendewasaan Feby Putri selama merantau ke Jakarta, sementara mini album 2016 adalah nostalgia ke hari-hari awal yang membentukku menjadi seperti saat ini,” lanjut Feby.
Baca juga:
Wajah Woro Widowati Hiasi New York Times Square
Lihat postingan ini di Instagram
Sementara itu, dari segi musik, mini album 2016 ini bereksperimen dengan beragam genre. Salah satunya memasukkan unsur dari musik asal Spanyol, namun tetap membawa unsur dari akan pop rakyat khas Feby.
Dibuka dengan trek orang yang sama, masa yang beda (Intro), sebuah perkenalan terhadap perubahan dan konsistensi Feby Putri seiring waktu. Trek kedua andai kata mengisahkan tentang angan-angan untuk kembali ke cinta di masa lampau, diikuti lagu sendiri dulu.
Ketika trek lainnya berbicara tentang gejolak cinta dan patah hati di masa muda yang menggebu, lagu penutup detik, menit, jam merupakan curahan hati. Feby Putri tentang bangkit dan berdiri teguh di tengah terpaan komentar negatif dari sekitar. (far)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Ariana Grande Abadikan Pengalaman di Hampstead lewat Sebuah Lagu, Berikut Lirik Lengkapnya
Lirik 'DOPE', Lagu BTS tentang Kerja Keras dan Dedikasi Mengejar Mimpi
Lirik “Somebody to Love”, Lagu Queen tentang Pencarian Makna Cinta dan Hidup
Lirik Lagu 'Dirimu Yang Dulu' dari Anggis Devaki yang Masih Populer Sampai Sekarang
Ndarboy Genk Rilis “Tak Kancani”, Lagu Kolaborasi bersama Fauzi Haidi, Simak Liriknya
“Tulang Punggung”, Penanda Kembalinya Fiersa Besari ke Industri Musik, Simak Lirik Lagunya
Anggota DPRD Bengkulu Ciptakan Lagu Khusus tentang Belungguk Point, Berikut Lirik Lengkapnya
'Run BTS' kembali Populer Jelang Comeback Penuh BTS di 2026
'Sunday Morning', Langkah Baru ILLIT di Industri Musik Jepang
Lirik Lengkap Lagu 'Blue' dari DXS