Fashionlink Gandeng Jenama Lokal Ready-to-wear di JFW 2023
Busana Muslim memukau koleksi jenama Glashka. (Foto: merahputih.com/Andreas Pranatalta)
TERINSPIRASI dari kehangatan musim semi, Fashionlink menggandeng Starry, Glashka, dan Nadjani sebagai jenama lokal ready-to-wear perempuan, untuk tampil di hari pertama Jakarta Fashion Week (JFW) 2023, Senin (24/10). Dengan mengusung tema 'Signs of Spring', catwalk Fashionlink hadir dengan warna-warna dan motif musim semi.
Show pertama Fashionlink, dibuka dengan jenama lokal Starry yang dikenal dengan siluet-siluet klasik yang feminin. “Dari Starry lebih main ke siluet. Kesannya lebih feminin dan siluet yang klasik romantis dan limited edition untuk koleksi ini,” ujar Juliana selaku desainer dari Starry.
Starry menampilkan 16 looks yang disiapkan hanya dalam waktu dua bulan saja, memanfaatkan bahan-bahan sisa yang ada. Tentunya bahan yang digunakan juga dipilih sesuai dengan kebutuhan.
Baca juga:
Kemudian dilanjutkan dengan Glashka, jenama modest wear lokal yang memanfaatkan knit dan juga embroidery pada ke-17 looks yang ditampilkan. Sederhana dan feminin, Glashka menghadirkan desain-desainnya yang merupakan continuity dari desain yang sebelumnya sudah ada.
“Pada koleksi ini, kita banyak bermain di ketebalan dan ketipisan benang, jadinya lebih hidup,” ujar Ega selaku desainer Glashka. Earthtone menjadi warna tema yang dibawakan pada koleksi Glashka kali ini.
Bacaa juga:
Sebagai penutup show pertama Fashionlink, jenama modest wear Nadjani yang dikenal dengan bold prints-nya membawakan 16 looks. Nadjani menampilkan siluet bervolume dengan full print yang feminin pada koleksinya untuk JFW 2023.
Warna yang digunakan pada koleksi Nadjani kali ini yaitu warna-warna cerah, namun tidak mengkotak-kotakan harus menggunakan warna tertentu. Sama seperti Starry, Nadjani juga membutuhkan waktu selama 2 bulan untuk menyelesaikan koleksi-koleksi terbaiknya.
“Pada tahun akhir 2017 dari yang polos-polos, sekarang udah mulai print-print gambar dengan warna-warna cerah,” ujar Nadia Niza selaku desainer Nadjani.
Melihat saat itu baju muslim kebanyakan juga warna dasar, earthtone, dan polos. Kini Nadjani memberanikan diri untuk keluar dari zona nyaman. Berkat keberaniannya bermain warna, nama Nadjani semakin dikenal dan bisa hadir menjadi salah satu brand yang ada di JFW 2023. (yos)
Baca juga:
'Fashion of The Next Normal' Kreasi Kenyamanan di Jakarta Fashion Week 2023
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
UNIQLO Gandeng BABYMONSTER untuk Koleksi UT Terbaru, Tampilkan Desain Edgy dan Playful
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Dari Sneakers Langka hingga Vinyl Kolektibel, Cek 3 Zona Paling Hits di USS 2025